Dinas LH Perkuat Protokol Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Rabu, 10 Desember 2025 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 816

Dinas LH Perkuat Protokol Keselamatan dan Kesehatan Kerja

(Foto: doc)

Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta memperkuat protokol keselamatan dan kesehatan kerja serta membenahi pola penanganan sampah menyusul wafatnya seorang pengemudi truk sampah seusai bertugas. Langkah ini diambil untuk memastikan pengelolaan sampah berjalan lebih aman, tertata, dan melindungi tenaga lapangan.

"aspek keselamatan harus menjadi pijakan utama,"

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, peristiwa ini menjadi pengingat untuk memperketat standar keselamatan kerja agar kejadian serupa tidak terulang.

Ia menyampaikan, seluruh petugas lapangan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta juga telah difasilitasi BPJS Kesehatan sehingga ke depan mereka akan diminta rutin melakukan pemeriksaan kesehatan gratis di fasilitas kesehatan.

“Kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya. Beliau terkena serangan jantung yang diduga dipicu kelelahan. Dinas LH memastikan seluruh hak dan santunan bagi keluarga sedang diproses, termasuk percepatan administrasi BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya, Rabu (10/12).

Asep menjelaskan, evaluasi internal dilakukan secara menyeluruh, termasuk terhadap antrean truk di TPST Bantargebang yang meningkatkan risiko kelelahan sopir. Ia menegaskan bahwa pembenahan sistem harus mampu mengurangi waktu tunggu di lapangan.

“Semakin lama truk menunggu, semakin tinggi risiko keselamatan karena faktor kelelahan pengemudi. Karena itu, aspek keselamatan harus menjadi pijakan utama dalam setiap kebijakan operasional,” katanya.

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta juga menata ulang pola dan jadwal pengangkutan sampah dari lima wilayah kota untuk menghindari penumpukan pada jam tertentu. Penataan ini diharapkan menciptakan arus pembuangan yang lebih stabil dan kondisi kerja yang lebih manusiawi.

“Dengan distribusi yang lebih merata dan dukungan sistem informasi yang mumpuni, waktu tunggu dapat ditekan dan beban kerja lebih terukur,” ucapnya.

Asep menambahkan, berbagai langkah ini merupakan momentum untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh, mulai dari pengaturan titik buang hingga peningkatan fasilitas pendukung di lapangan.

“Perbaikan ini kami lakukan agar sistem pengelolaan sampah Jakarta semakin efisien, aman, dan manusiawi. Perlindungan bagi para pekerja yang menjadi tulang punggung kebersihan kota adalah prioritas kami,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Dinas LH merumuskan Rancangan Pergub Pemanfaatan dan Pengendalian Kerusakan Ekosistem Mangrove

Pemprov DKI Perkuat Benteng Ekologis Pesisir Jakarta

Selasa, 09 Desember 2025 773

Pemprov DKI susun koefisien PKB untuk disinsentif kendaraan tidak lulus uji emisi

Pemprov DKI Susun Koefisien PKB untuk Disinsentif Kendaraan Tak Lulus Uji Emisi

Senin, 01 Desember 2025 630

Pemprov DKI Rancang Pengendalian Polusi dan Mitigasi Perubahan Iklim

Pemprov DKI Rancang Pengendalian Polusi dan Mitigasi Perubahan Iklim

Selasa, 25 November 2025 1128

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 942

Pajak Kendaraan listrik jati

Pemberian Insentif Kendaraan Listrik Dukung Kampanye Energi Bersih

Selasa, 05 Mei 2026 690

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 872

Pramono Sebut RW Kumuh di Jakarta Menurun Drastis, Jadi 211 RW

Pramono Sebut RW Kumuh di Jakarta Menurun Drastis

Rabu, 06 Mei 2026 396

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1226

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks