Keamanan Pangan Takjil di Kawasan Pasar Rawamangun Diperiksa

Jumat, 07 Maret 2025 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 1678

Petugas Gabungan Periksa Takjil di Rawamangun

(Foto: Nurito)

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta melakukan pemeriksaaan takjil di kawasan Pasar Rawamangun.

"Memberikan rasa aman bagi masyarakat"

Dalam pemeriksaan yang dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Kota Jakarta Timur, Fauzi tersebut dikerahkan sebanyak 25 personel gabungan untuk mengambil dan memeriksa 19 sampel takjil.

Fauzi menyampaikan apresiasi kepada BBPOM di Jakarta yang sudah bersinergi dengan Pemkot Jakarta Timur untuk.memastikan masyarakat tidak mengonsumsi produk pangan berbahaya.

"Pemeriksaan ini dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat," ujarnya, Jumat (7/3).

Kepala BBPOM di Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar mengatakan, takjil yang diperiksa di antaranya, lontong, tahu goreng, pacar cina, kolak, putu mayang hingga mi kuning.

"Setelah dilakukan pengujian di mobil laboratorium didapati mi kuning dan tahu goreng yang mengandung formalin," bebernya.

Sofiyani menjelaskan, takjil yang diketahui mengandung bahan berbahaya tersebut langsung disita untuk dimusnahkan.

"Pedagang yang menjual takjil mengandung formalin ini langsung kita edukasi agar tidak menjual makanan yang mengandung zat dan bahan berbahaya," terangnya.

Menurutnya, penelusuran lebih lanjut akan dilakukan untuk mengetahui produsen dari mi kuning dan tahu isi mengandung formalin tersebut.

"Para pelaku usaha harus terus berkomitmen menjual produk pangan aman konsumsi," ungkapnya.

Sementara, Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur, Taufik Yulianto menambahkan, pengawasan produk pangan hasil pertanian, peternakan, dan perikanan terus dilakukan, termasuk saat Ramadan.

"Kami minta produsen maupun pedagang menaati peraturan yang ada, tidak menjual produk pangan yang mengandung zat atau bahan yang membahayakan untuk kesehatan," ucapnya.

Taufik juga mengingatkan agar pembeli atau konsumen untuk berhati-hati dan tetap selektif agar terhindar dari mengonsumsi produk pangan berbahaya.

"Jangan hanya tergiur karena harga yang murah, tapi kemudian juga mengabaikan kualitas," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Rusunpreneur 2025, Warga Tiga Rusunawa Ini Dilatih Memproduksi Bakso

Warga di Tiga Rusunawa Dibekali Pelatihan Membuat Bakso Berkualitas

Selasa, 04 Maret 2025 936

Rusunpreneur 2025, Warga Tiga Rusunawa Ini Dilatih Memproduksi Bakso

Warga di Tiga Rusunawa Dibekali Pelatihan Membuat Bakso Berkualitas

Selasa, 04 Maret 2025 936

KPKP Jakpus Rencanakan Pengawasan Takjil Dimulai Pekan Kedua

Pengawasan Takjil di Jakpus Dimulai Pekan Kedua Ramadan

Minggu, 02 Maret 2025 1497

BBPOM Terus Tingkatkan Sosialisasi Pengetahuan Keamanan Pangan

BBPOM Terus Tingkatkan Sosialisasi Pengetahuan Keamanan Pangan

Kamis, 13 Februari 2025 800

BBPOM Jakarta Gelar Advokasi Lintas Sektor Pengawasan - Pembinaan Obat dan Makanan

BBPOM di Jakarta Advokasi Lintas Sektor Pengawasan Obat dan Makanan 2025

Kamis, 23 Januari 2025 1169

BERITA POPULER
Kebakaran sunter agung anita

Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

Rabu, 13 Mei 2026 6072

LRT fase 1b gery ist

Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

Rabu, 13 Mei 2026 965

183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

Selasa, 12 Mei 2026 1286

Monas dok2

Pramono: Jakarta Tetap Ibu Kota hingga Terbitnya Keppres

Rabu, 13 Mei 2026 756

Hewan kurban sapi bilal

Pramono Pastikan Harga Hewan Kurban Masih Terkendali

Selasa, 12 Mei 2026 1085

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks