Jumat, 09 Januari 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 214
(Foto: Anita Karyati)
Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kepulauan Seribu mencatat total kunjungan wisatawan sepanjang tahun 2025 mencapai 398.519 orang.
"Terus mempromosikan destinasi wisata"
Jumlah tersebut mengalami penurunan sekitar 3,07 persen dibandingkan tahun 2024 dengan pencapaian 411.161 kunjungan wisatawan.
Kepala Suku Dinas Parekraf Kepulauan Seribu, Sonti Pangaribuan mengatakan, meskipun secara kumulatif terjadi penurunan, minat wisatawan terhadap Kepulauan Seribu masih tergolong tinggi.
"Pada tahun 2025 jumlah kunjungan wisatawan mencapai 398.519 orang, sedangkan pada 2024 tercatat 411.161 orang. Secara kumulatif terjadi penurunan sekitar 3,07 persen,” ujarnya, Jumat (9/1).
Sonti menjelaskan, mayoritas wisatawan yang berkunjung merupakan wisatawan nusantara, yakni sebanyak 384.213 orang atau 96,4 persen dari total kunjungan. Sementara itu, wisatawan mancanegara tercatat sebanyak 14.306 orang atau 3,6 persen.
Berdasarkan sebaran destinasi, Sonti memaparkan, kunjungan wisatawan masih didominasi ke pulau penduduk dengan total sekitar 380.475 kunjungan.
Kemudian, pulau resor mencatat kunjungan sebanyak 13.932 orang, pulau wisata mencapai 3.575 orang, dan pulau cagar alam berjumlah 537 orang.
"Untuk destinasi favorit di pulau berpenduduk, Pulau Pari menjadi yang paling banyak dikunjungi, disusul Pulau Untung Jawa dan Pulau Tidung. Sedangkan, pada kategori pulau resor, kunjungan terbanyak terdapat di Pulau Bidadari, Pulau Putri, dan Pulau Macan," bebernya.
Sonti menambahkan, puncak kunjungan wisatawan terjadi pada April dengan jumlah 65.153 orang dan Mei sebanyak 53.098 orang. Peningkatan tersebut dipengaruhi oleh momentum libur hari besar keagamaan dan libur panjang. Sementara, pada semester II, jumlah kunjungan relatif stabil di kisaran 24.000 hingga 39.000 orang per bulan.
"Penurunan jumlah kunjungan wisatawan di tahun 2025 dipengaruhi oleh faktor cuaca, mengingat musim hujan berlangsung hampir sepanjang tahun dan kerap disertai gelombang tinggi," imbuhnya.
Menurutnya, data kunjungan tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi Suku Dinas Parekraf Kepulauan Seribu untuk terus meningkatkan kualitas layanan, promosi destinasi, serta penguatan konsep pariwisata berkelanjutan agar kunjungan wisatawan kembali meningkat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.
"Kami terus mempromosikan destinasi wisata Kepulauan Seribu dan berharap dukungan dari seluruh lintas sektor. Semoga tahun ini jumlah wisatawan dapat meningkat lebih signifikan," tandasnya.