Ahok Kecewa Pedagang Lenggang Jakarta Pakai Formalin

Jumat, 14 Agustus 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Widodo Bogiarto 6480

Makanan Berformalin, Ahok Masih Maafkan Pedagang Lenggang Jakarta

(Foto: Reza Hapiz)

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyayangkan masih ditemukannya makanan berformalin di Lenggang Jakarta, Monas, Jakarta Pusat. Kendati demikian pedagang masih dimaafkan dan diberikan kesempatan lagi untuk berjualan. Namun tetap harus memperbaiki kualitas makanan yang dijual.

Padahal waktu itu kita sudah membuat sistem, semua makanan yang masuk nggak boleh ganti-ganti pemasok, sudah ada kontrak

"Untuk tahap pertama oke lah kita maafkan," kata Ahok di Balaikota, Jumat (14/8).

Ahok mengaku telah meminta kepada pedagang untuk selektif dalam memilih pemasok makanan. Sehingga makanan yang dijual bebas dari bahan berbahaya. Selain itu telah dibuat sistem agar pamasok makanan ke Lenggang Jakarta tidak boleh ganti-ganti sembarangan.

"Padahal waktu itu kita sudah membuat sistem, semua makanan yang masuk nggak boleh ganti-ganti pemasok, sudah ada kontrak. Kalau sampai dia ganti pemasok pasti kecelakaan gitu," ujar Ahok.

Menurut Ahok, sebagian makanan yang mengandung bahan berformalin, biasanya berasal dari pemasok, seperti kerupuk dan tahu. "Kita akan lihat, kalau dari pemasok, makanya pemasoknya kita kejar. Makanya kalau dari pemasok kamu (pedagang) kan bisa tanya kamu punya sertifikat BPOM (Badan Pengawas Obat Makanan) nggak," tukas Ahok.

Sebelumnya BPOM menemukan lima sampel makanan yang mengandung zat berbahaya seperti boraks, formalin, dan rodamine B atau zat pewarna tekstil. Bahan berbahaya tersebut ditemukan dari makanan ketupat, gulali, kerupuk merah dan mie kuning.

Penemuan makanan berbahaya tersebut setelah dilakukan pengujian laboratorium dari 81 jajanan makanan pedagang Lenggang Jakarta. Lima sampel makanan yang positif berisi kandungan zat berbahaya itu terdiri dari dua sampel makanan ketupat mengandung boraks.

Kemudian dua sampel makanan kerupuk merah dan gulali yang mengandung rodamine B‎ atau zat pewarna tekstil. Ada juga satu sampel makanan mie kuning ya‎ng mengandung dua macam zat berbahaya, boraks dan formalin.

BERITA TERKAIT
Dinas KUMKMP DKI Layangkan SP ke Pedagang Lenggang Jakarta

Jual Makanan Berbahaya, PKL Lenggang Jakarta Bakal Diusir

Jumat, 14 Agustus 2015 5022

Makanan Lenggang Jakarta Ditemukan Mengandung Zat Berbahaya

5 Sampel Makanan di Lenggang Jakarta Mengandung Zat Berbahaya

Jumat, 14 Agustus 2015 5956

 32 Kios di Lenggang Jakarta Masih Kosong

32 Kios di Lenggang Jakarta Masih Kosong

Rabu, 29 Juli 2015 4041

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9250

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3222

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3642

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1936

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1508

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks