Kolaborasi Lintas Sektor Dinilai Penting Wujudkan Mobilitas Kota Inklusif dan Berkelanjutan

Kamis, 23 Oktober 2025 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 438

Pemprov DKI Bangun Mobilitas Jakarta yang Terhubung

(Foto: Istimewa)

Sebagai bagian dari rangkaian Jakarta Innovation Days 2025, seminar bertajuk ‘Connected Jakarta: Building Accessible and Sustainable Mobility’ diselenggarakan di Transport Hub Dukuh Atas, Kamis (23/10).

"menjadikan transportasi publik sebagai pilihan utama,”

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah pembicara, yaitu Kepala Divisi Perencanaan Perusahaan dan Manajemen Risiko Transjakarta, M Pandito Pratama; Deputy Director ITDP Indonesia, Deliani Siregar; Urban Development Senior Program Lead WRI Indonesia, Dimas Nu’man Fadhil; serta Wakil Kepala Bappeda DKI Jakarta, Deftrianov.

Pada seminar ini, para pembicara menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan mobilitas kota yang inklusif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Kepala Divisi Perencanaan Perusahaan dan Manajemen Risiko Transjakarta, M Pandito Pratama mengatakan, mobilitas berkelanjutan dimulai dari transportasi publik.

Menurutnya, penggunaan kendaraan pribadi menyumbang emisi tinggi, sementara beralih ke bus Transjakarta, terlebih yang berbasis listrik, dapat menurunkan emisi karbon hingga 99 persen. Ia menyampaikan, program elektrifikasi bus ini, lanjutnya, tidak hanya menekan emisi, tetapi juga menghemat biaya operasional hingga enam persen.

Pandito menjelaskan, fokus utama bukan sekadar mengganti kendaraan pribadi dengan versi listrik, melainkan mengubah perilaku masyarakat agar mau menggunakan transportasi publik.

“Transjakarta kini telah mengoperasikan lebih dari 420 bus listrik dan sedang mengembangkan sistem carbon credit melalui penghematan emisi dari armada listrik tersebut. Ia menyebut langkah ini sebagai contoh nyata bagaimana inovasi transportasi bisa memberikan manfaat lingkungan sekaligus ekonomi bagi kota,” ujarnya.

Deputy Director ITDP Indonesia, Deliani Siregar, menyampaikan pentingnya integrasi antarmoda dan kesetaraan akses transportasi antara wilayah pusat dan penyangga. Menurutnya, integrasi yang baik, secara fisik maupun kelembagaan, dinilai dapat meningkatkan efisiensi perjalanan.

“Sekaligus mendorong masyarakat menjadikan transportasi publik sebagai pilihan utama,” katanya.

Sementara itu, Wakil Kepala Bappeda DKI Jakarta, Deftrianov menegaskan, bahwa pengembangan transportasi publik bukan hanya soal mobilitas, tetapi juga bagian dari strategi pembangunan ekonomi berkelanjutan.

“Pemerintah daerah berkomitmen memperluas jangkauan layanan dan memperkuat sistem transportasi yang mendukung kualitas hidup warga sekaligus mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang berdaya saing,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pemprov DKI Dorong Digitalisasi Jadi Penggerak Inovasi dan Solusi Masalah Perkotaan

Pemprov DKI Dorong Digitalisasi Jadi Penggerak Inovasi dan Solusi Masalah Perkotaan

Rabu, 22 Oktober 2025 728

Pramono dan Menteri Ekraf Buka Jakarta Innovation Days

Buka JID 2025, Pramono Dorong Inovasi Inkremental untuk Pembangunan Jakarta

Selasa, 21 Oktober 2025 1860

Jadwal Seminar selama Jakarta Innovation Days 2025

Hadirkan Innovation Talks, Berikut Jadwal Forum Diskusi JID 2025

Senin, 20 Oktober 2025 642

BERITA POPULER
IMG 20260225 WA0053

Pengendara Diminta Tak Lintasi Jalan Kampung Kramat

Rabu, 25 Februari 2026 43341

Revitalisasi JPO sarinah rezap

Permudah Akses Disabilitas, Revitalisasi JPO Sarinah Diresmikan

Senin, 02 Maret 2026 1302

Verifikasi mudik gratis jakut anita2

Program Mudik Gratis 2026 Disambut Antusias Warga Jakarta Utara

Jumat, 27 Februari 2026 1695

Jis gery ist

Yuk Kunjungi JIS Ramadhan Fest 2026 di Jakarta International Stadium

Jumat, 27 Februari 2026 1334

Penumpang mrt jati4

Kabar Gembira! Pemprov DKI Gratiskan Layanan Transportasi Umum saat Idulfitri

Jumat, 27 Februari 2026 1093

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks