Gelar Sidak, Djarot Puji BKD Bagus

Senin, 01 Juni 2015 Reporter: Folmer Editor: Dunih 16845

Gelar Sidak, Djarot Puji BKD Bagus

(Foto: doc)

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat, hari ini menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke ruang kerja Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta di Blok G lantai 20 Balaikota DKI. Sidak menjelang "Hari Kejepit Nasional" (Harpitnas) menyambut libur Waisak ditujukan untuk mengecek absensi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemprov DKI.

Saya ke sini untuk melihat harpitnas, masih semangat atau tidak

Djarot mengaku sidak ke ruang kerja BKD ini dilakukan untuk mendiskusikan keefektifan besarnya Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) untuk setiap pegawai. Selain itu, juga untuk mengecek kebersihan ruangan. Terlebih pada pekan sebelumnya pihaknya juga telah menggelar kerja bakti membersihkan ruangan di Pemprov DKI.

"Saya ke sini untuk melihat Harpitnas, masih semangat atau tidak. Alhamdulillah, BKD ini bagus. Kedua, kerapihan (ruangan). Ketiga, misi utamanya sesuai arahan Pak Gubernur diskusi dengan BKD untuk mengevaluasi TKD dan kinerja masing-masing pegawai beserta seluruh komponen yang ada," ujarnya, Senin (1/6).

Ia menegaskan, jika ada PNS yang masih nekat bolos bekerja, akan dikenakan sanksi pemotongan TKD. Namun, pemotongan TKD baru dapat dilakukan setelah ada pengecekan terkait alasan ketidakhadiran pegawai.

"Jadi mesti dilihat dan diverifikasi alasannya alpa, cuti atau sakit. Kita lihat kinerja orang per orang," tegasnya.

Ia mengungkapkan, pihaknya melihat komponen dan indikator dalam pemberian TKD kepada seluruh PNS, dan itu dilihat secara acak (random).

"Selanjutnya, kita akan cek bagaimana performance kinerja riil dari yang bersangkutan secara random. Nggak mungkin ambil dari 78 ribu orang, akan kita sesuaikan dengan berapa take home pay-nya. Dari perbandingan itu kita bisa evaluasi," ungkapnya.

Menurut Djarot, sistem yang diberlakukan dalam pemberian TKD untuk PNS DKI bersifat tidak statis dan terus dilakukan penyempurnaan.

"Tujuannya stimulus PNS agar bisa melayani dengan hati," tuturnya.

Kepala BKD DKI Jakarta, Agus Suradika menambahkan, sedikitnya 10 pegawai dari total 140 pegawai BKD tidak masuk kerja hari ini. Ketidakhadiran PNS tersebut karena beberapa alasan.

"Cuti sebanyak 3 orang, izin 2 orang. Orang tua dan anaknya sakit. Tugas luar 1 orang, pendidikan 3 orang, dan sakit 1 orang. Mengapa kosong ini? Sedang ada seleksi terbuka eselon I dan II, sebagian lagi rapat dengan Pak Sekda, lalu ada yang konsul dengan Menpan soal ASN," tambahnya.

BERITA TERKAIT
sidak_kendaraan_pribadi_pns_moan.jpg

Bawa Kendaraan Pribadi, PNS Disidak Inspektorat

Jumat, 07 Februari 2014 4933

Ahok: Absen Pakai Sidik Jadi Juga di-Hack

Ahok Cabut TKD PNS yang Bolos Saat Harpitnas

Senin, 01 Juni 2015 54252

 Antisipasi Peredaran Bahan Makanan Berbahaya, Sejumlah Pasar Tradisional Disidak

Cegah Produk Berbahaya, Pasar di Jakpus Disidak

Selasa, 26 Mei 2015 4848

Walikota Jaksel Sidak Beras di Pasar Kebayoran Lama

Sidak Beras Digelar di Pasar Kebayoran Lama

Selasa, 26 Mei 2015 3785

Antisipasi Beras Sintetis, Tegal Alur Disidak

Sidak Beras Sintetis di Jakbar Nihil

Selasa, 26 Mei 2015 3460

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7132

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4824

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2062

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2501

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1102

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks