Pramono Ingin Perbanyak Ruang Publik

Rabu, 23 Juli 2025 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 1106

Pramono Ingin Ubah Lahan Terbengkalai Jadi Ruang Publik di Jakarta

(Foto: Reza Pratama Putra)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung berkomitmen untuk memperbaiki Jakarta menjadi lebih baik. Salah satu strategi utamanya adalah memperbanyak ruang terbuka dan mengubah lahan-lahan terbengkalai di ibu kota menjadi ruang publik yang bermanfaat bagi masyarakat.

"bisa dimanfaatkan oleh publik,"

Pramono mengatakan, banyak lahan tidur di Jakarta yang berpotensi besar untuk dikembangkan menjadi ruang terbuka hijau. Hal ini disampaikannya dalam acara Jakarta Sustainability Forum: Advancing Sustainability for Top #20 Global City di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (23/7).

"Kami akan membuat tempat-tempat yang terbengkalai dan di kita banyak banget itu, menjadi ruang yang bisa dimanfaatkan oleh publik," ujar Pramono.

Ia mencontohkan bagaimana kota-kota besar lain seperti New York berhasil menyulap area-area mangkrak menjadi tempat menarik dan fungsional. Sedangkan di Jakarta sendiri, Pramono juga memberikan perhatiannya terhadap kebersihan kota dan perawatan taman.

Salah satu rencana Pemprov DKI untuk menambah ruang terbuka hijau yakni menggabungkan taman Leuser, Ayodia, dan Langsat menggunakan anggaran non-APBD.

Nantinya, taman seluas 6,5 hektare ini akan dilengkapi dengan fasilitas jogging track dan lainnya. Ia berharap fasilitas baru ini dapat menjadi alternatif bagi masyarakat untuk berolahraga selain Gelora Bung Karno (GBK).

Pramono menekankan, pembangunan di Jakarta harus memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat. Lebih lanjut, Gubernur juga menceritakan pengalaman lainnya saat kunjungannya ke New York, Amerika Serikat beberapa hari lalu.

Saat melakukan pertemuan bilateral dengan Wali Kota New York, dibahas terkait masalah transportasi dan kemacetan. Hal ini dibahas karena Jakarta berhasil keluar dari daftar 20 besar kota macet di dunia, berdasarkan hasil survei TomTom.

"New York itu kalau nggak nomor satu, nomor dua. Jakarta selalu 10 besar. Terakhir, tiba-tiba Jakarta nggak ada di 10 besar, nggak ada di 20 besar," tandas Pram.

BERITA TERKAIT
Bank Jakarta Siap Dukung Persija Arungi Super Liga 2025-2026

Bank Jakarta Siap Dukung Persija Arungi Super League 2025-2026

Sabtu, 19 Juli 2025 2127

Relokasi Pedagang Pasar Barito untuk Pengembangan Kawasan Taman

Relokasi Pedagang Pasar Barito untuk Pengembangan Kawasan Taman

Sabtu, 19 Juli 2025 1957

Relokasi Pedagang Pasar Barito untuk Pengembangan Kawasan Taman

Relokasi Pedagang Pasar Barito untuk Pengembangan Kawasan Taman

Sabtu, 19 Juli 2025 1957

Jelang HAN 2025, Legislator Dorong Perluasan RPTRA untuk Tumbuh Kembang Anak

Dewan Dorong Perbanyak RPTRA untuk Tumbuh Kembang Anak

Jumat, 18 Juli 2025 1071

BERITA POPULER
Penumpang mikrotrans cilik ist

Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

Minggu, 11 Oktober 2026 15708

Metrologi DKI Tera Perangkat SPKLU gery ist2

Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

Jumat, 09 Oktober 2026 11318

Evakuasi Korban Hanyut di Ciliwung ist

Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

Kamis, 08 Oktober 2026 6775

Tap jaklingko jati

MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 3643

Jalan Tembus Kelapa Gading Pulogadung Upaya Urai Kepadatan Lalu Lintas di Perintis Kemerdekaan

Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulogadung Permudah Mobilitas dan Aksesibilitas Warga

Jumat, 09 Oktober 2026 1500

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks