Jumat, 09 Januari 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 300
(Foto: Reza Pratama Putra)
Perumda PAM JAYA menargetkan perluasan layanan air bersih secara masif pada 2026 dengan fokus utama di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan, hingga mengarah ke Depok.
"kami sudah mendapat arahan untuk percepatan pekerjaan,"
Dengan strategi tersebut, PAM JAYA optimistis dapat meningkatkan cakupan layanan secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.
Target jangka menengah perusahaan adalah mencapai 90 persen layanan air bersih, sebelum akhirnya menuju cakupan penuh di seluruh Jakarta.
Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin mengatakan, pada 2026 PAM JAYA akan melanjutkan penyisiran jaringan pipa di wilayah timur Jakarta yang selama ini masih menjadi tantangan utama.
Perluasan tersebut juga akan bergerak ke wilayah selatan Jakarta. Ia mengakui proses pembangunan jaringan pipa baru berdampak pada aktivitas galian yang cukup masif di sejumlah ruas jalan.
“Memang masif banget galian yang saat ini terjadi dan itu tidak bisa dihindari. Tapi kami sudah mendapat arahan untuk percepatan pekerjaan dan pengelolaan pit by pit agar dampak ke lalu lintas tidak terlalu panjang,” ujar Arief, Jumat (9/1).
Arief menyampaikan, pembangunan jaringan dilakukan dengan memanfaatkan area brownfield, yaitu wilayah yang sebelumnya sudah memiliki infrastruktur, sehingga proses integrasi jaringan bisa lebih cepat.
Ia menjelaskan, berdasarkan peta Jakarta Hydraulic System (JHS), cakupan layanan air bersih PAM JAYA kini hampir seluruhnya terlayani, dan hanya menyisakan sedikit area yang masih perlu dikejar.
“Kalau di peta JHS, sudah tinggal sedikit area berwarna putih. Itu yang menjadi fokus monitoring kami untuk segera diselesaikan,” tandasnya.