Pemprov DKI Resmikan Betawi Art Exhibition di TIM

Kamis, 16 Juni 2022 Reporter: Wuri Setyaningsih Editor: Budhy Tristanto 2524

Resmikan Betawi Art Exhibition, Dinas Kebudayaan Apresiasi Seniman Betawi

(Foto: Nugroho Sejati)

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kebudayaan, meresmikan Betawi Art Exhibition di Galeri Seni Gedung Panjang Lantai 2, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Kamis (16/6) malam.

Ini langkah awal pameran offline

Acara yang mengusung tema 'Betawi Dalam Lukisan' ini menampilkan goresan pelukis Samadi Adam, mulai 16 hingga 39 Juni.

Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Iwan Henry Wardhana,  membuka pameran dengan tabuhan rebana biang. Dalam sambutannya, Iwan mengatakan, ini merupakan pameran offline perdana setelah pandemi COVID-19.

"Ini langkah awal pameran offline setelah selama dua tahun dilakukan secara daring," tuturnya.

Selama ini, kata Iwan, pihaknya selalu berupaya menjaga elektabilitas penggiat dan pekerja seni agar mereka terus eksis meskipun digempur pandemi.

"Sehingga saya sangat mengapresiasi pameran ini. Menurut saya lebih membanggakan pameran ini diperdanai dari koleksi-koleksi tokoh Betawi dan inilah sebagai bukti bahwa para pekerja dan penggiat seni Betawi tidak pernah surut idenya dalam berkarya, khususnya  Sarnadi Adam," katanya.

Salah satu bentuk dukungan, Dinas Kebudayaan DKI Jakarta membuka seluas-luasnya fasilitas yang ada seperti di TIM , pusat pelatihan Seni Budaya, dan Taman Benyamin Sueb.

"Kalau ada kolektor yang ingin membeli kita akan memfasilitasi mereka, nantinya bisa berbentuk badan layanan umum daerah karena secara organisasi lebih mudah. Tapi bisa juga dalam bentuk koperasi atau berkoordinasi dengan pemiliknya atau pelukisnya dan kita bisa membeli sendiri namanya akuisisi karya-karya mereka, sehingga nanti bisa jadi aset," imbuhnya.

Pelaku seni, Sarnadi Adam mengaku sangat senang karya-karyanya dapat dinikmati secara langsung oleh masyarakat. Total ada 21 lukisanya terpasang di pameran tersebut.

"Saya sangat senang bisa memamerkan karya seni  yang mayoritas mengambarkan kebudayaan Betawi, dan suasana Betawi tempo dulu. Karya saya ini berasal dari pengalaman saya waktu kecil dan kemudian saya curahkan dalam bentuk lukisan," bebernya.

Ia berharap,  pelaku-pelaku seni lainnya tetap eksis dan semangat dalam berkarya.

"Pemda sebagai bapak sudah sewajarnya mengoleksi dari seniman-seniman profesional . Karena itu adalah jejak perjalanan seniman yang suatu saat akan di pamerkan kembali," pungkasnya.

BERITA TERKAIT
Ada Pameran Gambar di Galeri NAS Pasar Seni Ancol Jakarta

Ada Pameran Lukisan Memperingati Bulan Menggambar Nasional di Pasar Seni Ancol

Senin, 16 Mei 2022 2572

Lukisan Kantong Plastik Dipamerkan dalam Peringatan HPSN di Jaktim

Peringatan HPSN di Jaktim Pamerkan Lukisan dari Kantong Plastik

Senin, 21 Februari 2022 2163

Disbud DKI Resmi Tetapkan 6 Koleksi Museum Sebagai Benda Cagar Budaya

Disbud DKI Resmi Tetapkan 6 Koleksi Museum Sebagai Benda Cagar Budaya

Rabu, 27 April 2022 2926

BERITA POPULER
Lrt manggarai gading rezap

LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh 26 Agustus

Senin, 24 Agustus 2026 2555

Lomba regu prestasi penggalang pramuka anita

Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

Jumat, 28 Agustus 2026 1082

Gubernur pramono rs toto tentrem tebet rezap

Resmikan RS Toto Tentrem, Pramono Dorong Kerja Sama dengan RSUD Tarakan

Senin, 24 Agustus 2026 1582

Wagub rano karno Bioskop Mini Jaksinema jati2

Asyik, Sekarang Ada Bioskop Mini di Rusun Pasar Rumput

Senin, 24 Agustus 2026 1186

RZA 5569

Tawarkan 37 Proyek Strategis, Pramono Ajak Investor Bangun Jakarta

Jumat, 28 Agustus 2026 546

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks