Djarot akan Basmi Tikus Balaikota

Jumat, 15 Mei 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Dunih 3499

Basmi Tikus di Balaikota, Djarot Gunakan Dana Operasional

(Foto: Reza Hapiz)

Banyaknya tumpukan berkas tidak terpakai menjadi persoalan tersendiri di Balaikota. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat meminta keberadaan tumpukan berkas yang tidak terpakai dilakukan penataan. Sebab, dikhawatirkan menjadi sarang tikus yang dapat mengganggu kesehatan.

Kalau anggarannya belum cair, pakai dana operasional saya saja. Nanti kamu ajukan ke saya, daripada lama

Kepala Biro umum, Agustino Darmawan, diminta untuk segera melakukan penataan berkas yang tidak terpakai untuk menghindari bersarangnya tikus. Namun, lantaran anggaran belum cair, Djarot pun berinisiatif menggunakan dana operasionalnya untuk pembasmian tikus.

"Kalau anggarannya belum cair, pakai dana operasional saya saja. Nanti kamu ajukan ke saya, daripada lama," kata Djarot, di sela-sela sidak di lantai 6 Blok G Balaikota, Jumat (15/5).

Menurut Djarot, Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus menerapkan pola hidup bersih. Dengan adanya tikus menandakan pola hidup yang tidak bersih. Dia mengajak PNS untuk melakukan kerja bakti satu bulan sekali. Sehingga perkembangbiakan tikus bisa dihindari.

"Tikus itu kan makan kertas dan kabel. Itu bisa bahaya, bisa mengakibatkan arus pendek listrik," jelasnya.

Diakui Djarot, dirinya melakukan sidak bukan hanya untuk melihat kerajinan PNS saja. Tapi, juga untuk melihat kondisi ruangan. Dirinya bahkan menyempatkan diri melihat dapur dan kamar mandi di lantai 6.

"Salah satu yang mendapat perhatian kami hama tadi, tikus misalnya. Tikus itu harus kita basmi. Jadi sidak itu bukan saya mengejar-ngejar orang bolos saja," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Biro Umum DKI Jakarta, Agustino Dharmawan mengaku, pihaknya telah mengajukan anggaran untuk pembasmian tikus sebesar Rp 50 juta. Namun, lantaran ada keterlambatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) hingga saat ini pembasmian belum bisa dilakukan. "Karena belum cair, makanya belum bisa dilakukan," kata Agus.

Atas arahan Djarot agar menggunakan dana operasional, Agus mengaku akan menyiapkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) terlebih dahulu. Dalam waktu dekat, RAB akan langsung diserahkan kepada Djarot. "Kami siapkan RAB-nya dulu, kalau sudah ada langsung kita serahkan," ucapnya.

BERITA TERKAIT
Petani & Sudin KPKP Gotong Royong Basmi Tikus

Petani & Sudin KPKP Gotong Royong Basmi Tikus

Selasa, 24 Maret 2015 4564

PKL Makanan Di Jakarta Akan Disertifikasi Kesehatan

Dinkes DKI akan Sertifikasi Makanan Kaki Lima

Selasa, 07 April 2015 5986

Diserang Hama Tikus Ratusan Hektar Sawah Rorotan Gagal Panen

Ratusan Hektare Sawah di Rorotan Gagal Panen

Rabu, 25 Februari 2015 7010

Walikota Temukan Jentik Nyamuk di Rumah Warga

Walikota Temukan Jentik Nyamuk di Rumah Warga

Jumat, 24 April 2015 3827

Ahok Kena DBD, Ruang Kerja Langsung Difogging

Ahok Kena DBD, Ruang Kerja Langsung Difogging

Senin, 09 Maret 2015 6746

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7096

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4786

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1767

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2431

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 960

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks