Pengambilalihan TIM Masih Masih Diproses Pemprov DKI

Jumat, 05 Juni 2015 Reporter: Folmer Editor: Dunih 3591

Pengambilalihan TIM Masih Masih Diproses Pemprov DKI

(Foto: Istimewa)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih menyelesaikan proses pengambilalihan pengelolaan Taman Ismail Marzuki (TIM) yang selama ini dikelola Pusat Kesenian Jakarta (PKJ) dan Dewan Kesenian Jakarta (DKJ). Nantinya TIM akan dikelola Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang saat ini masih dalam proses rekrutmen pegawai.

Proses rekrutmen pegawai yang akan bekerja di UPT TIM belum selesai. Kita selesaikan ini dulu

"Proses rekrutmen pegawai yang akan bekerja di UPT TIM belum selesai. Kita selesaikan ini dulu," ujar Djarot Saiful Hidajat, Wakil Gubernur DKI di Balaikota, Jumat (5/7).

Ia mengungkapkan, Pemprov DKI hingga saat ini masih mengkaji berapa jumlah ideal pegawai UPT TIM. Tidak hanya itu, pihaknya juga akan merumuskan besaran pesangon bagi pegawai yang selama ini telah mengabdi.

"Kami juga akan merumuskan besaran pesangon bagi karyawan yang selama ini telah bekerja selama ini atau diuji lagi untuk direkrut jadi pegawai baru UPT TIM,” ungkapnya.

Mantan Walikota Blitar ini mengaku telah menerima data pegawai yang selama ini telah bekerja di TIM.

“Pokoknya kita siap mengambil alih. Hanya kita mau selesaikan pegawai di sana. Kita sudah data dan sekarang lagi diverifikasi," ucapnya.

Djarot menegaskan, pengambilalihan pengelolaan TIM bukan berarti akan terjadi pengekangan terhadap kebebasan berkarya dan berekspresi bagi para seniman.

"Justru sebaliknya. Pengambilalihan tersebut dilakukan agar memberikan peluang seluas-luasnya bagi seniman untuk berkarya dan mengekspresikan dirinya dalam berseni budaya," tegasnya.

Ia menuturkan, keberadaan UPT TIM sekadar menyediakan sarana dan prasarana bagi para seniman dan budayawan di ibu kota. Dengan begitu, seniman tidak perlu repot lagi memikirkan hal-hal yang bersifat teknis pengelolaan gedung.

"Para seniman dan budayawan tidak perlu mengurus yang kecil-kecil. Misalnya, kamar mandi bocor, lantai rusak dan sebagainya. Biar UPT yang menangani semuanya,” tuturnya.

Ia menambahkan, Pemprov DKI juga ingin menyeleksi para pihak yang menggunakan TIM sehingga pentas seni dan budaya yang ditampilkan telah teruji kualitasnya.

“Yang pentas di TIM itu harus berkualitas, jadi mesti ada seleksi. Ini TIM loh. Ismail Marzuki itu seniman besar. TIM termasuk ikon Jakarta yang dibangun Pak Ali Sadikin,” tambahnya.

BERITA TERKAIT
alm haji nori

Seniman Betawi Mpok Nori Tutup Usia

Jumat, 03 April 2015 8179

Disparbud DKI Helat Pertunjukan Komunitas Seniman Jakarta‎ di TMII

Fasilitasi Seniman, Disparbud Gelar Pentas Seni

Senin, 15 Desember 2014 7200

 Festival Balai Pustaka Tampilkan Pentas Seni Dan Budaya Nusantara

Seniman Betawi Meriahkan Festival Balai Pustaka

Minggu, 14 Desember 2014 6783

Pertunjakan Seni Jalanan Meriahkan Jakarnaval 2015

Pertunjukan Seni Jalanan Meriahkan Jakarnaval 2015

Kamis, 04 Juni 2015 5726

Djarot Jamin Lenggang Jakarta Ramai Pengunjung

Pertunjukan Seni Budaya Jadi Daya Tarik Lenggang Jakarta

Rabu, 20 Mei 2015 4674

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 889

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 813

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1188

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 608

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1134

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks