PNS DKI Bersih-bersih Tikus di Balaikota

Minggu, 17 Mei 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Agustian Anas 4809

djarot

(Foto: Reza Hapiz)

Pegawai negeri sipil (PNS) di bagian Biro Umum Pemprov DKI Jakarta melakukan kerja bakti di gedung Blok G Kompleks Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Minggu (17/5). Selain membersihkan dan merapikan tumpukan kardus dokumen di bawah meja di setiap ruangan, petugas juga membasmi tikus-tikus yang bersarang selama ini.

Kemarin disuruh sama Pak Djarot, yang sampah-sampah dibuang, kertas lama dibuang, jadi tikusnya tidak bersarang

Aksi bersih-bersih dilakukan di lantai 6, Blok G mulai pukul 08.00. Beberapa PNS dibantu petugas pembasmi hama memasang perangkap tikus di sudut-sudut ruangan. Cairan penyemprot hama pun disemprotkan.

"Kemarin disuruh sama Pak Djarot, yang sampah-sampah dibuang, kertas lama dibuang, jadi tikusnya tidak bersarang," kata Dedi, salah satu PNS DKI.

Djarot yang turut hadir dalam aksi bersih-bersih tersebut sangat mengapresiasi PNS yang dengan sigap melakukan bersih-bersih setelah mendapatkan teguran. "Ya bagus, baru Jumat kemarin kan kita sidak. Sekarang sudah dikerjakan," kata Djarot.

Pria berkumis ini kemudian menyamakan tikus-tikus itu dengan koruptor. Sehingga keberadaan mereka harus dibasmi, agar tidak mengganggu. "Ya harus dilawan. Tikus sama koruptor ya harus dilawan, mereka sama," tegasnya.

Dia mengingatkan kepada jajaran PNS di lingkungan Pemprov DKI Jakarta agar tidak melakukan tindak korupsi. Menurutnya, untuk dapat menangkap koruptor, sama halnya dengan tikus yakni diberi umpan untuk jebakan. Cara itu dianggap ampuh untuk menangkap koruptor yang telah merugikan negara.

"Caranya kalau tikus dan koruptor mesti dikasih umpan jebakan, biar dia enggak berulah lagi, bagaimana cara operasinya biar si tikus itu terjebak biar tidak menggerogoti lagi," ujar Djarot.

Cara itu pun akan memberikan efek jera bagi pelaku maupun rekan yang melihatnya. Sehingga PNS akan melihat dan tidak berbuat hal serupa. Hal itu telah diterapkan selama 10 tahun memimpin Blitar.

"Selama 10 tahun di Blitar, saya ingatkan seperti itu Alhamdulilah tidak ada pegawai yang terjerat kasus karena korupsi. Ini akan jadi kebanggaan kalau mereka pensiun nantinya, karena track record-nya bersih dan sudah tentu menjadi kebanggaan buat mereka," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Basmi Tikus di Balaikota, Djarot Gunakan Dana Operasional

Djarot akan Basmi Tikus Balaikota

Jumat, 15 Mei 2015 3439

PKL Makanan Di Jakarta Akan Disertifikasi Kesehatan

Dinkes DKI akan Sertifikasi Makanan Kaki Lima

Selasa, 07 April 2015 5912

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2834

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1249

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1037

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1177

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 573

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks