Antisipasi Banjir, DKI Keruk Sungai & Saluran Air

Selasa, 28 Juli 2015 Reporter: Andry Editor: Agustian Anas 3986

Antisipasi Banjir, DKI Keruk Sungai & Saluran Air

(Foto: doc)

Sebelum memasuki musim penghujan, Dinas Tata Air DKI Jakarta terus menggenjot penanggulangan banjir dengan melakukan pengerukan dan perbaikan mesin pompa air di lima wilayah kota administrasi.

Ini harus segera dibenahi. Pengerukan perlu secepatnya dilakukan mumpung saat ini belum datang musim hujan

Kepala Dinas Tata Air DKI, Tri Djoko Sri Margianto mengatakan kondisi sejumlah saluran, sungai, serta waduk di Jakarta saat ini memprihatinkan. Hal itu terbukti dengan melihat tingginya sedimen lumpur serta sampah yang mengendap di saluran, sungai, serta waduk.

"Saya sudah melihat sendiri di lapangan kondisi saluran dan sungai serta pompa. Ini harus segera dibenahi. Pengerukan perlu secepatnya dilakukan mumpung saat ini belum datang musim hujan," kata Tri, Selasa (28/7).

Mantan Bupati Kepulauan Seribu ini mengatakan telah mengajak para Kepala Sudin Tata Air untuk memantau langsung kondisi sungai, saluran, waduk, dan pintu air di wilayah‎nya masing-masing sejak pekan lalu.

"Di Gedung Jaya pintu airnya macet. Sedangkan di Mapalus, pompanya tidak berfungsi karena saluran airnya tertutup lumpur yang dibuang kontraktor ‎dari Lippo," jelasnya.

Selain di lokasi itu, Tri juga mengungkapkan adanya rumah pompa yang rusak di pintu air Sogo dan Waduk Melati, Jakarta Pusat. Dari tiga rumah pompa di kawasan tersebut hanya rumah pompa Barat yang berfungsi. Rumah pompa Tengah dan Timur ditemukan dalam kondisi rusak.

"Saya sudah minta rumah pompa Barat terus difungsikan supaya bisa dilihat cara kerja dan kemampuan‎nya untuk mengeringkan waduk," pintanya.

Dikatakan Tri, dari hasil peninjauan di lapangan selama sepekan belakangan tersebut, terbukti adanya pola kerja yang selama ini salah dalam pemeliharaan ‎sungai, saluran, waduk, dan sarana prasarana. Karena itu para Kepala Sudin Tata Air di wilayah diminta terus mengintensifkan pengerukan tanpa harus menunggu lumpur menumpuk.

‎"Polanya sederhana, seperti membersihkan rumah saja. Awalnya memang berat, tetapi kalau sudah rutin dilakukan pasti akan terasa ringan," ungkapnya.

BERITA TERKAIT
Eskavator Spider Keruk Saluran Kalibata

Eskavator Spider Keruk Saluran Kalibata

Sabtu, 25 Juli 2015 8513

Agustus, 14 Saluran Phb dan 2 Situ di Jaktim Dikeruk

Agustus, 14 Saluran Phb dan 2 Situ di Jaktim Dikeruk

Senin, 20 Juli 2015 3850

Berlumpur, Saluran di Rawa Buaya Diminta Dikeruk

Berlumpur, Saluran di Rawa Buaya Diminta Dikeruk

Rabu, 15 Juli 2015 3567

BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 5524

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1478

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1464

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1393

Rano Karno Buka Discover Betawi Art & Culture di Hotel Borobudur 3

Rano Resmi Buka Discover Betawi Art and Culture 2026

Jumat, 19 Juni 2026 400

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks