Sudin KPKP Jaktim Mulai Periksa Hewan Kurban

Rabu, 14 Mei 2025 Reporter: Nurito Editor: Andry 716

 Jelang Idul Adha, Sudin KPKP Jaktim Mulai Periksa Hewan Kurban

(Foto: Istimewa)

Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur mulai melakukan pemeriksaan hewan kurban menjelang Iduladha tahun ini.

"Pemeriksaan kesehatan hewan kurban ini dalam rangka pengawasan,"

Kali ini pemeriksaan hewan kurban difokuskan di wilayah Kramat Jati dan Pasar Rebo dengan kekuatan tujuh personel dari suku dinas dan satpel kecamatan.

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Timur, Taufik Yulianto mengatakan, pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kesehatan hewan yang akan dikurbankan aman dari beragam penyakit. Khususnya penyakit zoonis yang bisa ditularkan pada manusia.

"Kegiatan pemeriksaan kesehatan hewan kurban ini dalam rangka pengawasan dan pengendalian penyakit antraks," katanya, Rabu (14/5).

Menurut Taufik, saat ini wilayah DKI Jakarta memang sudah bebas dari antraks. Walau demikian, pihaknya masih harus waspada terhadap ancaman penyakit tersebut.

Sementara itu, Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Suku Dinas KPKP Jakarta Timur, Theresia Ellita menjelaskan, kegiatan pengawasan kesehatan hewan kurban ini meliputi pengambilan sampel darah dan tanah di area kandang 

"Sampel darah diperiksa di laboratorium. Biasanya hasilnya keluar setelah tiga hari pemeriksaan," terangnya.

Ia mengimbau warga agar membeli hewan kurban di tempat penampungan hewan yang memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

Kegiatan hari ini juga merupakan agenda rutin Dinas KPKP DKI Jakarta melalui Pusyakeswannak dengan melakukan monitoring penyakit antraks di wilayah Pasar Rebo dan Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Ini dalam rangka menjamin keamanan dan kesehatan hewan kurban," ujarnya.

Dedi Hidayat (57) penjual hewan kurban di Jalan Kalisari II, RT 11/02 Kalisari, Pasar Rebo mengucapkan terima kasih kepada jajaran Suku Dinas KPKP Jakarta Timur yang telah membantu memeriksa kesehatan hewan kurbannya.

"Sangat apresiasi karena ini program bagus jelang Iduladha," tuturnya.

Ia mengaku mulai berjualan sapi pada 1 Mei 2025. Terhitung ada 103 ekor sapi asal Bali yang dijualnya dengan kisaran harga Rp18 juta-30 juta per ekor 

Zaenal (45), pedagang hewan kurban warga Jalan Kumbang RT 09/06 Batu Ampar,  Kramat Jati menambahkan, kondisi cuaca panas mempengaruhi kesehatan hewan kurban. Namun kondisi tersebut telah diantisipasi dengan pemberian vitamin dan jamu pada hewan.

"Setiap tahun petugas rutin periksa hewan yang saya jual dan mereka juga memberikan vaksin. Jadi ini sangat membantu," tandasnya.

BERITA TERKAIT
20 Kilogram Cabai Dipanen di Urban Farming RW 06 Pulo Gebang

20 Kilogram Cabai Dipanen di Lahan Urban Farming RW 06 Pulo Gebang

Jumat, 09 Mei 2025 897

Sudin KPKP Jaktim Berhasil Sterilisasi 328 Kucing

Sudin KPKP Jaktim Sterilisasi 128 Kucing di Sekretariat RW 06 Kelurahan Dukuh

Kamis, 08 Mei 2025 1399

 Sudin KPKP Jaktim Gelar Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan

100 Warga Jaktim Ikuti Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan

Selasa, 06 Mei 2025 696

Urban Farming di RW 06 Pulo Gebang akan Dijadikan Edu Farm

Urban Farming di RW 06 Pulo Gebang akan Dijadikan Edu Farm

Senin, 28 April 2025 992

Warga Jaktim Buruan Yuk Daftar Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan!

Warga Jaktim Buruan Yuk Daftar Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan!

Jumat, 25 April 2025 693

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 2610

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 734

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 637

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1399

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1014

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks