165.985 Keluarga di Jakarta Dapat BLT BBM Gelombang Pertama

Senin, 12 September 2022 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Andry 2380

165.895 Keluarga di Jakarta Dapat BLT BBM Gelombang Pertama

(Foto: doc)

Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) dari Kementerian Sosial (Kemensos) di lima wilayah kota administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu secara bertahap sejak Rabu (7/9).

Warga cukup menunjukan KTP kepada petugas penyalur

Kepala Dinsos DKI Jakarta, Premi Lasari mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan bidang terkait dan suku dinas sosial (sudinsos) di lima wilayah kota untuk mengerahkan petugas agar memonitor penyaluran bantuan sosial di lapangan.

Penyaluran akan dilakukan di kantor kelurahan atau tempat yang disetujui komunitas di lokasi terpencil seperti Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

Selain itu, penyaluran juga dilakukan pintu ke pintu (door to door) atau home visit bagi penerima manfaat yang merupakan lansia maupun penyandang disabilitas.

"Warga cukup menunjukan KTP kepada petugas penyalur. Setelah itu dilakukan verifikasi petugas dengan aplikasi yang sudah tersistem secara otomatis di data Kemensos RI. Dari situ, barulah warga menerima bantuan berupa uang tunai," ungkap Premi, Senin (12/9).

Perlu diketahui, pemerintah melalui Kemensos RI telah menyalurkan BLT BBM sebesar Rp 12,96 triliun mulai 1 September 2022 yang ditujukan kepada 20,65 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Di DKI Jakarta, tercatat ada 165.985 KPM yang akan mendapatkan bantuan pada gelombang 1.

Sasaran penerima BLT BBM sendiri meliputi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Sembako/BPNT dan Program Keluarga Harapan (PKH) Kemensos. Total bantuan yang diterima Rp 150 ribu per bulan. Bantuan akan diberikan selama empat bulan, tepatnya dari September hingga Desember 2022.

Namun, mekanisme penyalurannya dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama September ini Rp 300 ribu dilanjutkan tahap kedua pada Desember senilai Rp 300 ribu. Sehingga total bantuan per KPM sebesar Rp 600 ribu.

Adapun data yang digunakan tetap berbasis pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Terkait data penerima bansos, warga dapat mengecek melalui laman cekbansos.kemensos.go.id dan di dalamnya terdapat fitur ‘Usul Sanggah’. Setiap warga bisa melakukan pengecekan apakah datanya termasuk sebagai penerima bansos atau tidak.

“Diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban warga terhadap pengeluaran kebutuhan hidup sehari-hari pascakenaikan harga BBM,” tandas Premi.

BERITA TERKAIT
Pemkab Kepulauan Seribu Gelar Rapat Percepatan Distribusi Bansos

Pemkab Kepulauan Seribu Gelar Rapat Percepatan Distribusi Bansos

Jumat, 09 September 2022 2353

Dinsos - Dinas Dukcapil Tingkatkan Kerja Sama Layanan Adminduk di Panti Sosial Anak

Dinsos-Dinas Dukcapil Tingkatkan Kerja Sama Layanan KIA di Panti Sosial Anak

Jumat, 02 September 2022 2698

Pendaftaran DTKS Tahap III Tahun 2022 Dimulai

Pendaftaran DTKS Tahap III Tahun 2022 Dimulai

Senin, 22 Agustus 2022 4368

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7051

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4694

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2243

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2224

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1765

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks