Dinas PPKUKM dan BBPOM Lakukan Pengawasan di Central Market PIK

Senin, 09 Desember 2024 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 1428

DPPKUKM dan BBPOM di Jakarta Gelar Pengawasan Produk Jelang Nataru di PIK

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) dan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di DKI Jakarta, Senin (9/12), melakukan pengawasan produk makanan dan minuman pada salah satu swalayan di Central Market PIK, Kamal Muara, Penjaringan.

"Tujuannya untuk memberi rasa aman dan nyaman pada masyarakat berbelanja," 

Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elizabeth Ratu Rante Alo mengatakan, pengawasan terpadu ini terkait dengan hari besar keagamaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Selain menyasar produk minuman dan makanan, kelayakan kemasan, izin edar serta masa kadaluarsa, menurut Ratu, pengawasan juga melakukan pemeriksaan terhadap alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya (UTTP) terkait timbangan.

"Tujuannya untuk memberi rasa aman dan nyaman pada masyarakat berbelanja," katanya.

Diakui Ratu, pihaknya akan melakukan pengawasan serupa di tujuh lokasi berbeda.

"Kita akan lakukan di beberapa titik. Tapi tempat masih rahasia," tegasnya.

Kepala BBPOM di DKI Jakarta, Sofiani Chandrawati Anwar menambahkan, momentum peringatan hari besar keagamaan umumnya meningkatkan supply dan demand pasar. 

Situasi ini, menurutnya, rawan dimanfaatkan sejumlah oknum mengedarkan produk makanan tanpa izin, kedaluarsa dan produk rusak.

Karena itu, sejak November ini jajarannya telah melakukan intensifikasi pengawasan produk makanan minuman. Tidak hanya ke pasar swalayan dan pasar tradisional, Sofi menegaskan intensifikasi pengawasan juga menyasar distributor dan importir khusus terkait pangan olahan.

Terkait pengawasan hari ini, Sofi memastikan tidak menemukan produk pangan berbahaya akibat terpapar zat seperti formalin, rhodami dan boraks. 

Namun, masih didapati masing-masing dua produk tanpa izin edar dan kadaluarsa, serta satu produk mengalami kemasan rusak.

"Tadi pihak manajemen sudah bersedia secara mandiri menurunkan produk dari display dan memastikan tidak menjual serta akan dimusnahkan," ungkapnya.

"Bagi konsumen jangan lupa, cek klik, yaitu cek kemasan, cek label, cek izin edar dan cek kedaluarsa produk sebelum membeli," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Personel Gabungan Lakukan Pengawasan Enam Pasar Tradisional di Jaktim

Anwar Pimpin Pengawasan Produk Pangan di Enam Pasar Tradisional

Selasa, 22 Oktober 2024 1283

 Dinas PPKUKM Intensifkan Pengawasan Terpadu Produk Makanan Minuman

Dinas PPKUKM dan BPOM DKI Lakukan Pengawasan Produk Pangan di Jakpus

Kamis, 21 Maret 2024 8831

23 Sampel Takjil di Rawamangun Diperiksa Tim Gabungan

Takjil di Pasar Rawamangun Bebas Zat Berbahaya

Rabu, 03 April 2024 11152

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 889

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 813

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1187

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 608

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1132

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks