Senin, 12 Januari 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 100
(Foto: Istimewa)
Hujan yang terjadi sejak pagi menyebabkan sejumlah ruas jalan di Jakarta Utara tergenang, sehingga berdampak pada kelancaran arus lalu lintas. Bahkan, beberapa ruas jalan tidak dapat dilalui kendaraan.
"Mengarahkan pengendara ke jalur alternatif"
Kepala Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Utara, Rudy Saptari mengatakan, personel sudah dikerahkan lapangan untuk melakukan pengaturan lalu lintas di titik-titik genangan.
"Kami sudah menempatkan petugas di lokasi-lokasi terdampak untuk mengatur arus lalu lintas dan mengarahkan pengendara ke jalur alternatif, terutama di ruas jalan yang tidak bisa dilalui," ujarnya Senin (12/1).
Rudy menjelaskan, sejumlah ruas jalan yang tidak dapat dilalui antara lain Jalan Gaya Motor dan Jalan Sungai Bambu (Simpang Astra) di Kecamatan Tanjung Priok dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 70 sentimeter. Sementara itu, di Kecamatan Pademangan, genangan setinggi sekitar 50 sentimeter terjadi di Jalan Mangga Dua.
"Untuk wilayah Penjaringan, genangan cukup tinggi terjadi dengan ketinggian air sekitar 100 sentimeter dan untuk Jalan Jembatan Tiga Raya berketinggian sekitar 30 sentimeter," terangnya.
Menurutnya, genangan juga terpantau di Kecamatan Koja, tepatnya di Jalan Kramat Jaya Raya (Jakarta Islamic Center), Jalan Mindi Gang F, dan Jalan Bendungan Melayu dengan ketinggian air berkisar antara 10 hingga 50 sentimeter.
Adapun di Kecamatan Kelapa Gading, genangan terjadi di Jalan Hybrida serta Jalan Raya Pelepah Indah (Bundaran La Piazza).
Selain ruas jalan yang tidak dapat dilalui, masih terdapat beberapa jalan yang dapat dilintasi kendaraan meskipun tergenang air.
Untuk Kecamatan Tanjung Priok, genangan terjadi di Jalan Bugis dan Jalan Yos Sudarso. Selanjutnya, Kecamatan Pademangan, genangan terpantau di Jalan Bintang Mas dan Jalan RE Martadinata (Stasiun Ancol).
"Untuk ruas jalan seperti Tol Kebun Baru, KBN Cilincing, Jalan Tanah Merdeka, Jalan Raya Pelabuhan (Pos 9), serta Jalan Semper Kramat Jaya masih dapat dilalui. Namun, kami tetap mengimbau pengendara agar berhati-hati," ungkapnya.
Rudy meminta agar masyarakat tidak memaksakan diri melintas di ruas jalan dengan genangan tinggi. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait dalam penanganan genangan guna memastikan arus lalu lintas tetap aman dan terkendali di wilayah terdampak.
"Keselamatan pengendara menjadi prioritas. Jangan memaksakan melintas karena dapat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya, serta berisiko merusak kendaraan," tandasnya.