Ratusan Gubuk Liar Berdiri di TPU Menteng Pulo

Selasa, 15 April 2014 Reporter: Rio Sandiputra Editor: Dunih 5961

Menteng Pulo, Setiabudi, Jakarta Selatan, yang peruntukkannya untuk pemakaman, kini telah berubah me

(Foto: doc)

Taman Pemakaman Umum (TPU), Menteng Pulo, Setiabudi, Jakarta Selatan, yang peruntukkannya untuk pemakaman, kini telah berubah menjadi pemukiman liar. Tak kurang ratusan gubuk liar berdiri di lokasi tersebut, hingga membuat TPU yang sudah tertib kini telah berubah menjadi kotor dan semrawut.

Kita sudah inventarisir, itu lahan kecamatannya terbagi dua. Untuk yang di Menteng Pulo Setiabudi ada 203 bangunan, sementara di Menteng Pulo Dalam Kecamatan Tebet ada 182 bangunan

Ratusan gubuk liar tersebut, berdiri di Unit Budha yang merupakan lahan milik Pemprov DKI. Mereka leluasa mendirikan gubuk liar, karena dibekingi oknum tertentu yang berani mengancam petugas bila ditertibkan.

"Kita sudah inventarisir, itu lahan kecamatannya terbagi dua. Untuk yang di Menteng Pulo Setiabudi ada 203 bangunan, sementara di Menteng Pulo Dalam Kecamatan Tebet ada 182 bangunan," ujar Salim, Kepala Seksi Pengawasan dan Penertiban Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Selasa (15/4).

Salim mengakui, ratusan gubuk dan lapak pedagang tersebut kebanyakan milik pemulung, dan ada yang bertanggung jawab untuk mengamankan keberadaan mereka. "Kita baru menginventarisir saja sudah ada yang mencegah, dan mengancam kalau sampai ada pembongkaran. Padahal mereka salah," tuturnya.

Memang diakui Salim, untuk tahun ini kemungkinan tidak ada pembongkaran terhadap bangunan yang berdiri di atas lahan TPU tersebut. Karena pihak Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI masih mengutamakan cara persuasif. "Sudah bertemu dengan yang bertanggung jawab di sana kalau mereka melanggar aturan Perda Nomor 8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum," ucapnya.

Namun begitu, lanjut Salim, karena lahan tersebut milik Pemprov DKI yang berupa Ruang Terbuka Hijau (RTH), keberadaan gubuk liar tersebut harus tetap ditertibkan. "Kalau memang tidak memiliki kesadaran, nanti akan kita tertibkan. Kita lihat kekuatan dahulu, kalau memang tidak sebanding kita ajukan surat ke Satpol PP untuk membantu penertiban itu nanti," tandasnya.

Sebelumnya, gubuk liar di TPU tersebut pernah ditertibkan pada 2010 lalu. Namun, karena kurangnya penjagaan, pemulung balik kembali ke lokasi tersebut dan mendirikan gubuk liar. Akibatnya, kawasan tersebut terlihat kumuh, karena banyaknya titik pembuangan sampah liar, serta kandang-kandang unggas di atas lahan pemakaman.

BERITA TERKAIT
Pacaran di taman

Taman Jadi Tempat Mesum, DKI Siapkan Polsus

Selasa, 15 April 2014 9235

TPU_tegal_alur_bj2.JPG

TPU Tegal Alur Kembali Dipenuhi Gubuk Liar

Kamis, 03 April 2014 9713

pembongkaran_kolong_tol_budi_utara.jpg

397 Bangunan Liar di Kolong Tol Dibongkar

Kamis, 27 Februari 2014 3898

bangku taman menteng

Bangku Taman Dicuri, Distamkan Gandeng TNI/Polri

Selasa, 15 April 2014 5696

Taman Spathodea

Taman Spathodea Jadi Tempat Pacaran

Kamis, 10 April 2014 13856

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7033

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4641

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2152

Road to lerata run anita

Road to Larata Run 2026 Padukan Olahraga dan Transportasi Publik

Sabtu, 31 Oktober 2026 1312

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1745

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks