Pemprov DKI Resmikan Betawi Art Exhibition di TIM

Kamis, 16 Juni 2022 Reporter: Wuri Setyaningsih Editor: Budhy Tristanto 2347

Resmikan Betawi Art Exhibition, Dinas Kebudayaan Apresiasi Seniman Betawi

(Foto: Nugroho Sejati)

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kebudayaan, meresmikan Betawi Art Exhibition di Galeri Seni Gedung Panjang Lantai 2, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Kamis (16/6) malam.

Ini langkah awal pameran offline

Acara yang mengusung tema 'Betawi Dalam Lukisan' ini menampilkan goresan pelukis Samadi Adam, mulai 16 hingga 39 Juni.

Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Iwan Henry Wardhana,  membuka pameran dengan tabuhan rebana biang. Dalam sambutannya, Iwan mengatakan, ini merupakan pameran offline perdana setelah pandemi COVID-19.

"Ini langkah awal pameran offline setelah selama dua tahun dilakukan secara daring," tuturnya.

Selama ini, kata Iwan, pihaknya selalu berupaya menjaga elektabilitas penggiat dan pekerja seni agar mereka terus eksis meskipun digempur pandemi.

"Sehingga saya sangat mengapresiasi pameran ini. Menurut saya lebih membanggakan pameran ini diperdanai dari koleksi-koleksi tokoh Betawi dan inilah sebagai bukti bahwa para pekerja dan penggiat seni Betawi tidak pernah surut idenya dalam berkarya, khususnya  Sarnadi Adam," katanya.

Salah satu bentuk dukungan, Dinas Kebudayaan DKI Jakarta membuka seluas-luasnya fasilitas yang ada seperti di TIM , pusat pelatihan Seni Budaya, dan Taman Benyamin Sueb.

"Kalau ada kolektor yang ingin membeli kita akan memfasilitasi mereka, nantinya bisa berbentuk badan layanan umum daerah karena secara organisasi lebih mudah. Tapi bisa juga dalam bentuk koperasi atau berkoordinasi dengan pemiliknya atau pelukisnya dan kita bisa membeli sendiri namanya akuisisi karya-karya mereka, sehingga nanti bisa jadi aset," imbuhnya.

Pelaku seni, Sarnadi Adam mengaku sangat senang karya-karyanya dapat dinikmati secara langsung oleh masyarakat. Total ada 21 lukisanya terpasang di pameran tersebut.

"Saya sangat senang bisa memamerkan karya seni  yang mayoritas mengambarkan kebudayaan Betawi, dan suasana Betawi tempo dulu. Karya saya ini berasal dari pengalaman saya waktu kecil dan kemudian saya curahkan dalam bentuk lukisan," bebernya.

Ia berharap,  pelaku-pelaku seni lainnya tetap eksis dan semangat dalam berkarya.

"Pemda sebagai bapak sudah sewajarnya mengoleksi dari seniman-seniman profesional . Karena itu adalah jejak perjalanan seniman yang suatu saat akan di pamerkan kembali," pungkasnya.

BERITA TERKAIT
Ada Pameran Gambar di Galeri NAS Pasar Seni Ancol Jakarta

Ada Pameran Lukisan Memperingati Bulan Menggambar Nasional di Pasar Seni Ancol

Senin, 16 Mei 2022 2386

Lukisan Kantong Plastik Dipamerkan dalam Peringatan HPSN di Jaktim

Peringatan HPSN di Jaktim Pamerkan Lukisan dari Kantong Plastik

Senin, 21 Februari 2022 1905

Disbud DKI Resmi Tetapkan 6 Koleksi Museum Sebagai Benda Cagar Budaya

Disbud DKI Resmi Tetapkan 6 Koleksi Museum Sebagai Benda Cagar Budaya

Rabu, 27 April 2022 2667

BERITA POPULER
Mudik Terminal Kampung Rambutan otoy

Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Kamis, 12 Maret 2026 6582

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1397

Pemprov dki kemenag jalan istiqlal folmer

DKI dan Kemenag RI Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Daerah

Senin, 16 Maret 2026 1262

IMG 20260314 160842

150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

Sabtu, 14 Maret 2026 1584

Santunan korban longsor ptsp bantar gebang

Korban Longsor TPST Bantargebang Terima Santunan

Selasa, 17 Maret 2026 687

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks