Sudah Ada 52 Pusat Pengolahan Sampah Organik di Jakut

Selasa, 24 Juni 2025 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 936

Jakarta Utara Miliki 52 Pusat Olahan Limbah Organik BSF

(Foto: doc)

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara melalui Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) setempat telah mengaktifkan 52 pusat pengolahan sampah organik dengan memanfaatkan Black Soldier Fly (BFS) yang tersebar di enam kecamatan.

"Metode ini relatif aman bagi lingkungan"

Kepala Suku Dinas LH Jakarta Utara, Edy Mulyanto mengatakan, pengolahan sampah organik menggunakan BSF merupakan salah satu pengelolaan sampah dari hulu yang telah tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 534 Tahun 2022.

"Metode ini relatif aman bagi lingkungan karena tidak bersifat patogen atau membawa agen penyakit. Setiap bulan bisa diolah sampah organik hingga ribuan kilogram," ujarnya, Selasa (24/6).

Ia merinci, di kecamatan Penjaringan ada tujuh lokasi pengolahan limbah organik dengan BSF, Pademangan lima lokasi, Tanjung Priok 11 lokasi, Kecamatan Kelapa Gading berjumlah 12 lokasi, Koja delapan lokasi, dan di Kecamatan Cilincing terdapat sembilan lokasi.

"Sampah organik yang dikirim ke pusat BSF tidak hanya dari rumah tangga, namun kita juga mengumpulkan dari sektor perhotelan, restoran, dan kafe (Horeka) yang ada di Jakarta Utara," terangnya.

Edy menjelaskan, ada lima Horeka yang telah bekerjasama dalam mengolah sampah organik. Sisa olahan dapur atau sampah organik mereka nantinya diangkut menggunakan truk khusus Suku Dinas LH Jakarta Utara ke lokasi maggoters atau BSF.

"Tercatat, dari Januari hingga Mei 2025 telah berhasil diangkut 23,7 ton sampah organik dari Horeka," ungkapnya.

Ia.menambahkan, Pusat BSF Suku Dinas LH Jakarta Utara juga mendukung atau menerima pengolahan sampah organik dari program makan bergizi dan sarapan gratis.

"Kami pastikan sampah organik di Jakarta Utara dapat terkelola dengan baik, dan mampu mengurangi sampah di Jakarta," bebernya

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Kota Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman, menambahkan, Jakarta Utara saat ini dipilih menjadi percontohan dalam pengelolaan sampah nasional.

Untuk mendukung tersebut, imbuh Wawan, jajaran camat dan lurah, serta Horeka sudah diminta untuk melakukan sosialisasi gerakan memilah sampah dari sumbernya, pengangkutan sampah terjadwal, serta penggunaan BSF.

"Mari kita kawal bersama program ini dengan disiplin dan inovasi, sampah bukan tanggung jawab pemerintah atau petugas kebersihan, namun semua unsur," tandasnya.

BERITA TERKAIT
480 PJLP dan PPSU Ikuti Bimtek Pengelolaan Sampah di Jakarta Utara

Bimtek Pengelolan Sampah dari Sumber di Jakut Diikuti 480 Peserta

Kamis, 19 Juni 2025 626

Dinas, Lingkungan Hidup, Imbau, EcoQurban, kurban

Dinas LH Imbau Pelaksanaan Kurban Terapkan Eco Qurban

Kamis, 22 Mei 2025 794

Pemprov DKI Tawarkan Kerja Sama Lintas Daerah Atasi Persoalan Urban

Pemprov DKI Tawarkan Kerja Sama Lintas Daerah Atasi Persoalan Urban

Selasa, 17 Juni 2025 1720

Jakarta Wajibkan Hotel, Restoran, dan Kafe Kurangi dan Olah Sampah Makanan

Hotel, Restoran dan Kafe di Jakarta Wajib Kurangi dan Olah Sampah Makanan

Kamis, 28 November 2024 1533

Dinas LH Siap Fasilitasi Pengelolaan Food Waste Makan Bergizi Gratis

Dinas LH Siap Fasilitasi Pengelolaan Food Waste Makan Bergizi Gratis

Selasa, 07 Januari 2025 2033

BERITA POPULER
Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 838

Transjakarta mayday doc

Ini Penyesuaian Layanan Transjakarta saat May Day

Jumat, 01 Mei 2026 747

Ketua dprd khoirudin BK award ist2

Pergantian Ketua DPRD Disetujui, Khoirudin Ucapkan Terima Kasih

Kamis, 30 April 2026 820

Sekolah Sint Joseph jati

Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

Minggu, 26 April 2026 1409

Petugas lh mayday monas desi

Petugas Gerak Cepat Bersihkan Sampah Usai Peringatan Hari Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 662

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks