Satgas Badan Air Bikin Busana Tradisional dari Sampah Plastik

Minggu, 01 September 2024 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 3422

ups badan air

(Foto: Nurito)

Lima personel Satgas Unit Pengelola Sampah (UPS) Badan Air Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, berkreasi membuat busana tradisional daerah dari sampah plastik.

"Busana daerah ini cocok untuk kegiatan karnaval.atau lomba,". 

Ide kreatif yang didasari untuk memanfaatkan sampah plastik menjadi benda bernilai ekonomis, mulai mereka.wujudkan Juni 2024 lalu. 

Setiap hari, usai jam kerja atau saat waktu istirahat, mereka mengumpulkan berbagai jenis sampah plastik. Kemudian membersihkannya, lalu menyulam dan merangkai menjadi busana tradisional daerah serta sandal.

Lima Satgas yang terlibat dalam pembuatan kerajinan tangan berbahan dasar plastik ini adalah, Rudi Salam (47) yang juga sebagai koordinator. Kemudian, Lusiana Simbolon (39), Megawati (49), Yuniarsih (47) dan Hana Febri (26).

Mereka mengerjakannya di sebuah saung berukuran 3x4 meter persegi di sisi barat Kalibaru, Kelurahan Pekayon, Pasar Rebo.

Menurut Rudi, inisiatif membuat pakaian tradisional dari sampah plastik tercetus saat akan digelar parade perahu berbahan dasar botol dan galon di Kanal Banjir Timur (KBT). Dalam festival ini, peserta diwajibkan untuk mengenakan pakaian tradisional daerah.

"Nah, dari situ saya sama temen-temen mulai mencoba membuat busana daerah berbahan dasar plastik," tutur Rudi, Minggu (1/9).

Diungkapkan Rudi, dalam proses pembuatan busana daerah, masing-masing berbagi tugas. Ada yang membuat pola, menyetrika plastik satu dengan lainnya agar merekat, ada yang menempelkan manik-manik atau hiasan.

"Untuk satu busana tradisional daerah lengkap, kami  butuh

waktu sekitar tiga hari. Kesulitannya karena bahan dasar plastik jadi harus teliti dan hati-hati.Salah sedikit plastiknya bisa robek dan tak terpakai," kata warga Kalisari ini.

Dari bahan sampah plastik ini, jelas Rudi, mereka telah ciptakan pakaian khas Betawi, Batak Dayak, Papua dan Sulawesi, serta 10 sandal jepit.unik.

"Hasil karya kami pernah dipamerkan dalam event yang digelar Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta," akunya.

Dikatakan Rudi, busana tradisional hasil kreasi mereka ini juga bisa dibeli dengan harga Rp 200 hingga Rp 400 ribu. Sedangkan sandal jepit harganya Rp 35 ribu atau tiga pasang Rp 100 ribu.

"Busana daerah ini cocok untuk kegiatan karnaval.atau lomba,". ungkap Rudi.

Megawati, anggota Satgas UPS Badan Air lainnya menambahkan, busana daerah yang mereka bikin juga dilengkapi dengan berbagai aksesoris, seperti senjata, perisai dan lainnya.

"Untuk aksesoris seperti senjata dan tameng, kami buat dengan bahan dari sampah styrofoam agar lebih menarik," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Fenomena Cuaca Panas, Warga Diminta Waspada Bahaya Kebakaran

Fenomena Cuaca Panas, Warga Diminta Waspada Bahaya Kebakaran

Senin, 26 Agustus 2024 2522

Sudin LH Gelar Workshop Pemanfaatan Limbah Daur Ulang di Pulau Tidung

Peserta Didik SKMN 61 Ikuti Lokakarya Pemanfaatan Daur Ulang Sampah

Jumat, 23 Agustus 2024 1335

 Pembersihan Bantaran Kali Ciliwung Menteng Angkut 4 Ton Sampah

Empat Ton Sampah Dibersihkan dari Bantaran Kali CIliwung

Senin, 26 Agustus 2024 1600

Sembako Murah dan Uji Coba Makan Bergizi Gratis

Sembako Murah dan Uji Coba Makan Bergizi Gratis Digelar di Rawa Badak Utara

Jumat, 23 Agustus 2024 3800

 Sispala DKI Adakan Pendakian Gunung Bersama

Siswa Pecinta Alam DKI Adakan Pendakian Gunung Bersama

Rabu, 21 Agustus 2024 2113

BERITA POPULER
Penertiban PKL Sungai Bambu anita 01

Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

Rabu, 21 Oktober 2026 2470

Konpers Jakarta Esports 2026 ist

Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

Senin, 19 Oktober 2026 2905

Puskesmas matraman otoy

Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

Jumat, 16 Oktober 2026 3898

Bpbd omc ist

Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

Rabu, 21 Oktober 2026 1156

Edukasi Pilah Sampah pulau panggang anita

Warga Kelurahan Pulau Panggang Diajak Gencarkan Pilah Sampah

Selasa, 20 Oktober 2026 1244

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks