Kamis, 27 Maret 2014
Reporter: Folmer
Editor: Dunih
2946
(Foto: doc)
Puluhan ruang rapat yang tersedia di gedung Blok G Balaikota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, tidak terpakai karena setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang berkantor di Blok G Balaikota memiliki ruang rapat sendiri-sendiri sehingga jadi tidak efisien.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, sekitar 50 ruang rapat tersedia di gedung Blok G Balaikota. Kondisi ini dinilai boros, sehingga akan dilakukan pengurangan ruang rapat.
"Kita akan mengurangi jumlah ruang rapat di Blok G Balaikota. Hanya akan ada satu lantai khusus ruang rapat dengan berbagai ukuran, dari kecil hingga besar," kata Basuki di Balaikota, Kamis (27/3).
Ia menilai ruang rapat yang dimiliki setiap SKPD yang berkantor di Blok G Balaikota tidak efektif. Sebab, sebagian besar ruangan tidak terpakai dan dibiarkan kosong.
"Padahal, sebenarnya setiap SKPD hanya butuh setengah lantai. Mendingan ruangan yang tak terpakai itu diberikan ke SKPD lain,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, penyediaan ruang rapat di satu lantai khusus akan dikelola oleh unit kerja sehingga dapat dipergunakan secara bergantian oleh seluruh SKPD.
"Jadi satu lantai khusus ruang rapat akan dikelola oleh sebuah unit kerja. Kalau mau pakai ruang tinggal daftar jadwal rapatnya ke pengelola untuk diatur jadwal pemakaian sehingga tidak terjadi bentrok," ucapnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar
Kamis, 19 Maret 2026
2289
Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan
Kamis, 19 Maret 2026
2215
Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan
Selasa, 17 Maret 2026
1686
Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran
Kamis, 19 Maret 2026
945
Transjakarta Bikin Wisata Lebaran Hemat Berkelas Dunia Lewat Program ‘Mudik ke Jakarta’