Dinas KPKP Jakut Ambil Sampel Air Penyebab Ikan Naik ke Permukaan Pantai

Kamis, 01 Desember 2022 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Erikyanri Maulana 3023

KPKP DKI Selidiki Pemicu Fenomena Ikan Laut Naik ke Daratan

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta telah meninjau lokasi dan mengambil sampel air laut untuk memastikan fenomena penyebab naiknya ratusan ikan ke permukaan pantai di wilayah Kepulauan Seribu dan Jakarta Utara.

Kami belum bisa memastikan penyebabnya

Kepala Sudin KPKP Jakarta Utara, Unang Rustanto mengatakan, pihaknya terus memantau fenomena naiknya ikan ke permukaan yang terjadi di kawasan pantai Pulau Onrust, Pulau Cipir, Pulau G, Pulau N dan wilayah Penjaringan. Dari hasil peninjauan diketahui, kebanyakan ikan tersebut merupakan jenis ikan tembang.

“Kami belum bisa memastikan penyebabnya. Tim gabungan sudah mengecek ke lokasi dan mengambil sampel air serta ikan,” ujar Unang, Kamis (1/12).

Menurutnya, kesimpulan pemicu terjadinya fenomena yang viral pada Rabu (30/11), baru bisa diketahui setelah adanya hasil penelitian lebih lanjut. Sementara berdasarkan pemantauan lapangan yang dilakukan hari ini tidak ditemukan kumpulan ikan mati di lokasi tersebut.

Unang juga meminta masyarakat untuk tidak panik dan menunggu kepastian penyebab fenomena yang terjadi. Ia menuturkan, bisa saja penyebab ikan naik ke daratan lantaran proses oksigenisasi yang menyebabkan ikan-ikan berenang ke kawasan pesisir.

Kemudian kemungkinan lainnya, bisa juga fenomena itu disebabkan oleh pertumbuhan alga. Apalagi saat tim melakukan pemantauan ke lapangan, di dapati kondisi air tampak berwarna hijau dan diperkirakan kondisi demikian sudah terjadi sejak Minggu (27/11).

“Tapi untuk kepastiannya kita tunggu hasil penelitian laboratorium dari sampel yang sudah diambil,” tandasnya.

Seperti diketahui, Dinas KPKP DKI Jakarta telah mengirimkan tim yang terdiri dari Pengawas SDKP, PPISHP, UP3 Muara Angke, dan Suku Dinas KPKP Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu untuk mengambil sampel air laut dan ikan di perairan Pantai Mutiara, Pulau G dan Pulau Onrust atas kejadian terdamparnya ikan-ikan kecil pada wilayah pesisir Jakarta Utara dan pulau-pulau kecil di Kabupaten Administrasi  Kepulauan Seribu pada tanggal 29 November 2022. Pengambilan sampel dilakukan pada Rabu (30/11).

Ditemukan empat Parameter yang tidak memenuhi standar pada hasil uji fisik dan kimia air di perairan Pulau G dan Pantai Mutiara , yaitu kisaran pH 6.15 - 6.60, kekeruhan 63.1 – 121 NTU, kandungan Fosfat 0.05 – 0.2 mg/l, dan kandungan Nitrat 10 mg/l.

Dari hasil tersebut maka diduga penyebab ikan-ikan kecil naik ke pesisir pantai dikarenakan kandungan sedimen dasar laut naik ke permukaan (upwelling) dan pasang surut air laut yang cukup ekstrem.

Kondisi terakhir di lokasi dilaporkan sudah bersih/ tidak hijau dan tidak terdapat sisa ikan yang terdampar.

BERITA TERKAIT
Pemkot Jakut Siaga Antisipasi Dampak Gerhana Bulan Total

Pemkot Jakut Siaga Antisipasi Dampak Gerhana Bulan Total

Selasa, 08 November 2022 1884

Dinas KPKP Gelar Pengawasan Jalur Penangkapan Ikan

Dinas KPKP Perketat Pengawasan Jalur Penangkapan Ikan

Selasa, 29 November 2022 2174

Dinas KPKP Lakukan Pengawasan Produk Pangan di Pasar Swalayan Jalan Gunung Sahari

Dinas KPKP Lakukan Pengawasan Produk Pangan di Pasar Swalayan

Selasa, 20 Oktober 2020 2501

BBL Bagikan 5.000 Ekor Benih Ikan Kerapu Kepada Pokdan Pulau Seribu

PBKL Bagikan 5.000 Ekor Benih Ikan Kerapu Kepada Pokdakan Pulau Seribu

Sabtu, 24 November 2018 4822

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3362

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 737

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 645

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1406

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1020

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks