Tingkat Kemiskinan dan Rasio Gini Jakarta Terendah di Pulau Jawa

Selasa, 16 Juli 2024 Reporter: Folmer Editor: Toni Riyanto 5244

Tingkat Kemiskinan - Rasio Gini Jakarta Turun dan Terendah se Pulau Jawa

(Foto: Nugroho Sejati)

Tingkat kemiskinan dan rasio gini di Provinsi DKI Jakarta berhasil menjadi yang terendah di Pulau Jawa.

Penduduk miskin di Jakarta pada bulan Maret 2024 turun

Penurunan angka kemiskinan dan rasio gini di Jakarta ini merupakan hasil dari strategi dan upaya yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI di bawah kepemimpinan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono. 

Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Joko Agus Setyono mengatakan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI pada periode Maret 2024 mencatat angka kemiskinan turun menjadi 4,30 persen atau sebesar 0,14 persen poin dari 4,44 persen di bulan Maret 2023.

"Pencapaian ini menunjukkan Jakarta sebagai wilayah dengan tingkat kemiskinan paling rendah di Pulau Jawa. Secara jumlah, penduduk miskin di Jakarta pada bulan Maret 2024 turun sebanyak 12,9 ribu orang dibandingkan dengan Maret 2023 menjadi 464, 93 ribu orang," ujarnya, Selasa (16/7).

Joko Agus menjelaskan, tingkat kemiskinan Jakarta pada Maret 2024 ini juga berada di bawah tingkat nasional yang berada di angka 9,03 persen. 

"Sejumlah komoditas yang memiliki pengaruh besar pada garis kemiskinan di bulan Maret 2024 mayoritas berupa kelompok makanan di antaranya beras, rokok, daging, telur ayam ras, mi instan, dan roti," paparnya. 

Ia menuturkan, rasio gini Jakarta berdasarkan data BPS DKI periode Maret 2024 juga turun sebesar 0,008 poin menjadi 0,423 dari 0,431 di bulan Maret 2023. 

"Data ini mengindikasikan kesenjangan pengeluaran antar penduduk semakin menurun," ungkapnya.

Ia menambahkan,  Pemprov DKI Jakarta terus melakukan strategi untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat, menurunkan jumlah kemiskinan, dan meningkatkan pendapatan masyarakat. 

"Sejumlah program yang telah dilaksanakan dalam menurunkan angka kemiskinan dan rasio gini di Jakarta seperti, penjualan sembako murah, penyediaan pangan murah bagi masyarakat tertentu, subsidi transportasi umum, pemberdayaan masyarakat melalui Jakarta Enterpreneur, pelaksanaan program pengaman jaring sosial, dan lain lain," tandasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data BPS, tingkat kemiskinan di Provinsi DKI Jakarta periode Maret 2024 sebesar 4,3 persen; Banten 5,84 persen; Jawa Barat 7,46 persen; Jawa Timur 9,79 persen; Jawa Tengah 10,47 persen; dan DI Yogyakarta 10,83 persen.

BERITA TERKAIT
Pj Gubernur DKI Serahkan LKPJ 2023

Pj Gubernur Sampaikan IPM Jakarta Tertinggi di Indonesia Saat Rapat Paripurna LKPJ 2023

Kamis, 18 April 2024 4778

 Sinkronkan Data dan Gencarkan Bansos Tepat Sasaran, Pemprov DKI Berkomitmen Atasi Kemiskinan

Sinkronkan Data dan Gencarkan Bansos Tepat Sasaran, Pemprov DKI Berkomitmen Atasi Kemiskinan

Rabu, 19 Juli 2023 7303

BPS : Ekonomi Jakarta Naik, Angka Kemiskinan Turun

BPS: Ekonomi Jakarta Naik, Angka Kemiskinan Turun

Selasa, 18 Juli 2023 6655

BPS DKI : Tingkat Kemiskinan di DKI Mulai Menurun

BPS DKI: Tingkat Kemiskinan di Jakarta Turun

Senin, 17 Januari 2022 3870

 64,5 Persen Publik Puas Atas Kinerja PJ Gubernur DKI, Pengamat: Kepemimpin Heru Efektif dan Efisien

64,5 Persen Publik Puas Atas Kinerja PJ Gubernur DKI, Pengamat: Kepemimpin Heru Efektif dan Efisien

Selasa, 23 Mei 2023 2565

BERITA POPULER
Gubernur halal bihalal itb otoy

Pramono Hadiri Halal Bihalal Ikatan Orangtua Mahasiswa ITB

Minggu, 19 April 2026 4509

Walikota jakpus arifin (2)

150 Pelaku Usaha Industri Pariwisata di Jakpus Ikut Bimtek Pengelolaan Limbah

Kamis, 23 April 2026 1040

PSX 20260423 123813

Pemkot Jakut Peringati Hari Bumi Sedunia Bersama Komunitas Lovely Hands

Kamis, 23 April 2026 847

Wagub rano KJMU

Rano Buka Forum Orientasi Penerima Baru KJMU

Kamis, 23 April 2026 712

Siaranpers pemprov dki 20260422122518 3ms4j9 484

Pramono Kunjungi Tiga Negara Perkuat Kemitraan Strategis

Rabu, 22 April 2026 917

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks