Komisi E Minta Dinkes Tingkatkan Mutu Alat Kesehatan

Senin, 21 November 2022 Reporter: Anita Karyati Editor: Budhy Tristanto 2251

Dinkes Akan Tingkatkan Mutu Alat Kesehatan Tahun Depan

(Foto: doc)

Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta untuk melakukan peningkatan mutu alat kesehatan, khusunya untuk penyakit kritis stroke, jantung hingga paru.

Kami sangat setuju anggaran untuk mengupgrade alat kesehatan di RSUD

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Merry Hotma mengatakan, peningkatan mutu alat kesehatan sangat diperlukan agar warga mendapatkan layanan kesehatan terbaik. Apalagi, saat ini layanan rumah sudah cukup bagus. Sehingga harus diiringi dengan alat kesehatan yang memadai dan canggih.  

“Layanan rumah sakit ini sudah baik. Agar lebih baik lagi, maka diperlukan alat yang memadai dan lebih canggih. Kami tidak mau ada warga yang harus menunggu untuk tindakan, karena alat yang terbatas," katanya Senin (18/11). *

Menurutnya, kualitas alat kesehatan di RSUD masih dinilai kurang, maka itu pihaknya meminta Dinkes untuk memperbarui alat kesehatan melalui anggaran APBD. Ia mencontohkan, alat pemeriksaan radiologi diagnostic magnetic resonance imaging (MRI) yang dimiliki RSUD Tarakan masih tipe lama yakni 1,5 tesla, yang seharusnya sudah perlu diganti dengan alat MRI dengan tipe 3 tesla skyra.

“Kami sangat setuju jika anggaran untuk mengupgrade alat kesehatan di RSUD. Sebab, warga BPJS juga layak untuk mendapat pelayanan yang baik dari alat kesehatan yang modern,” ucapnya.

Hal senada diungkapkan anggota Komisi E lainnya, Yudha Permana. Dia mendorong Dinkes DKI segera memiliki alat kesehatan yang canggih seperti alat positron emission tomography (PET Scan) untuk mendiagnosis kanker. Sehingga warga yang mengidap kanker tidak hanya datang ke RS Kanker Dharmais, namun bisa ke RSUD lainnya yang ada di Jakarta.

"Alat kesehatan seperti PET Scan juga perlu diadakan. Kita akan bantu evaluasi apa unit barang yang dibutuhkan pada RSUD untuk mempercepat pasien,“ tegasnya.  

Sementara, Direktur RSUD Tarakan Dian Ekowati menjelaskan, pihaknya telah mengajukan penambahan tiga alat kesehatan dengan anggaran Rp29,1 miliar. Ketiga alat ini diantaranya Multi Slice CT Scan sebesar Rp19,5 miliar untuk pemeriksaan jantung.

Lalu, Static X-Ray sebesar Rp6,89 miliar untuk mendiagnosis dan memantau beberapa kondisi tubuh seperti keluhan seperti infeksi, pembusukan gigi, patah tulang, radang sendi, osteoporosis, ataupun kanker tulang. Kemudian, terakhir C-Arm sebesar Rp2,72 miliar untuk mendiagnosis kanker paru.

“Kami juga mengajukan C-Arm dimana bisa menjadi layanan unggulan kami untuk paru. Diharapkan alat baru ini dapat meningkatkan layanan kami,” ungkapnya.

BERITA TERKAIT
Komis B DKI Dorong Food Station Penuhi Beras Fortifikasi Kaya Vitamin di 2023

Komis B Dorong Food Station Penuhi Beras Fortifikasi Kaya Vitamin

Kamis, 17 November 2022 2722

Dinas CKTRP Diminta Gencarkan Sosialisasi Pergub 31/2022

Dinas CKTRP Diminta Gencarkan Sosialisasi Pergub 31/2022

Jumat, 18 November 2022 2453

Komisi A DKI Dukung Gulkarmat Bentuk Relawan di Area Rawan Kebakaran

Komisi A DPRD Dukung Pembentukan Relawan Pemadam Kebakaran di 398 RW

Rabu, 16 November 2022 2408

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7151

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4838

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2512

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2550

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1221

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks