Sudin Bina Marga Jaksel Realisasikan 10 Jembatan Antar Kampung

Senin, 12 Januari 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 740

Warga melintas jembatan antar kampung Angkat Mulia di Kebayoran Lama

(Foto: Andri Widiyanto)

Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan telah membangun sebanyak 10 Jembatan Antar Kampung (JAK) yang tersebar di sejumlah kecamatan sepanjang tahun 2025.

"Memberikan manfaat"

Pembangunan ini dilakukan untuk meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus menjamin keselamatan warga saat beraktivitas.

Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan, Rifki Rismal,l mengatakan, pembangunan JAK umumnya merupakan hasil usulan warga, terutama terhadap jembatan yang kondisi eksistingnya sudah membahayakan.

"Ada 10 JAK yang sudah kami bangun. Ada yang bisa diangkat dan ada juga yang tidak, tergantung kondisi di lapangan," ujarnya, Senin (12/1).

Rifki menjelaskan, 10 JAK tersebut berada di wilayah Kecamatan Tebet, Pancoran, Pesanggrahan, Kebayoran Lama, dan Kebayoran Baru, dengan bentangan bervariasi mulai dari 5,4 meter hingga 21,36 meter.

Untuk Kecamatan Tebet, terdapat dua jembatan, yakni JAK Staff 3 dan JAK Staff 7 yang berlokasi di Kelurahan Tebet Barat, masing-masing memiliki bentangan 9,22 meter dan 9,76 meter.

"Untuk Kecamatan Pancoran, jembatan berada di Kelurahan Pengadegan, yaitu JAK Pengadegan 3 dan JAK Pengadegan 12," terangnya.

Sementara itu, Kecamatan Pesanggrahan menjadi wilayah dengan jumlah jembatan terbanyak, meliputi JAK H Jali di Kelurahan Petukangan Utara, JAK Bulak Sari di Kelurahan Pesanggrahan, serta JAK Melati 3 di Kelurahan Ulujami.

Adapun di Kecamatan Kebayoran Lama, jembatan berada di Kelurahan Grogol Utara dan Pondok Pinang melalui JAK Pulo Mawar dan JAK Jati Indah. Sedangkan, di Kecamatan Kebayoran Baru, JAK Gang Mulia tercatat berada di Kelurahan Kramat Pela.

"Luas jembatan bervariasi antara 10,14 meter persegi hingga 30,97 meter persegi, disesuaikan dengan kondisi lingkungan dan kebutuhan akses masyarakat setempat," bebernya.

Menurutnya, pada tahun ini pihaknya akan terus mengoptimalkan penataan maupun pembangunan JAK baru sebagai bagian dari upaya menjaga konektivitas antarwilayah, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta mendukung mobilitas warga di kawasan permukiman.

"Mudah-mudahan jembatan yang telah dibangun ini dapat memberikan manfaat bagi warga. Selain meningkatkan aksesibilitas, juga dapat menambah nilai estetika lingkungan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Anwar saat meresmikan JAK Penghubung Kuningan Barat dan Rawa Barat

Jembatan Antar Kampung Kuningan Barat-Rawa Barat Diresmikan

Jumat, 12 Desember 2025 1093

Wali Kota Jakut Resmikan Jembatan Penghubung Semper Barat dan Sukapura

Wali Kota Jakut Resmikan JAK Penghubung Semper dan Sukapura

Senin, 10 Maret 2025 1811

Walikota Jaksel Resmikan JAK Pulo-Pejaten

Wali Kota Jaksel Resmikan JAK Penghubung Kalibata dan Pejaten Barat

Selasa, 26 November 2024 2105

Pembangunan JAK Kali Cakung Lama Menjadi Usulan Prioritas Musrembang Rawa Terate

Pembangunan JAK Kali Cakung Lama Menjadi Usulan Prioritas Musrembang Rawa Terate

Selasa, 05 Maret 2024 8152

BERITA POPULER
Wagub jalan amblas lenteng otoy

Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

Selasa, 02 Juni 2026 5188

Sampah laut Jakarta bilal

Pramono Minta Sampah di Muara Angke Rutin Dibersihkan

Minggu, 07 Juni 2026 1374

Proyek pekerjaan padatkarya jati2

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya

Jumat, 05 Juni 2026 1631

Pmi jaksel bantuan kebakaran kemayoran tiyo

PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

Kamis, 04 Juni 2026 1310

Pramono pilah sampah rasuna said bilal

Lomba Pilah Sampah Sektor Horeka, Pemprov DKI Siapkan Insentif Pajak

Minggu, 07 Juni 2026 737

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks