BBBPOM Jakarta Sosialisasikan Layanan Digital Informasi ke Pelajar

Jumat, 20 September 2024 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 1091

BBBPOM di Jakarta Sosialisasikan Layanan Digital Informasi Obat

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Balai Besar Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BBBPOM) di Jakarta, mensosialisasikan sistem layanan antrian online yang dinamakan Online Queueing (OQ Jak) serta layanan informasi dan pengaduan 24 jam melalui WhatsApp (LAILA 24).

"Memenuhi ekspektasi masyarakat agar dapat memberikan pelayanan secara humanis, inklusif dan lebih modern,"

Kepala BBPOM di Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar mengatakan, sosialisasi ini disampaikan dalam rangkaian kegiatan pengawalan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Aman di 65 sekolah dan madrasah seJakarta. Kegiatan dilaksanakan di Hotel Acacia Jakarta Pusat, Rabu (18/9) dan Kamis (19/9) kemarin.

Menurut Sofi, pertumbuhan revolusi industri 4.0 menuju era society 5.0 menjadikan seluruh sektor harus memiliki kemampuan beradaptasi dengan cepat dan merubah cara kerja konvensional. Transformasi layanan itu termasuk sektor publik yang dilaksanakan pemerintah.

"Layanan yang kami bangun ini tujuannya memenuhi ekspektasi masyarakat agar dapat memberikan pelayanan secara humanis, inklusif dan lebih modern," katanya, melalui rilis yang diterima redaksi Berita Jakarta, Jumat (20/9).

Dilanjutkan Sofi, dengan bonus demografi 71,6 persen penduduk usia produktif, Indonesia memiliki indeks literasi digital sebesar 3,59 yang termgolong kategori baik. Hal ini menurutnya sebagai peluang yang harus dimanfaatkan mengupayakan digitalisasi pengawasan Obat dan Makanan.

Dijelaskannya, OQ Jak dapat diakses pada laman www.oqjak.bbpomjakarta.id. Aplikasi yang dikembangkan itu akan memberikan layanan tanpa waktu tunggu karena petugas telah siap dan mengantisipasi jadwal kedatangan pelanggan.

"Inovasi ini upaya mencegah praktik percaloan. Aplikasi memberikan masyarakat kepastian, informasi dan pengetahuan yang memadai mengurus keperluan terkait layananan BBPOM di Jakarta secara mandiri," terangnya.

Sedangkan LAILA 24, jelaskan Sofi, akan memberikan layanan informasi dan pengaduan tanpa jeda waktu menggunakan chatbot Artificial Intelligence (AI). Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi spesifik terkait obat dan makanan bisa mengakses layanan melalui WhatsApp LAILA 24 di Nomor 082211267771.

Menurut Sofi, pihaknya sengaja menyasar Kader Keamanan Pangan Sekolah / Madrasah sebagai target sosialisasi layanan digital ini, dengan harapan bisa mendukung keamanan PJAS sekaligus menyebarluaskannya ke pelajar lain siswa di sekolah masing-masing.  

"Untuk jangkauan yang lebih luas, layanan ini telah tersedia pada subsite Jakarta.pom.go.id serta portal JakKonek yang telah terintegrasi pada berbagai media digital Provinsi DKI Jakarta,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pemprov DKI - BBPOM Jalin Nota Kesepakatan Pengawasan Obat dan Makanan

Pemprov DKI - BBPOM Jalin Nota Kesepakatan Pengawasan Obat dan Makanan

Jumat, 30 Agustus 2024 2989

BBPOM DKI, Sosialisasi, Pemberdayaan, Obat, Makanan, Kepulauan Seribu

BBPOM di Jakarta Sosialisasikan Pemberdayaan Obat dan Makanan di Kepulauan Seribu

Senin, 26 Agustus 2024 1356

BBPOM di Jakarta Luncurkan JakKonek

BBPOM di Jakarta Luncurkan JakKonek

Minggu, 14 Juli 2024 1875

BERITA POPULER
Pjj ist

Pemprov DKI Perpanjang PJJ Sampai 8 September

Senin, 07 September 2026 7368

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy (5)

Ini Pemicu Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta

Selasa, 08 September 2026 2623

Layanan transjakarta otoy 1

Pramono Imbau Warga Proaktif Urus Kartu Layanan Transportasi Gratis

Selasa, 08 September 2026 1639

TJ Kelola Angkutan Laut jati

Angkutan Laut Transjakarta Perkuat Konektivitas Kepulauan Seribu

Jumat, 04 September 2026 2861

Enam Mobil Tangki Dikerahkan Semprot Sejumlah Trotoar di Jaktim

Enam Mobil Tangki Air Bersihkan Abu Vulkanik di Sejumlah Ruas Jalan di Jaktim

Minggu, 06 September 2026 2144

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks