Rabu, 07 Januari 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 274
(Foto: Nugroho Sejati)
Sepanjang tahun 2025, Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Timur berhasil melakukan penanganan terhadap 20.718 pohon di 10 wilayah kecamatan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan terjadinya pohon tumbang, terutama saat cuaca ekstrem.
"Mengantisipasi terjadinya pohon tumbang"
Kepala Suku Dinas Tamhut Jakarta Timur, Dwi Ponangsera mengatakan, kegiatan pemangkasan tersebut merupakan tindak lanjut dari aduan masyarakat melalui aplikasi JAKI serta hasil pemantauan rutin Tim Satuan Tugas (Satgas) Hijau yang setiap hari berkeliling melakukan monitoring wilayah.
"Penanganan pohon ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya pohon tumbang saat hujan disertai angin kencang. Selain itu, pemangkasan juga bertujuan untuk memberikan pencahayaan optimal lampu penerangan jalan umum (PJU) pada malam hari," ujarnya, Rabu (7/1).
Sementara itu, Kepala Seksi Jalur Hijau dan Pemakaman Suku Dinas Tamhut Jakarta Timur, Made Widhi Adnyana Surya Pratita menambahkan, dalam pelaksanaan penanganan pohon tersebut dikerahkan sebanyak 99 personel Pasukan Hijau yang tersebar di 10 wilayah kecamatan.
Ia merinci, dari jumlah tersebut sebanyak 825 pohon dilakukan penanganan ringan, 17.348 sedang, dan 2.545 pohon penanganan berat.
"Untuk pohon yang berpotensi tumbang langsung ditebang agar tidak membahayakan masyarakat. Kami juga secara rutin melakukan peremajaan pohon agar wilayah Jakarta Timur tetap hijau dan asri," tandasnya.