BRIN: Fenomena Hujan Mikroplastik Terjadi di Berbagai Negara

Jumat, 24 Oktober 2025 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Budhy Tristanto 1249

Fenomena hujan mikroplastik tidak hanya terjadi di Indonesia

(Foto: Fakhrizal Fakhri)

Fenomena hujan yang mengandung partikel mikroplastik dan menjadi perhatian publik ternyata tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di berbagai negara.

"Hampir semua penelitian menunjukkan adanya mikroplastik di udara," 

Profesor Riset dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Muhammad Reza Cordova mengungkapkan bahwa keberadaan mikroplastik di udara telah ditemukan secara global, termasuk di Jerman, Jepang, dan Korea.

“Hampir semua penelitian menunjukkan adanya mikroplastik di udara. Di luar negeri saja ada, apalagi di Indonesia yang dipengaruhi angin muson,” tukasnya, saat media briefing terkait isu mikroplastik dan fenomena cuaca ekstrem di Balai Kota Jakarta, Jumat (24/10).

Reza menjelaskan, sumber utama mikroplastik berasal dari penggunaan plastik sekali pakai hingga limbah rumah tangga.

Ia menilai, langkah paling efektif untuk mengatasi fenomena ini adalah dengan menghentikan pencemaran dari sumbernya.

“Solusi tercepatnya adalah mengurangi produksi dan konsumsi plastik sekali pakai. Sementara untuk perlindungan pribadi, masyarakat bisa menggunakan masker sebagai langkah pencegahan awal,” ungkapnya.

Reza menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengatasi paparan mikroplastik ini.

“Masalah mikroplastik bukan hanya tanggung jawab satu pihak. Semua harus bergerak bersama agar dampaknya tidak semakin meluas,” terangnya.

Sementara itu, Fungsional Madya Pengamat Meteorologi dan Geofisika BMKG, Dwi Atmoko menerangkan, fenomena mikroplastik tidak hanya terdeteksi di wilayah Jabodetabek, tetapi juga berpotensi tersebar di seluruh Indonesia, tergantung arah dan kekuatan angin.

“Setiap proses pembakaran yang melibatkan bahan mengandung plastik dapat menghasilkan partikel debu yang mengandung mikroplastik. Selama proses itu ada dan terjadi angin atau cuaca, partikel tersebut bisa terbawa ke mana saja sesuai arah angin dominan pada saat itu,” pungkasnya.

BERITA TERKAIT
Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan P2P Dinkes DKI Jakarta, Rahmat Aji Pramono

Warga Diminta Tetap Tenang Soal Mikroplastik

Jumat, 24 Oktober 2025 683

Media Briefing Langkah Antisipatif Hadapi Fenomena Hujan Mikroplastik

Pemprov DKI Siapkan Langkah Antisipatif Hadapi Fenomena Hujan Mikroplastik

Jumat, 24 Oktober 2025 753

Transjakarta Academy menjalin kerja sama dengan mitra operator bus kecil KWK

Tingkatkan Kualitas Pramudi, Transjakarta Academy Jalin Kerja Sama dengan KWK

Rabu, 22 Oktober 2025 1069

DKI akan Tindaklanjuti Temuan BRIN Soal Mikroplastik di Air Hujan

DLH Tindaklanjuti Temuan BRIN Soal Mikroplastik di Air Hujan

Sabtu, 18 Oktober 2025 923

BRIN menemukan kandungan mikroplastik pada air hujan

Pemprov DKI Dalami Temuan BRIN Soal Air Hujan Mikroplastik

Selasa, 21 Oktober 2025 860

BERITA POPULER
Transjakarta Pastikan Seluruh Layanan Kembali Normal

Transjakarta Pastikan Seluruh Layanan Kembali Normal

Minggu, 25 Januari 2026 2644

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1274

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 868

Kanwil DJP Jakarta Pusat Hadirkan Layanan Edukasi

Layanan Edukasi dan Asistensi SPT Tahunan Dihadirkan Secara Online

Jumat, 30 Januari 2026 510

Cuaca berawan menaungi wilayah Jakarta hari ini

Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

Senin, 26 Januari 2026 1109

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks