Dinkes DKI Imbau Warga Tak Panik Sikapi Pneumonia Bakteri Mycoplasma

Rabu, 06 Desember 2023 Reporter: Folmer Editor: Erikyanri Maulana 7629

Dinkes DKI Imbau Warga Tidak Panik Terhadap Pneumonia Bakteri Mycoplasma

(Foto: doc)

Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengimbau warga tetap waspada, tapi tidak panik terhadap pneumonia bakteri Mycoplasma (walking pneumonia).

Pastikan konsumsi antibiotik atas resep dokter 

Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ngabila Salama mengatakan, bakteri penyebab infeksi saluran napas yang cukup sering ditemukan sejak lama bukan sesuatu yang baru.

"Penularan secara droplet dari percikan dahak dan batuk, dan kontak jarak yang cukup erat serta lama," ujar Ngabila Salama, dalam keterangan tertulis, Rabu (6/12).

Ia mengungkapkan, masa inkubasi/dari terpapar bakteri sampai muncul gejala pertama kali berkisar 1-4 minggu dengan tersering 2-3 minggu.

"Dari muncul gejala pertama sampai bisa berpotensi sesak napas atau perburukan sekitar 3-7 hari," ungkapnya.

Ia mengimbau kepada orang tua jika anak mengalami sakit dan sudah diobati sendiri, tapi tidak membaik dalam kurun waktu 2-3 hari segera bawa ke dokter dan fasilitas kesehatan untuk mendapat pengobatan lebih baik.

“Gejala Pneumonia bisa ringan dan sembuh sendiri, kecuali imunitas tubuh sedang rendah," katanya.

Ia menjelaskan, gejala yang muncul yakni demam cenderung tidak tinggi (kecuali mix infection dengan virus dapat dijumpai demam tinggi di atas 40 derajat), batuk, pilek, sakit tenggorokan, mual, muntah, sesak napas, mudah lelah, dan sakit kepala.

"Komplikasi yang tidak diharapkan radang pada otak, jantung, sendi, ginjal sehingga menyebabkan gagal ginjal dan lain lain," jelasnya.

Ia memaparkan, tiga cara guna mencegah pneumonia bakteri mycoplasma (walking pneumonia) yakni penerapan perilaku hidup bersih dan sehat dengan kembali mengencangkan pemakaian masker saat beraktivitas di luar rumah.

Kedua, melakukan imunisasi rutin lengkap pada anak. Total  15 imunisasi gratis yang disediakan oleh pemerintah. Serta vaksin influenza berbayar mandiri untuk usia enam (6) bulan ke atas terutama kelompok rentan yakni balita, lansia, ibu menyusui, ibu hamil, tenaga kesehatan.

"Ketiga, jika sakit dapat menggunakan antibiotik secara bijak. Pastikan konsumsi antibiotik atas resep dokter disebabkan bakteri ini juga rentan mengenai orang dengan resistensi antibiotik dan menyulitkan penyembuhan," paparnya.

Ia menambahkan, untuk mencegah keparahan hendaknya dilakukan deteksi dini melalui pemeriksaan ke  fasilitas kesehatan terdekat untuk diobati segera.

"Jika ada indikasi pemeriksaan jenis kuman oleh dokter akan dilakukan PCR multiplex untuk mendeteksi beberapa jenis virus dan bakteri termasuk Mycoplasma agar terapi lebih spesifik sesuai jenis kuman penyebab," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Warga Pulau Pari Diberi Penyuluhan Pengendalian Pencemaran Udara

Warga Pulau Pari Diberi Penyuluhan Pengendalian Pencemaran Udara

Kamis, 28 September 2023 4747

Ragam Upaya Pemprov DKI Jakarta Kurangi Dampak Penurunan Kualitas Udara

Ini Beragam Upaya Konkret Pemprov DKI Kurangi Dampak Penurunan Kualitas Udara

Jumat, 01 September 2023 6917

Dinkes Serukan Pemberian Imunisasi Rotavirus untuk Bayi Baru Lahir

Dinkes Serukan Pemberian Imunisasi Rotavirus untuk Bayi Baru Lahir

Selasa, 15 Agustus 2023 4731

730 Balita di Jakbar Telah Divaksin PVC #2

840 Bayi di Jakbar Telah Divaksin PVC

Kamis, 29 September 2022 2092

Ini Strategi Dinas LH DKI Dalam Kendalikan Pencemaran Udara

Ini Strategi Dinas LH DKI Dalam Kendalikan Pencemaran Udara

Kamis, 10 Agustus 2023 5547

BERITA POPULER
Launching Color Of Jakarta otoy

Rano Paparkan Potensi Ekraf Videografi dan Fotografi di Launching COJ

Jumat, 17 April 2026 1466

IMG 20260416 WA0100

KI DKI Apresiasi Peran Komdigi-ISKI Kawal Implementasi PP 17/2025

Kamis, 16 April 2026 1426

Paskah Pemprov DKI Jakarta 2 bilal

Pemprov DKI Rayakan Paskah Bersama di Kota Tua

Sabtu, 18 April 2026 883

Gubernur halal bihalal itb otoy

Pramono Hadiri Halal Bihalal Ikatan Orangtua Mahasiswa ITB

Minggu, 19 April 2026 582

Gubernur pramono malam renungan suci jati

Pramono Serukan Perdamaian dan Keharmonisan

Sabtu, 18 April 2026 739

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks