Warga Kepulauan Seribu Diedukasi Penanganan Kondisi Bahaya pada Anak

Rabu, 28 Mei 2025 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 742

 RSUD Kepulauan Seribu Gelar Pelatihan Penanganan Bahaya pada Anak

(Foto: Anita Karyati)

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kepulauan Seribu bersama Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang DKI Jakarta mengadakan Pelatihan Awam Penanganan Kondisi Bahaya pada Anak di Gelanggang Olahraga (GOR) Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.

"Penanganan kegawatdaruratan pada anak"

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kepulauan Seribu, Gamal Ahmad Permana mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati World Emergency Day. Pelatihan diikuti sebanyak 80 warga yang merupakan perwakilan dari enam kelurahan.

"Pelatihan ini bertujuan memberikan pengetahuan dasar kepada masyarakat, terutama orang tua dan pengasuh, terkait penanganan kegawatdaruratan pada anak," ujarnya, Rabu (28/5).

Menurut Gamal, penanganan kegawatdaruratan dan kondisi bahaya pada anak sangat penting diketahui oleh masyarakat. Terlebih anak, khususnya bayi dan balita sangat rentan terhadap penyakit atau gangguan kesehatan.

Ia menjelaskan, dalam pelatihan ini menghadirkan narasumber yang ahli di bidangnya yakni, dokter subspesialis emergency dan terapi intensif anak, Irene Yuniar. Kemudian, Regia Sabaraty Sinurat, Victor, dan Rizki Kumara Anindhita yang juga menjadi dokter spesialis anak. 

"Peserta dibekali materi tentang pengenalan tanda-tanda bahaya pada anak dan perubahan perilaku yang bisa menandakan kondisi kritis. Mereka juga diajarkan langkah-langkah pertolongan pertama sebelum membawa anak ke fasilitas kesehatan," terangnya.

Ia menuturkan, pelatihan ini diberikan secara gratis kepada masyarakat Kepulauan Seribu. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menurunkan angka kejadian penyakit serius pada bayi dan balita.

"Kami ingin membangun kolaborasi yang lebih erat antara petugas kesehatan dan masyarakat. Melalui meningkatnya pengetahuan orang tua, langkah pencegahan atau pengobatan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat,” imbuhnya.

Sementara itu, Lurah Pulau Panggang, Muhammad Fakih Burhanudin menyambut baik pelatihan ini karena dapat meningkatkan sensitivitas orang tua terhadap kondisi anak, serta pentingnya pemeriksaan rutin di Posyandu.

"Sangat bagus dan bermanfaat untuk ibu-ibu khususnya. Anak-anak itu daya tahan tubuhnya masih lemah, maka sangat penting sekali dijaga kesehatannya. Saya berharap kegiatan ini bisa berkelanjutan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Forum, Komunikasi, Pencegahan, Gangguan, Trantibum,  Kepulauan Seribu

Pemkab Kepulauan Seribu Berkomitmen Cegah Gangguan Tramtibum

Jumat, 23 Mei 2025 679

Tingkatkan Kapasitas Layanan, Pemprov DKI akan Perluas RSUD Tanah Abang

Tingkatkan Pelayanan, RSUD Tanah Abang akan Diperluas

Senin, 26 Mei 2025 850

Pramono Luncurkan Tiga Layanan Kesehatan untuk Warga Jakarta

Pramono Luncurkan Tiga Layanan Kesehatan Unggulan untuk Warga

Rabu, 14 Mei 2025 2798

Tinjau RSUD Tarakan, Rano Cek Rencana Pengembangan Bangunan

Tinjau RSUD Tarakan, Rano Cek Rencana Pengembangan Lahan

Jumat, 23 Mei 2025 2021

Puluhan Balita di Rusun Petamburan Diimunisasi

75 Balita di Rusun Petamburan Diimunisasi

Selasa, 29 April 2025 3019

BERITA POPULER
Perlintasan kereta dok 1

Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

Kamis, 16 Juli 2026 2023

Kebakaran pondok bambu

Kebakaran di Spark Sport Academy Pondok Bambu Berhasil Dipadamkan

Senin, 20 Juli 2026 729

Reza dan Nadya Siap Promosikan Pariwisata Berkelanjutan Kepulauan Seribu

Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

Minggu, 19 Juli 2026 867

3.Final Piala Dunia 2026 Jadi Pesta Rakyat

Rano Sebut Festival Rakyat Bola Gembira Dongkrak Ekonomi Kerakyatan

Senin, 20 Juli 2026 663

Controlled Landfill bantargebang gery ist

Penerapan Controlled Landfill di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Senin, 20 Juli 2026 598

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks