Selasa, 06 Januari 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 399
(Foto: Nurito)
Lahan tidur seluas sekitar 70 meter persegi di Jalan Pusdiklat Depnaker, RT 13/01, Kelurahan Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, disulap menjadi taman yang hijau dan menarik. Penataan ini merupakan bagian dari Program Penataan Kawasan Unggulan Tahun 2025.
"Berbagai tanaman hias"
Lurah Pinang Ranti, Nani Yuslina mengatakan, penataan kawasan tersebut melibatkan 10 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).
"Mereka melakukan pembuatan miniatur Stasiun Kereta Api Kota dan Gelora Bung Karno (GBK), membersihkan rumput, serta melakukan penyiraman tanaman," ujarnya, Selasa (6/1).
Nani menjelaskan, lahan tersebut sebelumnya merupakan lahan tidur yang kerap dimanfaatkan warga sebagai tempat pembuangan sampah liar sehingga terlihat kumuh.
"Pengerjaan penataan dimulai sejak Oktober 2025. Masih ada beberapa bagian yang belum rapi, saat ini dilakukan perapian atau finishing," terangnya.
Ia menambahkan, dengan adanya penataan kawasan unggulan ini, lingkungan menjadi lebih tertata dan bersih. Setiap hari, warga, khususnya anak-anak sekolah kerap melakukan swafoto dengan latar belakang miniatur Stasiun Kota, GBK, Monumen Nasional (Monas), dan Masjid Istiqlal.
"Kami berkomitmen terus meningkatkan estetika di wilayah Pinang Ranti," ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang petugas PPSU, Manaf menuturkan, selain membuat miniatur Stasiun Kota, GBK, Monas, dan ikon lainnya, penghijauan di kawasan tersebut juga ditingkatkan.
"Kami tanam berbagai tanaman hias ditanam, antara lain soka, rumput gajah mini, patah tulang, anjuang kribo, lili paris, palem, dan tanaman hias lainnya," tandasnya.