Pasar Kombongan Bukti Komitmen Pemprov DKI Hidupkan Ekonomi Kerakyatan

Rabu, 07 Januari 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 862

Suasana Pasar Kombongan yang tertata lebih modern

(Foto: Reza Pratama Putra)

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Muhammad Al Fatih mengapresiasi langkah Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama jajaran Pemprov DKI dan Perumda Pasar Jaya yang berhasil menghadirkan wajah baru Pasar Kombongan, Kemayoran, setelah lima tahun terbengkalai.

"Pasar tradisional tidak ditinggalkan oleh kemajuan,"

Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemprov DKI dalam menghidupkan ekonomi kerakyatan melalui revitalisasi pasar rakyat.

Al Fatih menilai, revitalisasi Pasar Kombongan tidak sekadar menghadirkan pasar yang lebih modern dan tertata, tetapi juga ramah lingkungan. Berbagai fasilitas pendukung seperti sertifikat laik fungsi (SLF), sistem pembayaran digital melalui QRIS, hingga pemanfaatan panel surya menunjukkan bahwa pasar tradisional diarahkan untuk bertransformasi agar tetap relevan dan memiliki daya saing di tengah perkembangan zaman.

“Ini membuktikan bahwa pasar tradisional tidak ditinggalkan oleh kemajuan, justru didorong untuk terus beradaptasi dan berkembang,” ujarnya, Rabu (7/1).

Meski demikian, Al Fatih mengingatkan masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu segera dibenahi, salah satunya terkait aksesibilitas kendaraan menuju pasar.

Ia mengapresiasi instruksi Gubernur kepada wali kota untuk segera memperbaiki infrastruktur jalan, mengingat akses yang memadai menjadi kunci kelancaran aktivitas pasar serta kenyamanan bagi pedagang maupun pembeli.

Ke depan, Al Fatih berharap, langkah revitalisasi tidak berhenti di Pasar Kombongan saja. Ia juga mendorong agar reaktivasi pasar-pasar yang lama mangkrak dapat diperluas ke wilayah lain, termasuk kawasan yang hingga kini belum memiliki pasar rakyat, seperti Pasar Gedong yang sudah cukup lama terbengkalai.

Selain pembenahan fisik, ia juga menekankan pentingnya kesiapan pasar rakyat dalam beradaptasi dengan ekosistem digital. Menurutnya, pasar perlu didorong untuk masuk ke layanan belanja daring, pengantaran cepat, serta menjalin kolaborasi dengan berbagai platform digital agar mampu bersaing dengan model belanja modern.

“Dengan pendampingan yang tepat, pasar rakyat justru memiliki keunggulan dari sisi kesegaran produk, kedekatan sosial, dan harga yang lebih berkeadilan,” tandasnya.

Al Fatih menambahkan, pasar bukan sekadar tempat transaksi, melainkan ruang hidup ekonomi rakyat. Dengan pengelolaan yang modern tanpa kehilangan jati diri, serta dukungan infrastruktur dan digitalisasi yang inklusif, pasar rakyat diyakini akan tetap eksis dan menjadi bagian penting dari wajah Jakarta sebagai kota global yang berkeadilan sosial.

BERITA TERKAIT
Pasar Kombongan di Kemayoran Kini Lebih Modern

Pasar Kombongan di Kemayoran Kini Lebih Modern

Selasa, 06 Januari 2026 1584

Pasar Lontar Kebon Melati salah satu pasar tradisional yang akan direvitalisasi

Perumda Pasar Jaya Konsisten Revitalisasi Pasar Tradisional

Jumat, 19 September 2025 3924

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menegaskan, revitalisasi pasar tradisional

Rano: Revitalisasi Pasar akan Dilaksanakan Bertahap

Kamis, 11 September 2025 4352

salah satu pasar tradisional di jakarta

Tingkatkan Transaksi, Revitalisasi Pasar di Jakarta Segera Dimulai

Selasa, 16 September 2025 3022

BERITA POPULER
Sampah laut Jakarta bilal

Pramono Minta Sampah di Muara Angke Rutin Dibersihkan

Minggu, 07 Juni 2026 1507

Proyek pekerjaan padatkarya jati2

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya

Jumat, 05 Juni 2026 1938

Pmi jaksel bantuan kebakaran kemayoran tiyo

PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

Kamis, 04 Juni 2026 1394

Ratusan Personel Gabungan Gelar Razia Parkir Liar di Jaktim

Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Senin, 08 Juni 2026 669

2.365 Warga di Pondok Pinang Terima Bantuan Pangan

2.365 Warga Pondok Pinang Terima Bantuan Pangan

Selasa, 09 Juni 2026 462

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks