Sudin KPKP Jaktim Mulai Periksa Hewan Kurban

Rabu, 14 Mei 2025 Reporter: Nurito Editor: Andry 794

 Jelang Idul Adha, Sudin KPKP Jaktim Mulai Periksa Hewan Kurban

(Foto: Istimewa)

Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur mulai melakukan pemeriksaan hewan kurban menjelang Iduladha tahun ini.

"Pemeriksaan kesehatan hewan kurban ini dalam rangka pengawasan,"

Kali ini pemeriksaan hewan kurban difokuskan di wilayah Kramat Jati dan Pasar Rebo dengan kekuatan tujuh personel dari suku dinas dan satpel kecamatan.

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Timur, Taufik Yulianto mengatakan, pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kesehatan hewan yang akan dikurbankan aman dari beragam penyakit. Khususnya penyakit zoonis yang bisa ditularkan pada manusia.

"Kegiatan pemeriksaan kesehatan hewan kurban ini dalam rangka pengawasan dan pengendalian penyakit antraks," katanya, Rabu (14/5).

Menurut Taufik, saat ini wilayah DKI Jakarta memang sudah bebas dari antraks. Walau demikian, pihaknya masih harus waspada terhadap ancaman penyakit tersebut.

Sementara itu, Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Suku Dinas KPKP Jakarta Timur, Theresia Ellita menjelaskan, kegiatan pengawasan kesehatan hewan kurban ini meliputi pengambilan sampel darah dan tanah di area kandang 

"Sampel darah diperiksa di laboratorium. Biasanya hasilnya keluar setelah tiga hari pemeriksaan," terangnya.

Ia mengimbau warga agar membeli hewan kurban di tempat penampungan hewan yang memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

Kegiatan hari ini juga merupakan agenda rutin Dinas KPKP DKI Jakarta melalui Pusyakeswannak dengan melakukan monitoring penyakit antraks di wilayah Pasar Rebo dan Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Ini dalam rangka menjamin keamanan dan kesehatan hewan kurban," ujarnya.

Dedi Hidayat (57) penjual hewan kurban di Jalan Kalisari II, RT 11/02 Kalisari, Pasar Rebo mengucapkan terima kasih kepada jajaran Suku Dinas KPKP Jakarta Timur yang telah membantu memeriksa kesehatan hewan kurbannya.

"Sangat apresiasi karena ini program bagus jelang Iduladha," tuturnya.

Ia mengaku mulai berjualan sapi pada 1 Mei 2025. Terhitung ada 103 ekor sapi asal Bali yang dijualnya dengan kisaran harga Rp18 juta-30 juta per ekor 

Zaenal (45), pedagang hewan kurban warga Jalan Kumbang RT 09/06 Batu Ampar,  Kramat Jati menambahkan, kondisi cuaca panas mempengaruhi kesehatan hewan kurban. Namun kondisi tersebut telah diantisipasi dengan pemberian vitamin dan jamu pada hewan.

"Setiap tahun petugas rutin periksa hewan yang saya jual dan mereka juga memberikan vaksin. Jadi ini sangat membantu," tandasnya.

BERITA TERKAIT
20 Kilogram Cabai Dipanen di Urban Farming RW 06 Pulo Gebang

20 Kilogram Cabai Dipanen di Lahan Urban Farming RW 06 Pulo Gebang

Jumat, 09 Mei 2025 985

Sudin KPKP Jaktim Berhasil Sterilisasi 328 Kucing

Sudin KPKP Jaktim Sterilisasi 128 Kucing di Sekretariat RW 06 Kelurahan Dukuh

Kamis, 08 Mei 2025 1520

 Sudin KPKP Jaktim Gelar Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan

100 Warga Jaktim Ikuti Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan

Selasa, 06 Mei 2025 756

Urban Farming di RW 06 Pulo Gebang akan Dijadikan Edu Farm

Urban Farming di RW 06 Pulo Gebang akan Dijadikan Edu Farm

Senin, 28 April 2025 1111

Warga Jaktim Buruan Yuk Daftar Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan!

Warga Jaktim Buruan Yuk Daftar Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan!

Jumat, 25 April 2025 778

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2380

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2455

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1751

Taman Lapangan Banteng doc

Pemprov DKI Bakal Gelar Halalbihalal di Lapangan Banteng

Sabtu, 21 Maret 2026 603

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 1007

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks