Cuaca Ekstrem, BPBD Ajak Masyarakat Berkolaborasi Hadapi Ancaman Bencana

Jumat, 06 Desember 2024 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 1353

Cuaca Ekstrem, BPBD Ajak Masyarakat Berkolaborasi Hadapi Ancaman Bencana

(Foto: Andri Widiyanto)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta terus menggencarkan sosialisasi terkait kesiapsiagaan terhadap bencana, termasuk ancaman angin kencang.

"Utamakan keselamatan dan pastikan lingkungan sekitar dalam kondisi aman,"

Terlebih, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena La Nina serta seruak udara dingin dari Siberia akan meningkatkan curah hujan hingga 20 persen dan memicu terjadinya angin kencang di wilayah Jabodetabek menjelang akhir 2024.

Edukasi ini secara rutin dilaksanakan di sekolah, gedung perkantoran, rumah sakit, gedung pemerintahan dan komunitas dibarengi simulasi evakuasi serta pelatihan tanggap darurat.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnaw Adji mengatakan, imbauan keselamatan terus disebarluaskan melalui berbagai platform, termasuk media sosial, dengan slogan ‘Kenali bahayanya, kurangi risikonya, siap untuk selamat’.

Ia menyampaikan, dikarenakan cuaca ekstrem, BPBD mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas di sekitar kali, sungai, waduk, dan danau. Orang tua juga diminta mengawasi anak-anak mereka yang bermain, berenang, atau memancing di area tersebut.

“Perhatikan pula kondisi jalanan di bantaran sungai yang retak, karena dapat berpotensi longsor,” ujar Isnawa, Jumat (6/12).

Selain itu, BPBD mengajak warga untuk selalu menjaga kebersihan di sekitar rumah, memperhatikan saluran air yang dapat mengakibatkan penyumbatan serta aliran air terganggu. Warga juga diminta waspada terhadap petir dan angin kencang. Jika terjadi cuaca buruk, segeralah berlindung di tempat yang aman.

“Utamakan keselamatan dan pastikan lingkungan sekitar dalam kondisi aman,” kata Isnawa.

Ia meminta warga tetap waspada dan segera melaporkan kejadian atau potensi bencana melalui layanan Jakarta Siaga 112 yang beroperasi 24 jam. Isnawa menilai, kolaborasi dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman.

“Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pihak terkait, DKI Jakarta siap menghadapi potensi cuaca ekstrem, angin kencang, dan potensi banjir serta genangan untuk menjaga keselamatan warganya,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
BPBD DKI Gelar FGD Mitigasi Pencegahan Jakarta Kurangi Banjir

BPBD DKI Ajak Swasta Ikut Mitigasi Banjir Jakarta

Senin, 02 Desember 2024 1858

BPBD Siapkan Langkah Proaktif Hadapi Musim Hujan

BPBD Siapkan Langkah Proaktif Hadapi Musim Hujan

Rabu, 13 November 2024 1735

BPBD Minta Warga Waspada Bangunan Roboh saat Musim Hujan

BPBD Minta Warga Waspada Bangunan Roboh saat Musim Hujan

Selasa, 12 November 2024 1997

BERITA POPULER
Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3396

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1677

Pramono kunjungan ciangir rezap

Manfaatkan Sampah Organik, DKI Bakal Bangun Pusat Ketahanan Pangan di Ciangir

Jumat, 31 Juli 2026 1485

Urban Farming Rudin Lurah Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Selasa, 04 Agustus 2026 745

Selama Bulan Juli, 441 Ekor Kucing di Jaksel Sudah di Sterilisasi

441 Ekor Kucing Sudah Disterilisasi di Jaksel

Senin, 03 Agustus 2026 840

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks