Targetkan 400 Juta Pelanggan, Transjakarta Menuju Fase Smart Mobility

Selasa, 04 November 2025 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 1909

Penumpang menuruni Transjakarta

(Foto: Andri Widiyanto)

PT Transjakarta terus bertransformasi menuju layanan transportasi publik yang cerdas, inklusif, dan berorientasi pada warga.

"Tahun ini targetnya lebih dari 400 juta,"

Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza menjelaskan, perubahan besar perusahaan dimulai sejak lembaga tersebut beralih dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) menjadi Perseroan Terbatas (PT) pada 2015. Setahun kemudian, pendekatan operasional pun bergeser dari operational driven menjadi customer driven.

“Sekarang semua pihak menyebut pengguna sebagai pelanggan, bukan lagi penumpang,” ujar Welfizon, dalam forum Balkoters Talk, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (4/11).

Dikatakan Welfizon, perubahan paradigma itu turut mengubah fokus operasional dari jumlah bus yang beroperasi menjadi jumlah pelanggan yang terlayani. Dampaknya, jangkauan layanan Transjakarta kini mencapai 91,8 persen wilayah Jakarta, atau sekitar 9 dari 10 warga dapat menjangkau halte dalam 5–10 menit berjalan kaki.

“Tahun lalu kami melayani 372 juta pelanggan, dan tahun ini targetnya lebih dari 400 juta,” ungkapnya.

Ke depan, Transjakarta tengah menyiapkan fase smart mobility, yaitu sistem transportasi terintegrasi berbasis teknologi dengan warga sebagai pusat layanan.

“Transjakarta bukan hanya customer centric, tapi juga citizen centric,” terangnya.

Selain itu, Transjakarta juga memperkuat perannya dalam urban tourism melalui layanan bus wisata atap terbuka.

“Sudah saatnya orang datang ke Jakarta untuk menikmati kotanya, dan Transjakarta siap menjadi wajah kota,” kata Welfizon.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli (MTZ) mengapresiasi kemajuan sistem transportasi Jakarta yang menurutnya telah melampaui Kuala Lumpur, Bangkok, dan Manila.

Menurut MTZ, perbaikan layanan harus dilakukan secara menyeluruh mulai dari menjaga tarif tetap terjangkau, memastikan keamanan dan kenyamanan, hingga menciptakan sistem transportasi yang manusiawi.

Ia juga mengingatkan agar Pemprov DKI dan Transjakarta tidak terlena dengan capaian saat ini.

“Menjelang usia 500 tahun, Jakarta harus menghadirkan mobilitas publik yang semakin baik dan efisien,” tuturnya.

MTZ menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan, pengawasan, serta kolaborasi lintas lembaga. Ia juga mengajak masyarakat menjadikan transportasi umum sebagai bagian dari gaya hidup kota berkelanjutan.

“Transjakarta, MRT, dan LRT telah menghadirkan layanan yang lebih manusiawi. Ini kemajuan besar, dan harus terus diperbaiki,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Seorang penumpang melakukan tap in di Halte Transjakarta Rawamangun

Pramono Minta Transjakarta Tingkatkan Layanan Sistem Pembayaran

Kamis, 30 Oktober 2025 2393

Transjakarta melakukan penyesuaian layanan karena genangan air

Imbas Genangan, Transjakarta Lakukan Penyesuaian Layanan

Kamis, 30 Oktober 2025 966

Transjakarta Academy menggelar seminar Human Factors series 1di Kantor Pusat PT Transportasi Jakarta

Transjakarta Academy Tekankan Pentingnya Faktor Manusia dalam Keselamatan dan Keberlanjutan Operasional

Selasa, 28 Oktober 2025 2294

BERITA POPULER
Lomba regu prestasi penggalang pramuka anita

Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

Jumat, 28 Agustus 2026 1751

Lrt manggarai gading rezap

LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh 26 Agustus

Senin, 24 Agustus 2026 2711

Gubernur pramono rs toto tentrem tebet rezap

Resmikan RS Toto Tentrem, Pramono Dorong Kerja Sama dengan RSUD Tarakan

Senin, 24 Agustus 2026 1678

Kapal cepat dishub ist2 1

Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

Minggu, 30 Agustus 2026 558

Wagub rano karno Bioskop Mini Jaksinema jati2

Asyik, Sekarang Ada Bioskop Mini di Rusun Pasar Rumput

Senin, 24 Agustus 2026 1285

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks