Ahok Kecewa Pedagang Lenggang Jakarta Pakai Formalin

Jumat, 14 Agustus 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Widodo Bogiarto 6639

Makanan Berformalin, Ahok Masih Maafkan Pedagang Lenggang Jakarta

(Foto: Reza Hapiz)

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyayangkan masih ditemukannya makanan berformalin di Lenggang Jakarta, Monas, Jakarta Pusat. Kendati demikian pedagang masih dimaafkan dan diberikan kesempatan lagi untuk berjualan. Namun tetap harus memperbaiki kualitas makanan yang dijual.

Padahal waktu itu kita sudah membuat sistem, semua makanan yang masuk nggak boleh ganti-ganti pemasok, sudah ada kontrak

"Untuk tahap pertama oke lah kita maafkan," kata Ahok di Balaikota, Jumat (14/8).

Ahok mengaku telah meminta kepada pedagang untuk selektif dalam memilih pemasok makanan. Sehingga makanan yang dijual bebas dari bahan berbahaya. Selain itu telah dibuat sistem agar pamasok makanan ke Lenggang Jakarta tidak boleh ganti-ganti sembarangan.

"Padahal waktu itu kita sudah membuat sistem, semua makanan yang masuk nggak boleh ganti-ganti pemasok, sudah ada kontrak. Kalau sampai dia ganti pemasok pasti kecelakaan gitu," ujar Ahok.

Menurut Ahok, sebagian makanan yang mengandung bahan berformalin, biasanya berasal dari pemasok, seperti kerupuk dan tahu. "Kita akan lihat, kalau dari pemasok, makanya pemasoknya kita kejar. Makanya kalau dari pemasok kamu (pedagang) kan bisa tanya kamu punya sertifikat BPOM (Badan Pengawas Obat Makanan) nggak," tukas Ahok.

Sebelumnya BPOM menemukan lima sampel makanan yang mengandung zat berbahaya seperti boraks, formalin, dan rodamine B atau zat pewarna tekstil. Bahan berbahaya tersebut ditemukan dari makanan ketupat, gulali, kerupuk merah dan mie kuning.

Penemuan makanan berbahaya tersebut setelah dilakukan pengujian laboratorium dari 81 jajanan makanan pedagang Lenggang Jakarta. Lima sampel makanan yang positif berisi kandungan zat berbahaya itu terdiri dari dua sampel makanan ketupat mengandung boraks.

Kemudian dua sampel makanan kerupuk merah dan gulali yang mengandung rodamine B‎ atau zat pewarna tekstil. Ada juga satu sampel makanan mie kuning ya‎ng mengandung dua macam zat berbahaya, boraks dan formalin.

BERITA TERKAIT
Dinas KUMKMP DKI Layangkan SP ke Pedagang Lenggang Jakarta

Jual Makanan Berbahaya, PKL Lenggang Jakarta Bakal Diusir

Jumat, 14 Agustus 2015 5257

Makanan Lenggang Jakarta Ditemukan Mengandung Zat Berbahaya

5 Sampel Makanan di Lenggang Jakarta Mengandung Zat Berbahaya

Jumat, 14 Agustus 2015 6223

 32 Kios di Lenggang Jakarta Masih Kosong

32 Kios di Lenggang Jakarta Masih Kosong

Rabu, 29 Juli 2015 4158

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7085

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4766

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1472

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2384

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2260

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks