Kamis, 03 April 2014
Reporter: Nurito
Editor: Dunih
2476
(Foto: doc)
Jajaran Satwil Lantas Jakarta Timur masih terus memburu pengendara Honda Jazz bernopol B 95 RAS, yang diduga menabrak Edy Surahmat (45), anggota Sudin Perhubungan Jakarta Timur. Pengendara yang telah ditetapkan sebagai tersangka, kini tak jelas rimbanya. Bahkan, rumahnya di kompleks Asrama Brimob Cipinang, Kecamatan Pulogadung, saat ini sepi.
Sumber di Satwil Lantas Jakarta Timur menyebutkan, pemilik mobil Honda Jazz warna putih itu adalah anggota Polri berpangkat Kompol dan berdinas di Mabes Polri. Namun saat kejadian, mobil tersebut digunakan oleh anaknya yang masih duduk di bangku SMA.
Kanit Laka Lantas Jakarta Timur, AKP Agung Budi Leksono mengatakan, saat ini masih dilakukan pengembangan kasus tabrak lari tersebut. Anggotanya sudah mendatangi rumahnya namun kosong. Hanya saja, pintu rumah kondisinya terbuka. Ia membenarkan pemilik mobil tersebut adalah anggota Polri berpangkat Kompol.
"Rumahnya di Asrama Brimob Cipinang kosong, informasi dari warga ada juga di rumahnya di Bekasi. Kami sudah koordinasi dengan Satlantas Bekasi untuk menangkap mobil Honda Jazz tersebut jika sedang melintas di Bekasi," ujar AKP Agung Budi Leksono, Kamis (3/4).
Pihaknya juga mengaku sudah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap pemilik kendaraan tersebut. Surat bernomor 175 itu telah ditandatangani Kasat Lantas Jakarta Timur, AKBP Supoyo. Hal ini guna mengungkap pengendara mobil yang telah melakukan tabrak lari terhadap korban Edy Surahmat tersebut.
Pelaku akan dijerat Pasal 310 (3) Jo 312 UU 22/2009 tentang kelalaian dalam mengemudi dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.
Di tempat terpisah, Kasubdit Gakkum Dirlantas Polda Metro Jaya, AKBP Hindarsono menambahkan, jika terbukti pemilik ataupun pengemudi mobil penabrak korban adalah anggota kepolisian, pihaknya akan tetap memproses dengan hukum yang berlaku.
"Saat ini, kasus masih ditangani Satuan Laka Lantas Wilayah Jakarta Timur. Kami juga telah berkoordinasi dengan Sudin Perhubungan Jakarta Timur," katanya saat dihubungi via ponsel.
Sementara, hingga saat ini, Edy Surahmat kondisinya masih kritis. Korban masih terbaring di ruang ICU RS Persahabatan. Korban mengalami luka parah di bagian kepala belakang, serta tangan kiri dan kaki kanan patah.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan
Senin, 04 Mei 2026
883
Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL
Senin, 04 Mei 2026
804
Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026
Jumat, 01 Mei 2026
1180
Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga