Pemprov DKI Gelar Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Akses Jalan ke Mabes TNI

Selasa, 16 Januari 2024 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 7777

 Pemprov DKI Gelar Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Akses Jalan ke Mabes TNI

(Foto: Nurito)

Jajaran Pemprov DKI menggelar konsultasi publik terkait rencana pembangunan akses jalan menuju Mabes TNI Cilangkap, Selasa (16/1). Kegiatan digelar di aula kantor Kelurahan Setu, Cipayung, Jakarta Timur.

Dalam pembebasan lahan ini masyarakat tidak ada yang dirugikan

Kegiatan dibuka Ketua Kelompok Pengaduan Sekretariat Tim Persiapan Pengadaan Tanah Biro Tata Pemerintahan DKI Jakarta, Agus Saputra. 

Hadir sebagai narasumber, perwakilan Balai Besar Pelaksana Jalan Jakarta - Jawa Barat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR), Paryono. Kemudian perwakilan Kanwil BPN DKI, Harizon dan Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) Syarif Paranginangin.

Selain itu, diskusi publik ini juga diikuti warga pemilik lahan yang terdampak rencana pembangunan jalan, ketua  RT dan RW,  Babinsa, Bimaspol, aparatur  kelurahan dan kecamatan, serta unsur terkait lainnya.

Agus mengatakan, ini merupakan tahap lanjutan dari hasil pertemuan dan pendataan awal yang dilakukan pada 5, 9 dan 10 Januari lalu. Dalam kesempatan ini, pihaknya menyiapkan peta lokasi dan mengumumkan lokasi lahan yang bakal dibangun jalan.  

"Hasil pendataan ulang ada 38 pihak dari 25 bidang terdampak pembangunan jalan. Rinciannya, pihak yang berhak atau pemilik bidang sebanyak 33 orang. Kemudian yang menguasai, menggarap atau menyewa ada lima orang," beber Agus.

Menurutnya, konsultasi publik ini adalah proses komunikasi dialogis atau musyawarah antara pihak yang berkepentingan guna mencapai kesepahaman dan kesepakatan. 

Diharapkan, dari kegiatan ini tercapai kesepahaman yang akan dituangkan dalam berita acara kesepakatan tentang lokasi pembangunan jalan baru tersebut

Diakuinya, dari 38 pihak yang terdampak pembangunan, masih ada enam pemilik bidang yang belum sepakat. Sehingga masih perlu dilakukan pendekatan secara khusus.

Ketua Kompartemen Penilai Pertanahan MAPPI, Muhammad  Syarif Paranginangin menambahkan, dalam pembebasan lahan ini warga akan diganti untung. Karena bukan hanya bangunan fisik yang diganti namun juga non fisiknya, mulai dari bangunan, mesin pompa, tanaman, hewan ternak dan sebagainya.

Menurutnya, prinsipnya nilai ganti rugi mengedepankan prinsip  penggantian wajar. Sesuai dengan UU no 2/2019 tentang pengadaan lahan untuk kepentingan umum. Sehingga unsur ganti rugi adalah mencakup fisik dan non fisik. Termasuk soal lamanya tinggal dan lamanya berwirausaha akan dihitung.

"Dalam pembebasan lahan ini masyarakat tidak ada yang dirugikan. Karena prinsipnya kita tidak ingin merugikan masyarakat namun justeru memberikan ganti untung," tukas Syarif.

BERITA TERKAIT
Pemprov DKI Mulai Data Lahan untuk Pembangunan Jalan ke Mabes TNI

Pemprov DKI Mulai Data Lahan untuk Pembangunan Jalan ke Mabes TNI

Selasa, 09 Januari 2024 8273

Pemprov DKI Sosialisasikan Rencana Pembangunan Akses Jalan ke Mabes TNI

Rencana Pembangunan Akses Jalan ke Mabes TNI Disosialisasikan

Jumat, 05 Januari 2024 12805

Keretakan Jalan Mabes Hankam Ditambal

Keretakan Jalan Mabes Hankam Diperbaiki

Rabu, 18 Oktober 2023 6041

Personil Gabungan Tinjau Lokasi Pembangunan Jalan di Kolong Tol Becakayu

Personel Gabungan Tinjau Lokasi Pembangunan Jalan di Kolong Tol Becakayu

Rabu, 25 Oktober 2023 6525

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 883

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 804

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1180

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 600

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1108

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks