Ahok Optimis Penyerapan APBD Perubahan Maksimal

Senin, 03 Agustus 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Widodo Bogiarto 6390

Ahok Optimis Penyerapan APBD Perubahan Maksimal

(Foto: Ilustrasi)

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Thajaja Purnama (Ahok) mengakui penyerapan APBD tahun ini belum maksimal. Namun ia optimis dalam APBD Perubahan nanti penyerapan anggaran bisa dimaksimalkan.

Sudah saya revisi, kemarin disusun dengan harga satuan yang tidak benar, tidak disusun dengan e-musrenbang, masih ada permainan

"Memang pasti tidak akan maksimal APBD 2015, tapi APBD Perubahan 2015 pasti maksimal," kata Ahok di Balaikota, Senin (3/8).

Menurut Ahok, tidak maksimalnya penyerapan anggaran karena tidak disusun dengan harga satuan yang benar. Sementara pada APBD Perubahan sudah diperbaiki dan direvisi.

"Sudah saya revisi, kemarin disusun dengan harga satuan yang tidak benar, tidak disusun dengan e-musrenbang, masih ada permainan," ucap Ahok.

Ahok menambahkan, banyak anggaran yang dibatalkan. Salah satu yang disoroti yakni mengenai pembangunan gelanggang olah raga (GOR). Dalam APBD diajukan sebesar RP 48 miliar. Namun setelah dihitung ulang pembangunan hanya membutuhkan anggaran Rp 25-35 miliar. Ahok menilai adanya kesengajaan untuk menggelembungkan harga.

"Artinya dulu ada kecenderungan sengaja mahalin, sengaja desain dibuat aneh-aneh supanya mengkin ada fee. Saya batalin," tegas Ahok.

Ahok mengaku tidak mempermasalahkan minimnya penyerapan anggaran. Dirinya lebih mementingkan menyelamatkan uang negara sehingga tidak ada penggelembungan harga.

"Buat saya bukan soal serap anggaran. Karena APBD 2015 memang saya potong," ujar Ahok.

Agar tidak terjadi hal serupa pada 2016 mendatang, dalam penyusunan APBD akan dimulai dengan e-musrenbang. Selain itu, untuk pembangunan berbagai fasilitas publik akan menggunakan sistem rancang bangun.

Ahok juga menampik rendahnya penyerapan anggaran ini lantaran ketakutan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk menggunakannya. Alasannya justru karena sengaja dihentikan karena diduga adanya penggelembungan harga.

"Ini bukan ketakutan SKPD, tapi kita setop. Karena SKPD sudah saya ancam bagaimana bisa bikin sekolah, bikin GOR sampai Rp 40-50 miliar. Bikin taman misalnya sampai Rp 100 miliar satu wilayah. Daripada ngaco saya tarik," tandas Ahok.

BERITA TERKAIT
Realisasi Anggaran Jakut 16 Persen

Realisasi APBD Jakut Baru Terserap 16,43 Persen

Jumat, 31 Juli 2015 4120

 Penyerapan APBD DKI 2015 Rendah, Djarot Beri Motivasi

Djarot Motivasi Pejabat untuk Kebut Penyerapan Anggaran

Kamis, 30 Juli 2015 5027

Mendagri Minta Pemprov Genjot Penyerapan Anggaran

Mendagri Prihatin Penyerapan APBD DKI Masih Rendah

Selasa, 23 Juni 2015 7528

Sekda Minta Pejabat Eselon III Bantu Tuntaskan Program Kepala SKPD

Pejabat Eselon III Diminta Jadi Team Work Eselon II

Jumat, 31 Juli 2015 11504

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2493

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1200

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 958

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 506

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1101

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks