Melihat Kecanggihan Teknologi Masjid Jami Al Barokah di Kemayoran

Senin, 10 April 2023 Reporter: Wuri Setyaningsih Editor: Andry 3618

Masjid Jami Al Barokah Kembangkan IoT Untuk Smart Masjid

(Foto: Wuri Setyaningsih)

Berada di permukiman padat penduduk tidak menyurutkan semangat pengurus Masjid Jami Al Barokah di Jalan Kepu Dalam IV, RT 14/03, Kemayoran, Jakarta Pusat dalam menerapkan kecanggihan teknologi.

Semua menggunakan teknologi IoT dari perangkat google nest

Sejak 2022 lalu, masjid yang berdiri di atas lahan seluas 355 meter persegi ini telah memiliki perangkat kelistrikan berstandar teknologi atau Internet of Things (IoT).

Ketua Computers and Information Technology (IT) Masjid Jami Al Barokah, Muhammad Nur Iman mengatakan, ide menerapkan loT di masjid ini berawal dari keinginan pengurus mengefisiensi biaya listrik dan mempermudah pekerjaan marbut.

"Perangkat kelistrikan kami seperti AC, lampu LED, smart switch, kipas angin dan TV semua menggunakan teknologi IoT dari perangkat google nest. Perangkat ini dapat dioperasikan selama masih ada internet," katanya, Senin (10/4).

Tidak hanya berfokus pada perangkat keras, masjid yang dibangun sejak 1985 ini juga memanfaatkan aplikasi. Aplikasi tersebut dapat dilihat para jemaah secara langsung melalui dua televisi di dalam masjid.

Melalui aplikasi itu, pengumuman salat, hasil dari pengumpulan zakat, jumlah infaq, nama penceramah hingga waktu berbuka puasa dan imsak dapat dilihat para jemaah lewat televisi di masjid.

"Biasanya pengumuman tersebut ditulis di papan tulis secara manual. Kini kami sudah tidak menggunakan papan manual. Karena saat ini sudah ter-setting dalam bentuk digital yang dapat dilihat jemaah secara langsung," terang Nur.

Nur juga menyampaikan, di masjid ini, jemaah juga diberikan fasilitas internet gratis dengan jumlah bandwidth yang dibatasi. Ke depan, pengurus masjid juga berencana mengembangkan teknologi loT dalam kegiatan urban farming dengan sistem hidroponik.

"Masih ada lahan yang akan diwakafkan. Selain untuk memperluas masjid, lahan itu rencananya akan disisakan untuk urban farming berbasis IoT atau smart farming," ungkapnya.

Menurut Nur, saat ini pihaknya membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin membantu mewujudkan smart farming di masjid ini.

"Kami sudah ada dasar dan hanya tinggal pengembangannya. Hasil panen dari smart farming nanti dapat dijual untuk biaya operasional masjid," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Yuk! Ikuti Pelatihan Aplikasi IoT pada Budidaya Hidroponik

Yuk, Ikuti Pelatihan Aplikasi IoT pada Budidaya Hidroponik

Senin, 14 November 2022 2670

Panen Perdana di Rumah Kaca Kebun Bhineka

30 Kilogram Kangkung Dipanen di Rumah Kaca Kebun Bhineka

Selasa, 07 Februari 2023 2922

JSC Pemprov DKI Ikuti Diskusi Panel di Kemendikbudristek

JSC Paparkan Inovasi Smart City di Kemendikbudristek

Senin, 20 Maret 2023 2914

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7149

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4837

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2419

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2543

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1216

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks