Pengambilalihan TIM Masih Masih Diproses Pemprov DKI

Jumat, 05 Juni 2015 Reporter: Folmer Editor: Dunih 3723

Pengambilalihan TIM Masih Masih Diproses Pemprov DKI

(Foto: Istimewa)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih menyelesaikan proses pengambilalihan pengelolaan Taman Ismail Marzuki (TIM) yang selama ini dikelola Pusat Kesenian Jakarta (PKJ) dan Dewan Kesenian Jakarta (DKJ). Nantinya TIM akan dikelola Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang saat ini masih dalam proses rekrutmen pegawai.

Proses rekrutmen pegawai yang akan bekerja di UPT TIM belum selesai. Kita selesaikan ini dulu

"Proses rekrutmen pegawai yang akan bekerja di UPT TIM belum selesai. Kita selesaikan ini dulu," ujar Djarot Saiful Hidajat, Wakil Gubernur DKI di Balaikota, Jumat (5/7).

Ia mengungkapkan, Pemprov DKI hingga saat ini masih mengkaji berapa jumlah ideal pegawai UPT TIM. Tidak hanya itu, pihaknya juga akan merumuskan besaran pesangon bagi pegawai yang selama ini telah mengabdi.

"Kami juga akan merumuskan besaran pesangon bagi karyawan yang selama ini telah bekerja selama ini atau diuji lagi untuk direkrut jadi pegawai baru UPT TIM,” ungkapnya.

Mantan Walikota Blitar ini mengaku telah menerima data pegawai yang selama ini telah bekerja di TIM.

“Pokoknya kita siap mengambil alih. Hanya kita mau selesaikan pegawai di sana. Kita sudah data dan sekarang lagi diverifikasi," ucapnya.

Djarot menegaskan, pengambilalihan pengelolaan TIM bukan berarti akan terjadi pengekangan terhadap kebebasan berkarya dan berekspresi bagi para seniman.

"Justru sebaliknya. Pengambilalihan tersebut dilakukan agar memberikan peluang seluas-luasnya bagi seniman untuk berkarya dan mengekspresikan dirinya dalam berseni budaya," tegasnya.

Ia menuturkan, keberadaan UPT TIM sekadar menyediakan sarana dan prasarana bagi para seniman dan budayawan di ibu kota. Dengan begitu, seniman tidak perlu repot lagi memikirkan hal-hal yang bersifat teknis pengelolaan gedung.

"Para seniman dan budayawan tidak perlu mengurus yang kecil-kecil. Misalnya, kamar mandi bocor, lantai rusak dan sebagainya. Biar UPT yang menangani semuanya,” tuturnya.

Ia menambahkan, Pemprov DKI juga ingin menyeleksi para pihak yang menggunakan TIM sehingga pentas seni dan budaya yang ditampilkan telah teruji kualitasnya.

“Yang pentas di TIM itu harus berkualitas, jadi mesti ada seleksi. Ini TIM loh. Ismail Marzuki itu seniman besar. TIM termasuk ikon Jakarta yang dibangun Pak Ali Sadikin,” tambahnya.

BERITA TERKAIT
alm haji nori

Seniman Betawi Mpok Nori Tutup Usia

Jumat, 03 April 2015 9006

Disparbud DKI Helat Pertunjukan Komunitas Seniman Jakarta‎ di TMII

Fasilitasi Seniman, Disparbud Gelar Pentas Seni

Senin, 15 Desember 2014 7319

 Festival Balai Pustaka Tampilkan Pentas Seni Dan Budaya Nusantara

Seniman Betawi Meriahkan Festival Balai Pustaka

Minggu, 14 Desember 2014 6937

Pertunjakan Seni Jalanan Meriahkan Jakarnaval 2015

Pertunjukan Seni Jalanan Meriahkan Jakarnaval 2015

Kamis, 04 Juni 2015 5893

Djarot Jamin Lenggang Jakarta Ramai Pengunjung

Pertunjukan Seni Budaya Jadi Daya Tarik Lenggang Jakarta

Rabu, 20 Mei 2015 4830

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2953

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1341

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 517

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1292

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1100

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks