Enam Pasar Tradisional di Jaktim Dilakukan Pengawasan Pangan

Selasa, 23 September 2025 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 1130

Pengawasan Pangan di Enam Pasar Tradisional di Jaktim

(Foto: Nurito)

Puluhan personel gabungan melakukan pengawasan pangan di enam pasar tradisional di Jakarta Timur. Hasilnya, tidak ditemukan adanya kandungan bahan atau zat kimia berbahaya.

"Menumbuhkan kepercayaan konsumen atau pembeli"

Kegiatan pengawasan pangan di Pasar Rawamangun dipimpin oleh Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Kusmanto didampingi Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Taufik Yulianto, Wakil Camat Pulo Gadung, Agus Purwanto dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

Kusmanto mengatakan, pengawasan pangan hari ini dilakukan di Pasar Rawamangun, Kampung Ambon, Pramuka, Palmeriam, Jatinegara, dan Cawang Kaling.

"Sampel yang diambil adalah produk pertanian dan peternakan seperti sayuran, buah-buahan, daging sapi, ayam, dan lainnya untuk dicek kandungan Residu, Formalin, Pestisida, Klorin, dan Eber," ujarnya, Selasa (23/9).

Ia menambahkan, dalam kesempatan tersebut juga sekaligus dilakukan pengecekan harga pangan.

"Harga sejumlah komoditas pangan di enam pasar itu relatif masih stabil," terangnya.

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Timur, Taufik Yulianto menjelaskan, dari hasil pengecekan yang dilakukan di enam pasar tradisional tersebut tidak menemukan adanya kandungan zat kimia berbahaya.

"Ada 62 sampel pertanian dan 12 sampel peternakan diambil dari enam pasar tradisional itu dan langsung dilakukan uji di dua unit mobil laboratorium yang dikerahkan," bebernya.

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pedagang yang telah menjaga kualitas komoditas yang dijualnya. Sehingga, keamanan pangan tetap terjamin dengan baik.

"Keamanan komoditas atau produk yang dijual ini sangat penting untuk menumbuhkan kepercayaan konsumen atau pembeli," ucapnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang fi Pasar Rawamangun, Prawoto (45) mengaku sangat senang dengan adanya pengawasan pangan tersebut karena dapat mencegah adanya oknum pedagang nakal.

"Saya sangat mendukung adanya program pengawasan pangan seperti ini.

Kalau ditemukan satu saja pedagang nakal maka yang rugi itu konsumen dan pedagang lainnya. Kita semua ikut tercemar dan sangat dirugikan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
bpom

BBPOM di Jakarta Jadi Instruktur Diklat SPPI

Jumat, 04 Juli 2025 2059

Petugas Gabungan Sidak Pengawasan Pangan di Jaktim

Pengawasan Pangan Dilakukan di Lima Pasar Tradisional di Jaktim

Selasa, 03 Juni 2025 1160

 Puluhan Personel Gabungan Lakukan Pengawasan Produk Pangan di Enam Pasar

Pengawasan Produk Pangan Dilakukan di Enam Pasar Tradisional

Kamis, 24 April 2025 896

Pengawasan Pangan Dilakukan di Ranch Market Pondok Indah

Pengawasan Pangan Dilakukan di Ranch Market Pondok Indah

Rabu, 19 Maret 2025 1290

 Pemkot Jaktim Sidak Pengawasan Pangan

Pengawasan Pangan Dilakukan di Enam Pasar Tradisional di Jaktim

Selasa, 20 Mei 2025 1200

BERITA POPULER
Penertiban PKL Sungai Bambu anita 01

Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

Rabu, 21 Oktober 2026 2493

Konpers Jakarta Esports 2026 ist

Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

Senin, 19 Oktober 2026 3003

Puskesmas matraman otoy

Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

Jumat, 16 Oktober 2026 3926

Bpbd omc ist

Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

Rabu, 21 Oktober 2026 1164

Edukasi Pilah Sampah pulau panggang anita

Warga Kelurahan Pulau Panggang Diajak Gencarkan Pilah Sampah

Selasa, 20 Oktober 2026 1261

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks