Lima Warga Pemilik Lahan Setuju Pembangunan Jalan Baru ke Mabes TNI

Selasa, 23 Januari 2024 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 7890

Konsultasi Publik Pembuatan Jalan Baru ke Mabes TNI Kembali Digelar

(Foto: Nurito)

Lima warga pemilik lahan menyatakan setuju proyek pembuatan akses jalan baru ke Mabes TNI. Persetujuan ditandai dengan penandatanganan berita acara saat konsultasi publik yang dilaksanakan, Selasa (23/1) di aula kantor Kelurahan Setu, Cipayung, Jakarta Timur.

Berdasarkan paparan diskusi dan musyawarah, mereka sepakat  dengan catatan. 

Konsultasi publik kedua ini dibuka Ketua Kelompok Pengaduan Sekretariat Tim Persiapan Pengadaan Tanah Biro Tata Pemerintahan DKI Jakarta, Agus Saputra, dengan narasumber dari Balai Besar Pelaksana Jalan Jakarta - Jawa Barat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR),  Kanwil BPN DKI  dan Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).

Agus Saputra mengatakan, konsultasi publik kedua ini digelar, karena lima warga pemilik satu bidang yang ada di Jalan Raya Setu ini tidak hadir saat kegiatan pertama.

"Berdasarkan paparan diskusi dan musyawarah, mereka sepakat  dengan catatan. Termasuk histori keluarga selama ini. Tentunya  ini jadi pertimbangan dari tim yang kita akomodir, dituangkan dalam berita acara," papar Agus.

Menurutnya, catatan yang diajukan warga tersebut masih memungkinkan untuk disepakati tim kajian. Dengan demikian, maka proses tahapan pelaksanaan sosialisasi telah selesai. Karena seluruh pihak sepakat  dan menandatangani berita acara konsultasi publik.

Ditambahkan Agus, tahapan selanjutnya akan  dibuatkan penetapan lokasi oleh Pj Gubernur DKI Jakarta. Pihaknya akan mempersiapkan berita acaranya terlebih dulu.

Diprediksi pada akhir Februari sudah keluar penetapan lokasinya dan diumumkan ke warga. Sehingga bisa dilanjutkan dengan proses selanjutnya, yakni pelaksanaan pengadaan tanah oleh  Badan Pertanahan Nasional (BPN)..

Sementara, salah seorang pemilik lahan,  Abdul Azis  (47) mengungkapkan, pihaknya setuju dengan rencana pembebasan lahan untuk pembangunan akses jalan baru menuju Mabes TNI Cilangkap. Namun dengan catatan persyaratan yang diajukannya itu disepakati.

"Prinsipnya kami mau saja pembebasan lahan ini untuk kepentingan negara. Namun dengan catatan persyaratan disepakati dan disetujui," kata Azis.

Menurutnya, ia bersama anggota keluarganya memohon agar pemberian ganti kerugian memperhatikan azas dan tujuan pengadaan tanah, lahan yang dibebaskan secara keseluruhan, sesuai luas lahan yang tertulis di sertifikat  811 meter persegi.

BERITA TERKAIT
 Pemprov DKI Gelar Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Akses Jalan ke Mabes TNI

Pemprov DKI Gelar Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Akses Jalan ke Mabes TNI

Selasa, 16 Januari 2024 7666

Pemprov DKI Mulai Data Lahan untuk Pembangunan Jalan ke Mabes TNI

Pemprov DKI Mulai Data Lahan untuk Pembangunan Jalan ke Mabes TNI

Selasa, 09 Januari 2024 8053

Pemprov DKI Sosialisasikan Rencana Pembangunan Akses Jalan ke Mabes TNI

Rencana Pembangunan Akses Jalan ke Mabes TNI Disosialisasikan

Jumat, 05 Januari 2024 12510

Jl Swadaya Pondok Ranggon Mulai Ditutup

Pengalihan Lalin di Jl Swadaya Pondok Ranggon Berjalan Lancar

Minggu, 30 Juli 2023 4871

Ada Proyek Saluran Air, Jl Swadaya Mulai Jumat Dialihkan

Lalu Lintas Jl Swadaya Mulai Dialihkan 29 Juli 2023

Rabu, 26 Juli 2023 5395

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 2908

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 735

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 637

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1400

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1015

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks