Produk Takjil di Jl Angkasa Raya Bebas Zat Berbahaya

Selasa, 18 Maret 2025 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 850

BBPOM - Pemkot Jakpus Tidak Temukan Pangan Takjil Berbahaya Dijual di Kemayoran

(Foto: Istimewa)

Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta bersama Pemerintah Kota Jakarta Pusat, melaksanakan pengawasan  makanan siap saji berbuka puasa (takjil) di sekitar bundaran Jalan Angkasa Raya, depan Masjid Akbar RW 06 Kebon Kosong, Kemayoran, Selasa (18/3).

"Sebanyak 23 sampel takjil yang dijual pedagang kami periksa."

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Seko Jakarta Pusat,.Bakwan Ferizan Ginting menjelaskan, sebanyak 23 sampel takjil yang dijual pedagang diperiksa petugas di mobil laboratorium untuk mengetahui apakah ada kandungan zat berbahayanya.

"Sebanyak 23 sampel takjil yang dijual pedagang kami periksa. Alhamdulilah, hasil pemeriksaan di mobil laboratorium tidak ditemukan zat berbahaya yang terkandung di dalam makanan yang dijual kepada masyarakat," ujar Bakwan Ferizan Ginting, Selasa (18/3).

Ia bersyukur, pangan takjil yang dijual oleh pedagang di sekitaran bundaran Jalan Angkasa Raya aman dikonsumsi oleh masyarakat.

"Pedagang yang berjualan di sini juga warga RW 06 Kelurahan Kebon Kosong," paparnya.

Sementara Kepala BBPOM di Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar memaparkan, pemeriksaan laboratorium dilakukan untuk mengetahui apakah produk takjil yang di jual mengandung.bahan berbahaya seperti Formalin, Boraks, Metanil Yellow dan Rhodamin B.

"Alhamdulilah, hasil tes tidak menemukan zat berbahaya dari pangan takjil yang dijual di sekitaran bundaran Jalan Angkasa Raya," jelasnya.

Selain memeriksa produk kuliner, menurut Sofiana, pihaknya juga  melakukan edukasi kepada masyarakat dan pedagang tentang larangan penggunaan zat berbahaya pada makanan.

"Jika kami menemukan adanya makanan dan minuman mengandung zat berbahaya akan disita dan dimusnahkan, memutus mata rantai serta melakukan pembinaan kepada pedagang," jelasnya.

Sofia  menambahkan, pihaknya juga akan melakukan pengawasan pangan yang akan digunakan menjadi hampers menjelang Idul Fitri 1446 H.

"Kami akan melakukan pengawasan di importir dan distributor pangan yang dijadikan hampers guna memastikan produk yang beredar aman dikonsumsi warga," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Petugas Gabungan Periksa Takjil di Pasar Perumnas Klender

Petugas Tak Temukan Takjil Berbahaya di Kawasan Pasar Perumnas Klender

Kamis, 13 Maret 2025 1075

 Sudin Kesehatan Jaktim Periksa 375 Sampel Takjil

Sudin Kesehatan Jaktim Sudah Periksa 375 Sampel Takjil

Rabu, 12 Maret 2025 852

Sudinkes Jakarta Utara Periksa Takjil di RW 02 Papanggo

Suku Dinas Kesehatan Jakut Periksa Takjil di Jalan Papanggo I

Selasa, 11 Maret 2025 907

Pemkot Jakpus - BBPOM Jakarta Gelar Pengawasan di Sentra Takjil Benhil

Pemkot Jakpus dan BBPOM Gelar Pengawasan di Sentra Takjil Benhil

Senin, 10 Maret 2025 930

KPKP Jakpus Rencanakan Pengawasan Takjil Dimulai Pekan Kedua

Pengawasan Takjil di Jakpus Dimulai Pekan Kedua Ramadan

Minggu, 02 Maret 2025 1477

BERITA POPULER
Pramono Sebut RW Kumuh di Jakarta Menurun Drastis, Jadi 211 RW

Pramono Sebut RW Kumuh di Jakarta Menurun Drastis

Rabu, 06 Mei 2026 511

Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 949

Pajak Kendaraan listrik jati

Pemberian Insentif Kendaraan Listrik Dukung Kampanye Energi Bersih

Selasa, 05 Mei 2026 692

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 878

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1228

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks