Senin, 15 Desember 2025 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 690
(Foto: Istimewa)
Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin mendorong penguatan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai langkah strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) DKI Jakarta.
"kita support dengan regulasi,"
Ia menilai, dengan aset yang besar dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni, BUMD memiliki potensi kuat untuk memberikan kontribusi optimal bagi daerah.
Menurut Khoirudin, jajaran pimpinan BUMD sejatinya diisi oleh figur-figur profesional dengan rekam jejak dan prestasi di bidangnya masing-masing. Karena itu, ia optimistis kinerja BUMD dapat terus ditingkatkan melalui pembenahan tata kelola serta penguatan budaya kerja yang lebih profesional.
“Sebetulnya orang yang ada di BUMD ini orang-orang top, orang-orang bagus, berprestasi di bidangnya. Sebelum dia direkrut menjadi pimpinan eksekutif di BUMD, dia adalah orang-orang berprestasi,” ujar Khoirudin, Senin (15/12).
Ia menilai, dukungan regulasi dan penyertaan modal daerah (PMD), serta kepemilikan aset yang besar merupakan modal penting bagi BUMD untuk berkembang dan mencetak keuntungan yang lebih baik ke depan.
“Dengan aset yang besar, kemudian diberikan peraturan yang dibutuhkan, kita support dengan regulasi, sebetulnya BUMD punya peluang besar untuk menghasilkan keuntungan,” katanya.
Untuk mendorong optimalisasi tersebut, Khoirudin mendukung adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan keuangan BUMD sebagai bagian dari upaya perbaikan yang berkelanjutan.
“Saya setuju agar dilakukan audit, baik keuangan maupun kinerja. Dari situ bisa diambil tindak lanjut untuk perbaikan, penyegaran, dan penguatan manajemen,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya penerapan tata kelola yang sehat, termasuk memastikan penggunaan dana Public Service Obligation (PSO) sesuai peruntukannya agar kinerja BUMD tetap terjaga dan akuntabel.
Khoirudin menambahkan, sejumlah BUMD telah menunjukkan kinerja positif, di antaranya Bank DKI dan PAM Jaya. Ia berharap, capaian tersebut dapat menjadi contoh dan pemacu bagi BUMD lainnya.
“Yang sudah menunjukkan kinerja baik tentu bisa menjadi benchmark bagi BUMD yang lain,” ucapnya.
Selain itu, DPRD DKI Jakarta mendorong pola pendampingan dan pengawasan yang lebih efektif, termasuk membuka peluang kerja sama dengan BUMN guna memperkuat manajemen dan meningkatkan daya saing BUMD.
“Pendampingan itu penting agar kinerja BUMD semakin firm, profesional, dan berkelanjutan. Dengan potensi ekonomi Jakarta yang besar, saya optimistis kontribusi BUMD terhadap PAD bisa terus meningkat,” tandasnya.