Ini Usulan Komisi B DPRD dalam Rapat Pembahasan Raperda APBD 2024 

Kamis, 12 Oktober 2023 Reporter: Folmer Editor: Erikyanri Maulana 34041

Komisi D DPRD Sepakati Alokasi Anggaran Pembebasan Lahan Dua OPD

(Foto: doc)

Komisi B DPRD DKI Jakarta bersama mitra OPD bidang perekonomian menggelar rapat pembahasan Raperda APBD Tahun Anggaran 2024.

Kami meminta usulan ini diformulasikan

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Ismail mengatakan, rapat bersama OPD mitra kerja secara umum sudah sesuai Raperda APBD DKI 2024.

Beberapa usulan tambah kurang juga disampaikan termasuk dari anggota Komisi B saat rapat pembahasan Raperda APBD DKI 2024.

"Usulan anggota Komisi B DPRD dominan menyuarakan aspirasi warga yang dihimpun dari kegiatan reses. Kami meminta usulan ini diformulasikan oleh masing-masing OPD mitra kerja sehingga baik secara kegiatan dan anggaran yang muncul sesuai pagu dan dapat dipertanggungjawabkan," ujar Ismail, Kamis (12/10).

Dalam rapat pembahasan, lanjut Ismail, Komisi B DPRD DKI juga mengusulkan pengelolaan prasarana dan sarana di kawasan wisata Kota Tua diintegrasikan melalui satu pintu yakni UPK Kota Tua.

"Usulan dewan ini bertujuan agar UPK Kota Tua bisa mengelola secara utuh kawasan wisata dari sisi pariwisata termasuk perawaran prasarana dan sarana serta pengembangan di masa mendatang," tuturnya.

Ia mengungkapkan, Komisi B DPRD DKI juga mendorong alokasi anggaran subsidi pangan yang telah diusulkan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta dalam pembahasan raperda APBD DKI 2024  ditambah.

"Kami meminta alokasi anggaran subsidi pangan yang diusulkan dalam raperda APBD 2024 sama dengan tahun lalu sebesar Rp 900 miliar agar permasalahan yang terjadi selama ini bisa diminimalisir," ungkapnya.

Ia menambahkan, Komisi B DPRD DKI juga mengapresiasi PT Food Station Tjipinang Jaya yang akan bekerja sama dengan Bulog untuk mendistribusikan pasokan beras SPHP di tengah situasi kenaikan harga di pasar.

"Kami juga berharap Food Station dapat menghitung secara akurat kebutuhan beras bagi warga Jakarta untuk menstabilkan harga di pasaran," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Komisi D DPRD DKI Sepakati Alokasi Anggaran Pembebasan Lahan Dua SKPD

Komisi D DPRD Sepakati Alokasi Anggaran Pembebasan Lahan Dua OPD

Kamis, 12 Oktober 2023 6658

 Ketua DPRD Tekankan Pentingnya Skala Prioritas Penggunaan APBD 2024

Ketua DPRD Tekankan Pentingnya Skala Prioritas Penggunaan APBD 2024

Kamis, 12 Oktober 2023 34325

 Rapat Paripurna DPRD DKI Tetapkan Perubahan APBD 2023 Rp 79,52 Triliun

DPRD DKI Sahkan Perubahan APBD 2023 Sebesar Rp 79,52 Triliun

Rabu, 27 September 2023 29286

ini Pemandangan Umum Fraksi DPRD DKI Terhadap Rapetda APBD 2024

DPRD Gelar Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda APBD 2024

Senin, 09 Oktober 2023 33634

Banggar DPRD - TAPD DKI Jakarta Tetapkan APBD-P 2023 Rp79,529 Triliun

Banggar DPRD - TAPD DKI Jakarta Tetapkan APBD-P 2023 Rp 79,529 Triliun

Selasa, 19 September 2023 25369

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3473

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 737

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 646

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1408

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1024

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks