Senin, 05 Januari 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 360
(Foto: Anita Karyati)
Penataan Kawasan Unggulan di Jalan Danau Sunter Barat, RW 04, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara ditargetkan rampung pekan depan. Penataan taman yang dilengkapi jogging track tersebut diberi nama Taman Salam Bahagia.
"Memberikan dampak positif"
Lurah Sunter Agung, Teguh Subroto mengatakan, penamaan Taman Salam Bahagia dipilih karena lokasinya berdekatan dengan Jembatan Salam.
Menurutnya, penataan kawasan ini merupakan upaya pemerintah dalam mengembalikan fungsi ruang publik agar lebih tertata, hijau, dan bermanfaat bagi masyarakat.
"Sebelumnya, lokasi ini digunakan sebagai tempat pedagang kaki lima (PKL), pembuangan sampah liar, serta menjadi pangkalan ojek dan gerobak liar. Selain itu, kawasan ini juga dipenuhi tanaman liar," ujarnya, Senin (5/1).
Teguh menjelaskan, taman tersebut memiliki panjang sekitar 50 meter dengan lebar lima meter. Pada bagian depan taman ditanami berbagai jenis tanaman hias, seperti pillow kuning, krokot, hanjuang merah, miana, palem, adam hawa, patah tulang, serta tanaman hias lainnya.
"Pada bagian belakang taman ditanami tanaman ketahanan pangan, seperti ubi, singkong, serta pohon buah mangga, dan jambu. Hal ini sekaligus menjadi sarana edukasi dan pemanfaatan lahan untuk mendukung ketahanan pangan," terangnya.
Ia menambahkan, untuk memperindah kawasan, taman tersebut juga dilengkapi kolam air mancur, bangku taman, monumen berukuran 3 x 1,5 meter, serta mural yang menghiasi bagian atas tanggul.
"Pengerjaan penataan telah dimulai sejak November 2025 dan melibatkan 11 personel Pasukan Oranye 11. Penataan kawasan ini juga berkolaborasi dengan Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Bina Marga, serta Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA)," bebernya.
Sementara itu, salah seorang warga RW 04, Kardi (45) mengapresiasi penataan kawasan tersebut karena memberikan dampak positif bagi lingkungan dan warga sekitar.
"Kami sangat mengapresiasi penataan ini. Sekarang lingkungannya menjadi bersih, rapi, dan enak dipandang. Dahulu tempat ini banyak tanaman liar dan hanya berupa lahan kosong," imbuhnya.
Ia berharap, keberadaan Taman Salam Bahagia dapat dijaga bersama oleh warga dan dimanfaatkan sesuai peruntukannya.
"Harapan kami, taman ini dapat menjadi tempat warga berolahraga, bersantai, dan berkumpul secara positif, sehingga lingkungan menjadi semakin nyaman, sehat, dan tertib," tandasnya.