Dinas PPKUKM dan BBPOM Lakukan Pengawasan di Central Market PIK

Senin, 09 Desember 2024 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 1526

DPPKUKM dan BBPOM di Jakarta Gelar Pengawasan Produk Jelang Nataru di PIK

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) dan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di DKI Jakarta, Senin (9/12), melakukan pengawasan produk makanan dan minuman pada salah satu swalayan di Central Market PIK, Kamal Muara, Penjaringan.

"Tujuannya untuk memberi rasa aman dan nyaman pada masyarakat berbelanja," 

Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elizabeth Ratu Rante Alo mengatakan, pengawasan terpadu ini terkait dengan hari besar keagamaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Selain menyasar produk minuman dan makanan, kelayakan kemasan, izin edar serta masa kadaluarsa, menurut Ratu, pengawasan juga melakukan pemeriksaan terhadap alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya (UTTP) terkait timbangan.

"Tujuannya untuk memberi rasa aman dan nyaman pada masyarakat berbelanja," katanya.

Diakui Ratu, pihaknya akan melakukan pengawasan serupa di tujuh lokasi berbeda.

"Kita akan lakukan di beberapa titik. Tapi tempat masih rahasia," tegasnya.

Kepala BBPOM di DKI Jakarta, Sofiani Chandrawati Anwar menambahkan, momentum peringatan hari besar keagamaan umumnya meningkatkan supply dan demand pasar. 

Situasi ini, menurutnya, rawan dimanfaatkan sejumlah oknum mengedarkan produk makanan tanpa izin, kedaluarsa dan produk rusak.

Karena itu, sejak November ini jajarannya telah melakukan intensifikasi pengawasan produk makanan minuman. Tidak hanya ke pasar swalayan dan pasar tradisional, Sofi menegaskan intensifikasi pengawasan juga menyasar distributor dan importir khusus terkait pangan olahan.

Terkait pengawasan hari ini, Sofi memastikan tidak menemukan produk pangan berbahaya akibat terpapar zat seperti formalin, rhodami dan boraks. 

Namun, masih didapati masing-masing dua produk tanpa izin edar dan kadaluarsa, serta satu produk mengalami kemasan rusak.

"Tadi pihak manajemen sudah bersedia secara mandiri menurunkan produk dari display dan memastikan tidak menjual serta akan dimusnahkan," ungkapnya.

"Bagi konsumen jangan lupa, cek klik, yaitu cek kemasan, cek label, cek izin edar dan cek kedaluarsa produk sebelum membeli," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Personel Gabungan Lakukan Pengawasan Enam Pasar Tradisional di Jaktim

Anwar Pimpin Pengawasan Produk Pangan di Enam Pasar Tradisional

Selasa, 22 Oktober 2024 1415

 Dinas PPKUKM Intensifkan Pengawasan Terpadu Produk Makanan Minuman

Dinas PPKUKM dan BPOM DKI Lakukan Pengawasan Produk Pangan di Jakpus

Kamis, 21 Maret 2024 8965

23 Sampel Takjil di Rawamangun Diperiksa Tim Gabungan

Takjil di Pasar Rawamangun Bebas Zat Berbahaya

Rabu, 03 April 2024 11240

BERITA POPULER
Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3423

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1699

Pramono kunjungan ciangir rezap

Manfaatkan Sampah Organik, DKI Bakal Bangun Pusat Ketahanan Pangan di Ciangir

Jumat, 31 Juli 2026 1521

Urban Farming Rudin Lurah Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Selasa, 04 Agustus 2026 797

Selama Bulan Juli, 441 Ekor Kucing di Jaksel Sudah di Sterilisasi

441 Ekor Kucing Sudah Disterilisasi di Jaksel

Senin, 03 Agustus 2026 886

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks