Antisipasi Banjir, DKI Keruk Sungai & Saluran Air

Selasa, 28 Juli 2015 Reporter: Andry Editor: Agustian Anas 3932

Antisipasi Banjir, DKI Keruk Sungai & Saluran Air

(Foto: doc)

Sebelum memasuki musim penghujan, Dinas Tata Air DKI Jakarta terus menggenjot penanggulangan banjir dengan melakukan pengerukan dan perbaikan mesin pompa air di lima wilayah kota administrasi.

Ini harus segera dibenahi. Pengerukan perlu secepatnya dilakukan mumpung saat ini belum datang musim hujan

Kepala Dinas Tata Air DKI, Tri Djoko Sri Margianto mengatakan kondisi sejumlah saluran, sungai, serta waduk di Jakarta saat ini memprihatinkan. Hal itu terbukti dengan melihat tingginya sedimen lumpur serta sampah yang mengendap di saluran, sungai, serta waduk.

"Saya sudah melihat sendiri di lapangan kondisi saluran dan sungai serta pompa. Ini harus segera dibenahi. Pengerukan perlu secepatnya dilakukan mumpung saat ini belum datang musim hujan," kata Tri, Selasa (28/7).

Mantan Bupati Kepulauan Seribu ini mengatakan telah mengajak para Kepala Sudin Tata Air untuk memantau langsung kondisi sungai, saluran, waduk, dan pintu air di wilayah‎nya masing-masing sejak pekan lalu.

"Di Gedung Jaya pintu airnya macet. Sedangkan di Mapalus, pompanya tidak berfungsi karena saluran airnya tertutup lumpur yang dibuang kontraktor ‎dari Lippo," jelasnya.

Selain di lokasi itu, Tri juga mengungkapkan adanya rumah pompa yang rusak di pintu air Sogo dan Waduk Melati, Jakarta Pusat. Dari tiga rumah pompa di kawasan tersebut hanya rumah pompa Barat yang berfungsi. Rumah pompa Tengah dan Timur ditemukan dalam kondisi rusak.

"Saya sudah minta rumah pompa Barat terus difungsikan supaya bisa dilihat cara kerja dan kemampuan‎nya untuk mengeringkan waduk," pintanya.

Dikatakan Tri, dari hasil peninjauan di lapangan selama sepekan belakangan tersebut, terbukti adanya pola kerja yang selama ini salah dalam pemeliharaan ‎sungai, saluran, waduk, dan sarana prasarana. Karena itu para Kepala Sudin Tata Air di wilayah diminta terus mengintensifkan pengerukan tanpa harus menunggu lumpur menumpuk.

‎"Polanya sederhana, seperti membersihkan rumah saja. Awalnya memang berat, tetapi kalau sudah rutin dilakukan pasti akan terasa ringan," ungkapnya.

BERITA TERKAIT
Eskavator Spider Keruk Saluran Kalibata

Eskavator Spider Keruk Saluran Kalibata

Sabtu, 25 Juli 2015 8369

Agustus, 14 Saluran Phb dan 2 Situ di Jaktim Dikeruk

Agustus, 14 Saluran Phb dan 2 Situ di Jaktim Dikeruk

Senin, 20 Juli 2015 3788

Berlumpur, Saluran di Rawa Buaya Diminta Dikeruk

Berlumpur, Saluran di Rawa Buaya Diminta Dikeruk

Rabu, 15 Juli 2015 3494

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2335

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2343

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1703

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 973

IMG 20260314 160842

150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

Sabtu, 14 Maret 2026 1751

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks