Senin, 12 Januari 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 136
(Foto: Anita Karyati)
Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat memastikan penanganan genangan yang melibatkan personel dari lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilakukan secara maksimal.
"Keselamatan warga adalah prioritas utama"
Hendra mengatakan, genangan yang terjadi di sejumlah ruas jalan di Jakarta Utara disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi dengan intensitas mencapai lebih dari 150 milimeter.
"Hari ini saya bersama Camat Tanjung Priok dan Lurah Papanggo memonitor langsung kondisi wilayah. Hujan turun sejak pagi dan menyebabkan genangan di beberapa titik," ujarnya, Senin (12/1).
Hendra menjelaskan, genangan di sejumlah ruas jalan menyulitkan masyarakat untuk melintas dan beraktivitas. Bahkan, terdapat beberapa sepeda motor yang mogok karena memaksakan diri melewati genangan..
Namun demikian, petugas gabungan telah dikerahkan untuk membantu warga yang melintas serta melakukan pengaturan arus lalu lintas guna menghindari kemacetan dan meminimalkan risiko kecelakaan.
"Di sekitar kawasan Sunter, beberapa ruas jalan sudah tidak dapat dilalui sepeda motor. Banyak kendaraan mogok karena memaksa melintas. Kami telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk siaga dan membantu warga yang membutuhkan di lapangan," terangnya.
Menurutnya, untuk mempercepat penanganan, Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara telah menyiagakan pompa air, peralatan pendukung, serta personel di berbagai titik rawan genangan.
"Kami siagakan pompa, peralatan, dan petugas agar genangan dapat segera surut sehingga aktivitas masyarakat kembali normal," bebernya.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri melintasi jalan yang tergenang. Pemkot Jakarta Utara telah berkoordinasi dengan RT dan RW setempat untuk menyampaikan informasi kepada warga mengenai titik-titik jalan yang tidak dapat dilalui serta mengarahkan penggunaan jalur alternatif.
"Kami terus memberikan informasi kepada masyarakat agar mencari jalur alternatif dan tidak memaksakan diri melintas. Keselamatan warga adalah prioritas utama," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Utara, Heria Suwandi menambahkan, intensitas hujan yang mencapai lebih dari 150 milimeter menyebabkan infrastruktur drainase yang ada tidak mampu menampung debit air.
"Banjir atau genangan hari ini murni disebabkan oleh curah hujan ekstrem yang merata di seluruh kecamatan Jakarta Utara, bukan karena adanya pasang air laut," ucapnya.
Ia menuturkan, telah mengerahkan 50 stasiun pompa yang tersebar di 17 rumah pompa, seluruhnya beroperasi penuh. Selain itu, sebanyak 16 unit pompa mobile juga dikerahkan untuk mempercepat penurunan genangan.
"Seluruh pompa sudah beroperasi. Kami terus memantau dan melakukan penanganan secara maksimal. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati," tandasnya.