Inspektorat DKI Bersinergi Cegah Pungli di Sektor Pendidikan

Jumat, 15 September 2023 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Toni Riyanto 6949

 Inspektorat Berkolaborasi Cegah Pungli di Pelayanan Publik Sektor Pendidikan

(Foto: Istimewa)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memiliki komitmen kuat untuk terus meningkatkan layanan pendidikan di antaranya dengan pengelolaan keuangan di sekolah dilakukan secara transparan dan akuntabel. Sehingga, pada akhirnya berdampak pada peningkatan kualitas layanan pendidikan di Jakarta.

Lawan, laporkan

Sebagai upaya optimalisasi pencapaian, Inspektorat Pembantu Wilayah Kota (Itbanko) dan Tim Unit Pemberantasan Pungutan Liar (UPPL) Jakarta Pusat mengadakan program pencegahan korupsi yaitu Focus Group Discussion (FGD) bertema "Pengelolaan Pelayanan Publik Sektor Pendidikan yang Akuntabel dan Bebas dari Pungutan Liar".

Acara ini menghadirkan tiga narasumber yaitu, Inspektur Provinsi DKI Jakarta, Syaefuloh Hidayat; Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Reda Manthovani; dan Inspektur Jenderal pada Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Chatarina Muliana Girsang.

"Mari kita lawan korupsi! Zero korupsi, zero pungutan liar. Jika ada korupsi, jika ada pungutan liar, jika lihat itu, lawan, laporkan,” ungkap Syaefuloh Hidayat, Inspektur Provinsi DKI Jakarta di hadapan para peserta kegiatan, Jumat (15/9).  

Pernyataan senada disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Reda Manthovani. Ia meminta, para pihak yang berkepentingan di sekolah untuk berani dalam mengambil keputusan yang sesuai peraturan.

"Untuk para kepala sekolah harus lebih berani untuk jujur, berani dalam menghadapi masalah terkait pengaduan-pengaduan dari masyarakat, kalau memang bersih kenapa risih," terangnya.

Sementara itu, Inspektur Jenderal pada Itjen Kemendikbudristek, Chatarina Muliana Girsang berharap, semua peserta yang hadir untuk dapat akuntabel dan transparan dalam mengelola manajemen sekolah.

"Jadi yang penting adalah bagaimana mekanisme atau aturan-aturan yang ada benar-benar dilakukan. Kepala sekolah tidak perlu untuk khawatir, apapun jika kita sudah melakukan hal yang benar," tandasnya.

Untuk diketahui, acara ini berlangsung secara hibrida dengan 150 peserta luring yang terdiri dari para kepala sekolah, wakil kepala sekolah, kasubbag TU, Guru SD-SMP-SMA/SMK di wilayah Suku Dinas (Sudin) Pendidikan Wilayah I dan Sudin Pendidikan Wilayah II Jakarta Pusat. Sementara, peserta secara daring berjumlah 2.961 orang yang berasal dari sekolah-sekolah di DKI Jakarta.

Dalam acara ini juga diadakan kegiatan Roadshow Bus Antikorupsi yang di dalamnya ada kegiatan interaktif terkait penanaman nilai antikorupsi ke peserta didik di sekolah. Pesertanya terdiri dari masing-masing 30 pelajar Sudin Pendidikan Wilayah I dan II Jakarta Pusat.

BERITA TERKAIT
Inspektorat DKI Sosialisasi Cegah Pungli di UP PKB Ujung Menteng

Inspektorat DKI Sosialisasi Cegah Pungli di UP PKB Ujung Menteng

Kamis, 14 September 2023 5850

135 Peserta Diedukasi Anti Pungli di SMAN 70 Bulungan

135 Peserta Diedukasi Anti Pungli di SMAN 70 Bulungan

Selasa, 22 Agustus 2023 4070

Sosialisasi dan Pencegahan Pemberantasan Pungli Diapresiasi Kepala Sekolah

Sosialisasi Pencegahan Pungli di SMKN 27 Diapresiasi

Rabu, 09 Agustus 2023 5212

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7136

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4827

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2143

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2509

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1132

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks