Salak Condet Diusulkan Mendapatkan Indikasi Geografis dari Kemenkum RI

Senin, 26 Mei 2025 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 1601

 Salak Condet Didorong untuk Mendapatkan Indikasi Geografis dari Kemenkum RI

(Foto: Nurito)

Setelah tanaman Duku Condet mendapatkan Indikasi Geografis dari Kementerian Hukum (Kemenkum) RI, kini giliran Salak Condet yang akan diajukan.

"Salak Condet merupakan flora yang menjadi maskot DKI Jakarta"

Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur, Taufik Yulianto mengatakan, pada pekan lalu tim dari Kemenkum RI telah berkunjung ke Kebun Bibit Condet di Kelurahan Balekambang, Kecamatan Kramat Jati untuk melihat tanaman Salak Condet.

"Kehadiran tim dari Kemenkum RI ini sangat bermanfaat bagi kami karena menjadi kesempatan untuk berdiskusi agar Salak Condet bisa mendapatkan indikasi geografis," ujarnya, Senin (24/5).

Taufik menyampaikan, hadir  kunjungan tersebut tersebut, Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum DKI Jakarta, Lusiana Wahyuniati; dan Sekretaris Tim Kerja Penguatan Indikasi Geografis Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkum RI, Puji.

Kemudian, dari Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Kementerian Pertanian RI terdiri dari, Ketua Tim Kerja Layanan Kerjasama dan Diseminasi Modernisasi Pertanian, Ikrarwati; dan Ketua Tim Kerja Program, Evaluasi, dan Penerapan Modernisasi Pertanian, Chery Soraya Ammatillah.

"Hadir juga dalam pertemuan itu perwakilan UPT lingkup pertanian Dimas KPKP DKI Jakarta, UPT P2BPT, UPT PPSHP, serta perwakilan dari Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Kepulauan Seribu," imbuhnya

Menurutnya, Suku Dinas KPKP Jakarta Timur bersama Dinas KPKP DKI Jakarta saat ini sedang berupaya agar keinginan tersebut dapat terwujud secepatnya.

Ia menambahkan, pengajuan Indikasi Geografis sangat bermanfaat untuk mendukung pelestarian Salak Condet yang kian langka sekaligus menjaga identitas Betawi.

"Salak Condet merupakan maskot DKI Jakarta yang belum mendapat hak paten dari Kemenkum RI. Kita akan terus perjuangkan," terangnya.

Taufik menjelaskan, Salak Condet memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dari jenis salak lainnya, antara lain daging buahnya yang tebal, berwarna agak kuning, kelat, dan tidak berair. 

"Ciri khas lain adalah kulitnya yang lebih tipis dan mudah dikupas. Selain itu, salak Condet juga memiliki aroma yang wangi, meskipun ukuran dan tingkat kemanisannya bervariasi," ucapnya.

Ia berharap, jika Salak Condet sudah mendapatkan Indikasi Geografis dari Kemenkum RI maka pelestarian buah yang menjadi kearifan lokal Jakarta ini bisa lebih maksimal.

"Kami tentunya juga akan terus membantu merawat, menjaga, dan melestarikan agar tanaman khas ini agar tidak punah," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Suhaimi Ingin Kearifan Lokal di Condet Bisa Lestari dan Berkembang

Suhaimi Ingin Kearifan Lokal di Condet Bisa Lestari dan Berkembang

Senin, 04 Juli 2022 2141

Gedung Balai Budaya Condet Resmi Dibuka

Gedung Balai Budaya Condet Resmi Dibuka

Sabtu, 11 November 2023 10296

Adi Kurnia: Tugu Salak Condet Bisa Jadi Ikon Wisata Baru

Adi Kurnia: Tugu Salak Condet Bisa Jadi Ikon Wisata Baru

Rabu, 10 Agustus 2022 2424

Progres Pembangunan Tugu Salak Condet Capai 50 Persen

Progres Pembangunan Tugu Salak Condet Capai 50 Persen

Jumat, 22 Juli 2022 3476

 Pertanian Perkotaan di DKI Diaparesiasi Dunia Internasional

Pertanian Perkotaan di DKI Diapresiasi Dunia Internasional

Kamis, 23 Mei 2019 3670

BERITA POPULER
IMG 20260711 WA0001

Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

Sabtu, 11 Juli 2026 7227

Pramono COJ 2026 rezap

Pramono Dukung Color of Jakarta, Potret Jejak Pembangunan Kota

Selasa, 07 Juli 2026 6511

Sosialisasi pergub rezap

Pramono Sebut Transparansi Perizinan Jadi Kunci Jakarta Kota Global

Selasa, 07 Juli 2026 6066

Pameran 100 Tahun Ali Sadikin bilal

Peringatan 100 Tahun, Pemprov DKI Komitmen Lanjutkan Legasi Ali Sadikin

Selasa, 07 Juli 2026 6001

IMG 20260713 WA0036

SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

Senin, 13 Juli 2026 1291

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks