Ahok Optimis Penyerapan APBD Perubahan Maksimal

Senin, 03 Agustus 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Widodo Bogiarto 6148

Ahok Optimis Penyerapan APBD Perubahan Maksimal

(Foto: Ilustrasi)

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Thajaja Purnama (Ahok) mengakui penyerapan APBD tahun ini belum maksimal. Namun ia optimis dalam APBD Perubahan nanti penyerapan anggaran bisa dimaksimalkan.

Sudah saya revisi, kemarin disusun dengan harga satuan yang tidak benar, tidak disusun dengan e-musrenbang, masih ada permainan

"Memang pasti tidak akan maksimal APBD 2015, tapi APBD Perubahan 2015 pasti maksimal," kata Ahok di Balaikota, Senin (3/8).

Menurut Ahok, tidak maksimalnya penyerapan anggaran karena tidak disusun dengan harga satuan yang benar. Sementara pada APBD Perubahan sudah diperbaiki dan direvisi.

"Sudah saya revisi, kemarin disusun dengan harga satuan yang tidak benar, tidak disusun dengan e-musrenbang, masih ada permainan," ucap Ahok.

Ahok menambahkan, banyak anggaran yang dibatalkan. Salah satu yang disoroti yakni mengenai pembangunan gelanggang olah raga (GOR). Dalam APBD diajukan sebesar RP 48 miliar. Namun setelah dihitung ulang pembangunan hanya membutuhkan anggaran Rp 25-35 miliar. Ahok menilai adanya kesengajaan untuk menggelembungkan harga.

"Artinya dulu ada kecenderungan sengaja mahalin, sengaja desain dibuat aneh-aneh supanya mengkin ada fee. Saya batalin," tegas Ahok.

Ahok mengaku tidak mempermasalahkan minimnya penyerapan anggaran. Dirinya lebih mementingkan menyelamatkan uang negara sehingga tidak ada penggelembungan harga.

"Buat saya bukan soal serap anggaran. Karena APBD 2015 memang saya potong," ujar Ahok.

Agar tidak terjadi hal serupa pada 2016 mendatang, dalam penyusunan APBD akan dimulai dengan e-musrenbang. Selain itu, untuk pembangunan berbagai fasilitas publik akan menggunakan sistem rancang bangun.

Ahok juga menampik rendahnya penyerapan anggaran ini lantaran ketakutan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk menggunakannya. Alasannya justru karena sengaja dihentikan karena diduga adanya penggelembungan harga.

"Ini bukan ketakutan SKPD, tapi kita setop. Karena SKPD sudah saya ancam bagaimana bisa bikin sekolah, bikin GOR sampai Rp 40-50 miliar. Bikin taman misalnya sampai Rp 100 miliar satu wilayah. Daripada ngaco saya tarik," tandas Ahok.

BERITA TERKAIT
Realisasi Anggaran Jakut 16 Persen

Realisasi APBD Jakut Baru Terserap 16,43 Persen

Jumat, 31 Juli 2015 4006

 Penyerapan APBD DKI 2015 Rendah, Djarot Beri Motivasi

Djarot Motivasi Pejabat untuk Kebut Penyerapan Anggaran

Kamis, 30 Juli 2015 4911

Mendagri Minta Pemprov Genjot Penyerapan Anggaran

Mendagri Prihatin Penyerapan APBD DKI Masih Rendah

Selasa, 23 Juni 2015 7382

Sekda Minta Pejabat Eselon III Bantu Tuntaskan Program Kepala SKPD

Pejabat Eselon III Diminta Jadi Team Work Eselon II

Jumat, 31 Juli 2015 11334

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2357

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2390

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1718

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 990

IMG 20260314 160842

150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

Sabtu, 14 Maret 2026 1773

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks