Ini Cara Jaga Kesehatan Mata Anak dari Screentime

Kamis, 28 Desember 2023 Reporter: Anita Karyati Editor: Andry 8297

Ini Cara Jaga Kesehatan Mata Dari Screentime di Masa Liburan

(Foto: doc)

Libur panjang merupakan momen yang ditunggu-tunggu anak-anak sekolah. Setelah menjalani rutinitas sekolah yang padat, libur panjang menjadi kesempatan bagi mereka untuk bermain dan melakukan berbagai kegiatan menyenangkan.

Gejala kesehatan mata pada anak saat ini meningkat akibat screentime berlebihan

Bermain yang ditunggu anak-anak salah satunya menggunakan akses gawai pintar (gadget). Kondisi ini sayangnya kerap membuat orang tua kebablasan untuk mengingatkan buah hatinya.

Sementara berlama-lama dengan waktu layar (screentime) cenderung membuat tubuh anak-anak menjadi tidak sehat.

Dokter Spesialis Mata RSUD Tamansari, Faraby Martha mengatakan, aktivitas screentime merupakan waktu yang dihabiskan untuk menonton televisi, menggunakan komputer atau laptop serta bermain gadget.

Penggunaan screentime berlebihan akan mempengaruhi kesehatan anak seperti menyebabkan kelelahan pada mata.

"Gejala kesehatan mata pada anak saat ini meningkat akibat screentime berlebihan. Tanda-tandanya bisa langsung kita ketahui dengan kebiasaan anak menggosok mata, sering mengedipkan mata, mata kering dan sakit kepala," ujar Faraby, Kamis (28/12).

Ia menjelaskan, screentime ini dihubungkan dengan jarak. Artinya saat melihat sesuatu dari dekat, otot di dalam mata (otot siliaris) berkontraksi dan mengubah bentuk lensa.

Hal ini membantu manusia melihat dengan jelas (fungsi akomodasi). Setelah berjam-jam berkontraksi, otot tersebut menjadi lelah dan mulai terasa nyeri dengan gejala umum ketegangan mata (eye strain).

Faraby melanjutkan, selain berdampak pada mata, screentime ini juga berpengaruh pada kesehatan fisik, seperti ketidakaktifan fisik dan obesitas, gangguan tidur dan postur tubuh. Termasuk kesehatan mental akibat jarangnya berkomunikasi dan sulit untuk berkonsentrasi.

"Di masa liburan ini diingatkan kembali kepada orang tua agar mulai mengontrol screentime dan membatasi gadget pada anak. Terapkan batasan waktu harian penggunaan layar dan ajak anak-anak beraktivitas secara offline atau bermain di luar bersama keluarga," serunya.

Kepala Seksi Pelayanan Medis dan Keperawatan RSUD Tamansari, Ngabila Salama menambahkan, aktivitas berlebihan di depan layar dapat berisiko miopia (rabun jauh). Berdasarkan penelitian, jika memiliki banyak aktivitas di depan layar sebaiknya menerapkan 20-20-20 rule.

Artinya, setiap 20 menit menggerakkan mata, kemudian melihat objek yang berjarak 20 kaki (enam meter) selama 20 detik. Upaya untuk meminimalisir risiko penurunan kualitas penglihatan akibat screentime bisa dilakukan dengan beragam cara.

Antara lain memastikan ruangan anak-anak menggunakan layar cukup terang, mengatur tingkat kecerahan (brightness) layar yang sesuai dan pastikan jarak pandang anak sesuai (25 inch).

"Penting untuk orang tua mengajak anak membaca dan olahraga serta memberi nutrisi yang baik untuk mata. Misalnya wortel, jeruk, kacang-kacangan, ikan, vitamin A, C, E dan omega-3," tandasnya.

BERITA TERKAIT
RSUD Kepulauan Seribu Terus Tingkatkan Fasilitas Sarana Prasarana

RSUD Kepulauan Seribu Terus Tingkatkan Fasilitas Sarana Prasarana

Jumat, 22 Desember 2023 10498

Sudin Kesehatan Kepulauan Seribu Himbau Warga Terapkan PHBS

Sudinkes Kepulauan Seribu Imbau Warga Terapkan PHBS

Selasa, 19 Desember 2023 7579

Dinkes DKI Jamin Ketersediaan Ruang Rawat Inap Pasien COVID 19

Dinkes Jamin Ketersediaan Ruang Rawat Inap Pasien COVID-19 

Selasa, 19 Desember 2023 7124

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 884

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 805

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1181

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 601

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1112

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks