Pramono Resmikan Remodeling Gedung Panti Sosial Bina Remaja Tebet

Kamis, 25 September 2025 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 2032

Gubernur DKI Jakart,a Pramono Anung reresmikan Remodeling Gedung Panti Sosial Bina Remaja

(Foto: Andri Widiyanto)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meresmikan Remodeling Gedung Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya 1 di Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (25/9).

"sekaligus meresmikan remodeling,"

Dalam sambutannya, Pramono mengapresiasi hasil renovasi gedung panti yang dinilai sangat baik dan modern.

Panti ini merupakan salah satu dari 22 panti di bawah Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta yang mendapatkan bantuan dan kerja sama renovasi dari Korea. Panti ini menjadi tempat untuk rehabilitasi kelompok remaja rentan kesejahteraan sosial, di antaranya remaja terlantar, putus sekolah, dan anak jalanan di wilayah Jakarta.

"Hari ini saya menghadiri dan sekaligus meresmikan remodeling gedung Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya 1," ujar Pramono.

Di panti ini, warga binaan mendapatkan berbagai pelatihan keterampilan mulai dari memasak, tata rias salon, refleksi kaki, perbaikan ponsel, hingga pembuatan mebel. Bahkan salah satu mantan warga binaan panti ini pernah merebut juara dalam sebuah kompetisi di Guangzhou, China.

Gubernur berharap, keberhasilan ini dapat menjadi contoh bagi panti lainnya untuk melakukan perbaikan serupa. Ia mendorong Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan renovasi agar fasilitas dan program panti dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh warga binaan.

"Saya mendorong Kepala Dinas untuk bisa melakukan remodeling yang seperti ini yang bisa langsung dirasakan oleh warga binaan yang berada di panti ini," kata dia.

Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya 1 ini mampu menampung sekitar 100 remaja dari kalangan keluarga kurang beruntung atau rentan. Sedangkan total warga binaan di seluruh panti sosial di Jakarta mencapai 7.700 orang. Warga binaan tersebut mendapatkan berbagai pelatihan dan pendampingan selama satu tahun agar dapat terserap pasar kerja.

Sekadar diketahui, remodeling gedung panti sosial ini dilaksanakan atas kerjasama Indonesia-Korea Selatan melalui Kementerian Sosial RI dengan melibatkan tiga konsorsium, yakni Korea Institute for Development Strategy (KDS), World Vision Korea (WV), dan Rebach International.

Kerja sama yang terjalin berupa peningkatan dukungan rehabilitasi sosial bagi pemuda rentan di Indonesia. Tujuannya adalah meningkatkan kemandirian dan kesempatan rehabilitasi sosial bagi pemuda rentan yang dilaksanakan sejak 2022 sampai 2025.

BERITA TERKAIT
Delegasi Korsel dan Rusia kunjungi PSBR Taruna Jaya 1

PSBR Taruna Jaya 1 Terima Kunjungan Delegasi Korsel dan Rusia

Kamis, 25 September 2025 1453

Kegiatan Bina Tertib Praja di Cilincing, Jakarta Utara

Puluhan Petugas Gabungan Lakukan Bina Tertib Praja di Cilincing

Senin, 22 September 2025 2592

Ketua TP PKK Jaktim, Essi Feransie Munjirin memimpin  kegiatan panen bersama di RPTRA Bunga Rampai

Ketua TP PKK Jaktim Pimpin Panen Sayur dan Buah di RPTRA Bunga Rampai

Kamis, 25 September 2025 1866

Pramono memberikan keterangan di Balai Kota, Kamis (25/9)

Pramono: Kemacetan Jakarta Imbas Perbaikan Pintu Tol Semanggi

Kamis, 25 September 2025 2026

Pengurus FKUB menandatangani naskah pelantikan disaksikan Gubernur Pramono

Pramono Lantik Pengurus FKUB 2025-2030

Kamis, 25 September 2025 2236

BERITA POPULER
Revitalisasi JPO sarinah rezap

Permudah Akses Disabilitas, Revitalisasi JPO Sarinah Diresmikan

Senin, 02 Maret 2026 1365

Verifikasi mudik gratis jakut anita2

Program Mudik Gratis 2026 Disambut Antusias Warga Jakarta Utara

Jumat, 27 Februari 2026 1780

Jis gery ist

Yuk Kunjungi JIS Ramadhan Fest 2026 di Jakarta International Stadium

Jumat, 27 Februari 2026 1439

Penumpang mrt jati4

Kabar Gembira! Pemprov DKI Gratiskan Layanan Transportasi Umum saat Idulfitri

Jumat, 27 Februari 2026 1205

Stok pangan Food Station doc

Pramono Minta BUMD Siaga Potensi Dampak Rantai Pasok Global

Senin, 02 Maret 2026 731

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks