Perkuat Daya Tampung Air, Pramono Resmikan Waduk Cilangkap Batu Licin

Senin, 12 Januari 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 183

Gubernur Pramono meresmikan Waduk Cilangkap Batu Licin, Jakarta Timur, Senin (12/1)

(Foto: Nugroho Sejati)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meresmikan Waduk Cilangkap Batu Licin di Jakarta Timur pada Senin (12/1) pagi. Infrastruktur ini dibangun sebagai solusi strategis pengendalian banjir sekaligus ruang publik hijau yang berkelanjutan.

"Dengan kapasitas 92.000 sehingga itu (banjir) bisa teratasi,"

"Terus terang waduknya mulai hari ini di dalam meresmikan, saya ubah namanya menjadi Waduk Cilangkap Batu Licin," ujar Pramono.

Waduk dengan luas total 4,5 hektare ini memiliki luas tangkapan air mencapai 6,51 km persegi, dengan kapasitas tampung sebesar 92.000 meter kubik.

Pramono menjelaskan, kehadiran waduk sedalam enam meter ini terbukti signifikan dalam mengurangi genangan di wilayah Cilangkap yang sebelumnya menjadi langganan banjir saat curah hujan tinggi.

"Dulu kalau ada curah hujan seperti ini karena tidak ada resapan dan sebagainya, tidak ada tampungan, pasti akan terjadi genangan. Sekarang ini dengan adanya waduk dengan kapasitas 92.000 meter kubik, sehingga itu bisa teratasi," jelasnya.

Tak hanya berfungsi sebagai pengendali banjir, Waduk Cilangkap Batu Licin juga dirancang sebagai ruang publik yang inklusif yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti jogging track, lapangan basket, dan musala.

Pramono meyakini kehadiran waduk ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ia melanjutkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sendiri secara total menyiapkan sembilan waduk untuk memperkuat daya tampung air.

Selain Waduk Cilangkap Batu Licin, terdapat empat waduk lainnya yang tersebar di wilayah Jakarta Timur, dua di Jakarta Selatan, dan dua di Jakarta Barat.

"Kenapa ini kami lakukan? Karena ini betul-betul secara langsung mengatasi persoalan genangan air yang ada di tempat-tempat yang seperti ini," ungkapnya.

Meski fokus pada pembangunan waduk, Pramono menegaskan bahwa program normalisasi sungai seperti Kali Sunter, Ciliwung, dan Krukut tetap menjadi prioritas utama dalam penanggulangan banjir Jakarta.

Dalam kesempatan ini, Pramono pun mengapresiasi kinerja Dinas Sumber Daya Air dalam menangani dan mengantisipasi terjadinya banjir selama musim hujan ini.

BERITA TERKAIT
Personel Gabungan Kerja Bakti di Area Waduk Giri Kencana Cilangkap

Personel Gabungan Bersihkan Area Waduk Giri Kencana Cilangkap

Sabtu, 10 Januari 2026 437

Pemkot Jaksel terima sarpras penanggulangan bencana dari BPBD

Pemkot Jakarta Selatan Terima Bantuan Sarpras Penanggulangan Bencana

Senin, 05 Januari 2026 205

Raperda Penataan Wilayah dan Pengelolaan BMD Siap Disahkan di Paripurna

Raperda Penataan Wilayah dan Pengelolaan BMD Siap Disahkan

Selasa, 06 Januari 2026 349

Warga melintas jembatan antar kampung Angkat Mulia di Kebayoran Lama

Sudin Bina Marga Jaksel Realisasikan 10 Jembatan Antar Kampung

Senin, 12 Januari 2026 164

BERITA POPULER
Tumpukan Sampah di TPS RW 10 Penggilingan Sudah Dibersihkan

Tumpukan Sampah di TPS RW 10 Penggilingan Tuntas Dibersihkan

Kamis, 08 Januari 2026 1422

 50 Kilogram Jagung Pulut Berhasil Dipanen dari Pulau Tidung Kecil

50 Kilogram Jagung Pulut Dipanen di Pulau Tidung Kecil

Rabu, 07 Januari 2026 1522

Proyek LRT Jakarta Fase 1B

Jakpro Konsisten Laksanakan Penugasan Strategis Sepanjang 2025

Kamis, 08 Januari 2026 1078

Seorang warga menggunakan payung berjalan di trotoar

BMKG: Hujan Dominasi Sejumlah Wilayah Jakarta Hari Ini

Senin, 12 Januari 2026 411

Sebagian Jakarta Diprediksi Hujan Siang Nanti

Sebagian Jakarta Diprediksi Hujan Siang Nanti

Kamis, 08 Januari 2026 1011

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks